WARGA BLOKIR JALAN, BENTUK PROTES AKTIVITAS TAMBANG

Foto : WARGA BLOKIR JALAN, BENTUK PROTES AKTIVITAS TAMBANG

Foto : WARGA BLOKIR JALAN, BENTUK PROTES AKTIVITAS TAMBANG

Kota Rembang-Jawa Tengah, Puluhan warga Desa Padaran Rembang melakukan aksi penutupan jalan kampung, memprotes aktivitas pertambangan tanah uruk di sebelah selatan desa mereka.

Aksi sejak Selasa sore (13/03) dilakukan para pemuda, kemudian pemblokiran jalan berlanjut Selasa pagi (14/03), melibatkan kaum wanita. Warga memasang poster tuntutan, isinya sebelum ada musyawarah, penambangan berhenti total, apapun alasannya.

Foto : WARGA BLOKIR JALAN, BENTUK PROTES AKTIVITAS TAMBANG

Kepala Desa Padaran Rembang, Munawari ketika dikonfirmasi awak media membenarkan kejadian tersebut, aksi pemblokiran jalan oleh masyarakatnya merasa terganggu, karena kondisi jalan menjadi becek seusai hujan dan berdebu ketika cuaca panas.

Aktivitas lalu lalang truk sempat dihentikan, namun muncul informasi penambang akan menggali lagi. Pihak desa tidak langsung mengizinkan, tapi menyarankan untuk diadakan musyawarah desa (Musdes) terlebih dahulu.

Baca juga  Kapolresta Palangka Raya Tegaskan Jaga Kondisi Keamanan Jelang Pemilu Tahun 2024

“Memang benar ada kegiatan tambang tanah uruk, sempat kita hentikan, karena ada keluhan warga. Rencana dari pihak penambang akan menggali lagi, saya tidak langsung ngizini. Tapi saya arahkan musyawarah dengan warga dulu. Kalau warga memperbolehkan, silahkan. Tapi kalau warga tidak ngizini, ya jangan, “ tutur Kades.

Munawari menambahkan sebelum penutupan jalan, masyarakat memang sempat mengadu ke Balai Desa, kemudian difasilitasi pertemuan. Kesepakatan awal hanya 1 titik, tapi kalau tambang melebar, pihaknya mewajibkan musyawarah dengan masyarakat.

Foto : WARGA BLOKIR JALAN, BENTUK PROTES AKTIVITAS TAMBANG

Tujuannya, supaya tidak terjadi gesekan antara penambang dengan warga sekitar.

Baca juga  Ngabuburit Bareng Warga Negarayu, Paramitha Dengarkan Keluh Kesah Lansia

“Kebetulan yang punya tanah dan yang kerja, juga warga Desa Padaran. Tapi yang mengkoordinir tambang tanah uruk, orang luar desa. Yang terdampak warga sini. Prinsipnya, kita musyawarahkan, “ tandasnya.

Pihak Desa Padaran, Rembang sudah menjadwalkan musyawarah di balai desa pada Selasa malam ini (14/03), dengan mengundang perwakilan penambang, pemilik tanah, tokoh masyarakat dan perangkat desa.

“Termasuk dari Babinsa dan Babinkamtibmas kita undang, untuk membicarakan masalah ini, “ pungkasnya.

Ket. Foto : Warga memblokir jalan di Desa Padaran, Rembang, supaya truk tambang tidak bisa melintas. (Foto : Dok. Warga).

(Mas Adi)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Door To Door Polsek Pandih Batu laksanakan sosialisasi Saber Pungli

BERITA UTAMA

Bhabinkamtibmas laksanakan Himbauan di Desa

Artikel

Tanggap Bencana Alam Kodim 1208/Sambas Gelar Apel Kesiap Siagaan Pasukan

Artikel

PMI Kabupaten Tegal Adakan Donor Darah Di Hari Ulang Tahun Yang Ke-79 Semakin Dekat Dengan Masyarakat.

Artikel

Polsek Sebangau Kuala gelar Kedai Kopi “Jumat Curhat” di Wilkum Polsek Sebangau Kuala

BERITA UTAMA

Kades kenanten rameli Junjung tinggi untuk pembangunan usaha tani di desa kenanten kec puri

Uncategorized

Sampaikan Ke Masyarakat Dalam Berhati-Hati Berlalu Lintas Polsek Kahayan Tengah Gelar Operasi KRYD

Artikel

Perayaan Isa Almasih, Ratusan Personel Polres Tegal Diterjunkan