Babinsa Koramil08/Alian Hadiri Konferensi Dinas Antar Waktu

Foto : Babinsa Koramil08/Alian Hadiri Konferensi Dinas Antar Waktu

Foto : Babinsa Koramil08/Alian Hadiri Konferensi Dinas Antar Waktu

KEBUMEN, Babinsa Koramil08/Alian Sertu Suwito menghadiri acara kegiatan konferensi dinas antar waktu kepala desa dilanjutkan sosialisasi pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa serta apel kendaraan dinas kepala desa se Kecamatan Alian Kabupaten Kebumen. Jumat (17/03/23).

Babinsa Koramil 08/Alian Sertu Suwitno dalam kesempatannya mengatakan.”kegiatan ini sebagai bentuk penyegaran instansi terkait, Sebagai negara hukum, pelaksanaan pemerintahan dilakukan berdasarkan prinsip supremasi hukum, dengan demikian setiap perbuatan yang dilakukan oleh pemerintah harus sejalan dengan hukum yang ada.

Foto : Babinsa Koramil08/Alian Hadiri Konferensi Dinas Antar Waktu

Dalam pemerintahan desa, posisi kepala desa bukan sebagai raja di wilayah tersebut, yang dapat menjalankan pemerintahan atas sekehendaknya saja. Termasuk dalam pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa, melibatkan intuisi berupa  like and dislike dengan mengesampingkan aturan adalah perbuatan yang tidak dapat dibenarkan. Kondisi ini tidak lain adalah bentuk penyakit nepotisme, pengisian jabatan di pemerintahan yang didasarkan pada hubungan bukan pada kemampuan. Akibat paling sederhana yang dapat ditimbulkan oleh praktik pengisian jabatan seperti ini dalam aspek pelayanan publik adalah adanya potensi maladministrasi dalam pemberian layanan akibat petugas yang tidak kompeten.” katanya.

Baca juga  Simak Upaya Pencegahan Karhutla Yang Terus Dilakukan Personel Polsek Banama Tingang

Lanjut Suwito Pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa tunduk pada ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 83 Tahun 2015 Tentang Pengangkatan Dan Pemberhentian Perangkat Desa sebagaimana telah diubah dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 2017. Hal ini demi memastikan pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa dilakukan secara teruji dan terukur bukan atas perasaan suka dan tidak suka kepada orang tertentu.

Baca juga  Respon Laporan Warga Polres Ponorogo Amankan Belasan Motor Diduga Untuk Bali

Berdasarkan Permendagri tersebut diatur perangkat desa berhenti karena meninggal dunia, permintaan sendiri, atau diberhentikan. Khusus untuk pemberhentian perangkat desa karena diberhentikan, yang selama ini menjadi substansi pengaduan ke Ombudsman sebenarnya telah diatur dengan jelas pula tata caranya yakni dengan terlebih dahulu melakukan konsultasi kepada Camat dan memperoleh rekomendasi Camat secara tertulis dengan berdasar pada alasan pemberhentian sesuai syarat yang diatur dalam Pasal 5 ayat (3) Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 2017 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 83 Tahun 2015 Tentang Pengangkatan Dan Pemberhentian Perangkat Desa. Dengan menjalankan mekanisme tersebut secara taat dan patuh, seharusnya pemberhentian perangkat desa tidak menjadi persoalan atau substansi pengaduan.” Pungkas Babinsa.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Prajurit Menbanpur 3 Marinir Mengikuti Perlombaan Renmil (Renang Militer) Binsat Pasmar 3 Tahun 2023

BERITA UTAMA

Pembagian Brosur Kamseltibcarlantas kepada Pengguna Jalan

BERITA UTAMA

Polsubsektor Jekan Raya Polsek Pahandut Patroli di Sejumlah Daerah Rawan dan Pemukiman Warga

BERITA UTAMA

KOMANDAN PASMAR 3 TERIMA KEDATANGAN BINTARA REMAJA ANGKATAN XLII GEL 1.

Artikel

Darem 064/MY Jadi Narasumber Focus Group Discussing (FGD) Di Kabupaten Pandeglang

Artikel

Satgas Yonif 611/Awang Long Berikan Pembelajaran Bercocok Tanam di SD Impres Nayaro

Uncategorized

Personil Polsek Sebangau Kuala sambangi Warga Sekitar Memberikan Himbauan Kamtibmas.

Artikel

Kapolres Probolinggo Sampaikan Terima Kasih, Aksi Damai Ribuan Santri di Kantor DPRD Berlangsung Tertib