Polresta Palangka Raya – Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol. Budi Santosa, S.I.K., M.H. secara langsung memantau pelaksanaan pengamanan (pam) yang dilakukan oleh kesatuannya pada aksi damai penolakan Undang-Undang Cipta Kerja oleh OKP Mahasiswa Palangka Raya.
Aksi damai itu pun berlangsung pada depan Kantor DPRD Provinsi Kalteng, Jalan S. Parman, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dengan pam yang dilakukan oleh personel gabungan dari Polresta Palangka Raya dan Polda Kalteng, Rabu (5/4/2023) siang.
Kapolresta pun memantau kegiatan tersebut dengan didampingi Wakapolresta dan para PJU kesatuannya, serta menerangkan beberapa hal terkait pelaksanaan pam serta berlangsungnya aksi damai.
“Aksi damai pada hari ini digelar oleh rekan-rekan dari OKP Mahasiswa Palangka Raya, dengan pam yang akan kita lakukan bersama Direktorat Samapta Polda Kalteng dan Satpol PP Provinsi Kalteng,” terangnya.
Sebanyak 57 personel Polresta Palangka Raya pun dikerahkan guna melaksanakan pam tersebut, yang terbagi menjadi beberapa tugas yakni peleton dalmas awal, pam tertutup, pamwalrolakhir dan unsur pendukung.
“Untuk Peleton Dalmas Awal diisi oleh personel dengan menggunakan pakaian dinas dan perlengkapan dalmas awal beserta tim negosiator, sedangkan pam tertutup dilakukan oleh para personel khusus guna mencegah terjadinya gangguan keamanan,” ungkap Kapolresta.
“Semua itu kita lakukan demi menjaga dan memastikan aksi damai ini dapat berjalan dengan lancar, aman, tertib dan damai, serta sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sebagaimana Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998,” lanjutnya.
Massa pun memulai aksi damainya di depan Kantor DPRD Provinsi Kalteng mulai sekitar pukul 14.15 WIB, yang disambut secara dialogis dan humanis oleh petugas pam Polresta Palangka Raya sebagai peleton dalmas awal dan tim negosiator.
“Pam akan kami lakukan pada seluruh rangkaian kegiatan aksi damai yang digelar ini, yang tentunya secara dialogis, humanis dan menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia bagi massa peserta aksi, semoga dapat berlangsung dengan aman, tertib dan damai,” pungkas Budi. (pm)










