Home / BERITA UTAMA / DAERAH / NASIONAL / TargetNews.id

Minggu, 9 Juli 2023 - 10:34 WIB

Gubenur Jawa Timur Khofifah soal Banjir Lumajang: Kita Harus Bersahabat dengan Alam

Foto : Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sudah menginstruksikan timnya turun ke lapangan

Foto : Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sudah menginstruksikan timnya turun ke lapangan

TARGETNEWS.ID Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa sudah menginstruksikan Sekda Jatim untuk turun ke lapangan memantau langsung kondisi Kabupaten Lumajang yang diterjang banjir lahar Semeru dan longsor.

Selain itu tim dari Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Provinsi Jatim juga sudah dikerahkan ke titik-tik pengungsian untuk membantu para warga. Khofifah menyebutkan mereka juga membawa obat-obatan dan perlengkapan bantuan lainnya.

“Tim dari dinas sosial dan kesehatan juga sudah turun, apakah tim dokter atau perawat sambil menggerakkan puskesmas dan jenis obat-obatan yang harus dibawa dan sudah disampaikan ke saya,” kata Khofifah usai menghadiri pelantikan dan rakerwil Muslimat NU Aceh di Gedung Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Sabtu (8/7).

Khofifah juga mengimbau siapa saja agar tidak merusak lingkungan di kawasan Semeru agar tidak berdampak buruk seperti peristiwa saat ini hingga mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.

Baca juga  Babinsa Koramil 04/Kra Sebagai Narasumber Latihan Peningkatan Kapasitas SATLINMAS Desa Sidomulyo

“Kita harus bersahabat dengan alam. Semeru memberikan berkah yang luar biasa maka kita sendiri jangan merusak lingkungan,” kata Khofifah.

Berdasarkan data yang dihimpun l Dinas Sosial PPPA Lumajang, hingga pukul 23.00 WIB, Jumat (7/7), jumlah pengungsi akibat bencana itu mencapai 493 jiwa, mereka tersebar di beberapa titik pengungsian.

Seperti diketahui, bencana lahar dingin Semeru itu terjadi usai hujan dengan intensitas tinggi mengguyur lereng gunung tertinggi di Jawa itu. Imbasnya, debit air di Daerah Aliran Sungai lahar Gunung Semeru meningkat dan menerjang jembatan juga meluber hingga ke jalan.

Baca juga  Rutin personil polsek Pandih Batu sosialisasi tentang larangan karhutla malam

Berdasarkan data BPBD Jatim hingga pukul 20.00 WIB, banjir lahar dingin berimbas di lima desa yang ada di dua kecamatan. Yakni Desa Sidomulyo dan Pronojiwo di Kecamatan Pronojiwo, kemudian Desa Jugosari, Desa Kloposawit, dan Desa Tumpeng di Kecamatan Candipuro.

Sedikitnya empat jembatan terputus akibat terjangan material lahar dingin. Yakni jembatan penghubung Desa Kloposawit dengan Desa Tumpeng di Kecamatan Candipuro, Jembatan Kali Regoyo penghubung Desa Jugosari dengan Dusun Kebondeli Selatan di Candipuro.

Kemudian jembatan penghubung Desa Tumpeng dan Desa Nguter di Candipuro, dan Jembatan penghubung Lumajang-Malang di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo.

Atas peristiwa itu Pemkab Lumajang menetapkan masa tanggap darurat selama 14 hari.redaksi

Share :

Baca Juga

Artikel

Bupati Indramayu Lucky Hakim, resmikan UKW Anggota PJI ke-9

Artikel

Jaga Kebugaran Tubuh, Kapolres Pulang Pisau Bersama Anggota dan Bhayangkari Laksanakan Senam Bersama

Artikel

Himbau Kamseltibcarlantas, Satlantas Lakukan Penling di Kota Pulang Pisau

BERITA UTAMA

HUT Polwan ke-78, Polda Jatim Dorong Polwan Makin Profesional dan Dekat dengan Masyarakat

BERITA UTAMA

Babinsa Koramil 15/Klirong Komsos Bersama Kepala Sekolah dan Guru

Artikel

Danramil 09/Kutowinangun Hadiri Selamatan Desa dan Tasyakuran Sekdes Kecamatan Kutowinangun

Artikel

Amanat Kasad Tegaskan Komitmen TNI AD Wujudkan Ketahanan Nasional Di Bacakan Saat Upacara 17an Di Kodim Blitar

Artikel

Pj. Walkot Takziah ke Rumah Duka Almarhumah drh. Sri Kristiyani