Home / Uncategorized

Rabu, 6 September 2023 - 01:09 WIB

Polres Magetan, Amankan Perusahaan Otobus yang Langsir BBM Bersubsidi

 

MAGETAN – Sebuah perusahaan otobus di Maospati, Magetan, Jawa Timur yang beberapa waktu ramai karena kedapatan melangsir solar, kini sudah ditangani Polisi.

Dua kendaraan berupa truk box modifikasi dan truk tangki tersebut diamankan di Mako Polres Magetan, Polda Jatim.

Kapolres Magetan AKBP Muhammad Ridwan SIK MSi melalui Kasat Reskrim AKP Rudy Hidajanto mengatakan jika dalam pengungkapan dan penangkapan tersebut dipimpin langsung oleh Bareskrim Polri pada Senin (4/9/2023) pukul 14.00 WIB.

Total tujuh orang saksi diamankan dan salah satunya merupakan terduga pelaku yang merupakan pemilik perusahaan otobus tersebut.

“Kami mengamankan beberapa orang dari perusahaan inisial “A”. Ini modusnya membeli BBM bersubsidi jenis solar dan ditampung kemudian diangkut dalam truk tangki dan dikirim ke Surabaya,” kata Rudy saat ditemui di kantornya, Selasa (5/9/2023)

Baca juga  Anggota Polri, 15 Tahun Jadi Marbot Masjid, Dialah Aiptu Suwarjo Polisi Dari Rembang

Total BBM yang diamankan mencapai 8.000 liter yakni sekitar 4.000 liter di dalam truk box di dalam wadah pool atau tandon. Kemudian, sisanya berada dalam truk tangki.

“Mereka membeli BBM bersubsidi jenis solar ini di sejumlah SPBU di wilayah Magetan. Membelinya pakai truk box itu kemudian ditampung ke tangki dan kemudian dikirim ke Surabaya untuk dijual,” kata Rudi.

Ia mengatakan bahwa saat dicek lokasi gudang penyimpanannya yakni di kawasan Desa Suratmajan Kecamatan Maospati Kabupaten Magetan, diketahui perusahaan otobus tersebut tidak memiliki izin angkut maupun izin simpan BBM bersubsidi.

Baca juga  Personil Polsek Pandih Batu sosialisasi Larangan adanya Pungutan Liar

Pihaknya bakal melakukan gelar perkara untuk menentukan tersangka dalam tindak pidana tersebut, juga dimungkinkan keterlibatan sejumlah bus yang digunakan untuk melangsir solar, masih didalami Polisi.

“Pasal yang dikenakan yakni pasal 55 Undang-Undang nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun,”jelas Rudi.

Untuk tindaklanjut kasus tersebut saat ini masih proses pemeriksaan dan ditangani langsung dengan Bareskrim Polri. (Anil)

Share :

Baca Juga

Artikel

Satgas Yonif 509 Kostrad Berbagi Sarapan Untuk Masyarakat Papua

Artikel

Ngeri 7 Karyawan gara gara Mencuri HRD CV Belia Berkat Abadi Sekap Selama Tiga hari.Diadukan Polrestabes Surabaya

Artikel

Polresta Sidoarjo Amankan Tersangka Cabuli Gadis Dibawah Umur

Uncategorized

Satsamapta Polresta Palangka Raya Ingatkan Pengunjung Wisata Kum Kum Jaga Keselamatan

Uncategorized

Cooling System: Bripka Oktobery Bhabinkamtibmas Tanjung Taruna Sambangi Warga Binaan Guna Cipta Kondisi Jelang Pemilu 2024

Uncategorized

Kabag SDM kembali Pimpin Apel di Polresta Palangka Raya

BERITA UTAMA

Personil Polsek Kahayan Kuala secara masif lakukan giat himbauan Stop dan Larangan bermain Judi Online.

Artikel

DPRD Tulungagung Gelar Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah atau Janji Pengganti Antar waktu PAW Anggota DPRD Sisa Masa Jabatan Tahun 2024-2029