Home / Artikel / BERITA UTAMA / INVESTIGASI / KESEHATAN / PENDIDIKAN / Tag / TargetNews.id / TNI

Senin, 25 September 2023 - 18:38 WIB

Dandim 0709/Kebumen Menjadi Narasumber Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) SMA N 1 Pejagoan, Kebumen.

Dandim 0709/Kebumen Menjadi Narasumber Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) SMA N 1 Pejagoan, Kebumen.(foto)

Dandim 0709/Kebumen Menjadi Narasumber Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) SMA N 1 Pejagoan, Kebumen.(foto)

 

KEBUMEN – Komandan Kodim 0709/Kebumen Letkol Czi Ardianta Purwandhana S. Hub. Int., M. Han., Menjadi Narasumber Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), bertempat di Aula SMA Negeri 1 Pejagoan Jln. Raya Soka Barat Km.04 Pejagoan, Kabupaten Kebumen. Senin (25/09/23).

Dandim 0709/Kebumen Letkol Czi Ardianta Purwandhana S. Hub. Int., M. Han., dalam materinya menyampaikan Sejarah Bhineka Tunggal Ika Semboyan Bhinneka Tunggal Ika bisa ditemukan dalam Kitab Sutasoma karya Mpu Tantular yang ditulis pada abad XIV pada era Kerajaan Majapahit. Mpu Tantular merupakan seorang penganut Buddha Tantrayana, namun merasakan hidup aman dan tentram dalam kerajaan Majapahit yang lebih bernafaskan agama Hindu.

Kemudian, oleh Muhammad Yamin Bhinneka Tunggal Ika dijadikan semboyan bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia Karya Mpu Tantular tersebut oleh para founding fathers diberikan penafsiran baru sebab dianggap sesuai dengan kebutuhan strategis bangunan Indonesia merdeka yang terdiri atas beragam agama,kepercayaan, etnis, ideologi politik, budaya dan  bahasa.

Baca juga  Satuan Binmas Polres Pulang Pisau Sambangi Warga untuk Sampaikan Imbauan Bahaya Karhutla

Sejarah Bhineka Tunggal Ika
Warisan kebudayaan yang berasal dari masa-masa kerajaan hindu, budha dan islam tetap lestari & berakar di masyarakat. Atas dasar ini, para pendiri negara sepakat untuk menggunakan bhinneka tunggal ika yang berarti “berbeda-beda tapi tetap satu jua ” sebagai semboyan negara.

Perbedaan tersebut dijadikan para leluhur sebagai modal untuk membangun bangsa ini menjadi sebuah bangsa yang besar
Pasal 36A UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menegaskan bahwa Lambang Negara ialah Garuda Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika diangkat menjadi lambang negara Indonesia & ditetapkan dalam UU RI Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa & Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan.

Baca juga  Danramil 22/Ayah Himbau Warga Untuk Hati Hati, Hindarai Kerugian Personel dan Meteriil Saat Berkendara

Arti Sesanti Bhineka Tunggal Ika Berisi wejangan cara mengatasi segala bentuk perbedaan agama (Antara Shiwa/Hindhu & Budha waktu itu) yang dirasakan sangat rentan terhadap terjadinya konflik pada masa Majapahit

Esensi nilai-nilai Bhineka Tunggal Ika
Nilai Toleransi Merupakan satu sikap yang mau memahami orang lain sehingga komunikasi dapat berlangsung secara baik
Nilai Keadilan Merupakan satu sikap mau menerima haknya dan tidak mau mengganggu hak orang lain
Nilai Gotong – royong /Kerjasama Merupakan satu sikap untuk membantu pihak/orang yang lemah agar sama-sama mencapai tujuan. Pungkas Dandim.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Sekolah Ibu Erna Umu Nurlaela, S.Pd., M.Eng, Para Guru SMAN 1 Pejagoan, Siswa Siswi Kelas 10 SMAN 1 Pejagoan lebih kurang 400 orang.
(Pendim0709).

Dandim 0709/Kebumen Menjadi Narasumber Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) SMA N 1 Pejagoan, Kebumen.(foto)

Share :

Baca Juga

Artikel

Patroli pada daerah rawan laka lantas dan pelanggaran lalu lintas

BERITA UTAMA

Progam Polisi Penolong, Ini yang Dilakukan Polsek Boja

Artikel

Sejarah Baru, Brebes akan miliki Tiga Jembatan Gantung

Artikel

Guna Menjaga Pesta Demokrasi Yang Aman Dan Damai, Kodim 1601/Sumba Timur Melaksanakan Apel Gelar Pasukan

BERITA UTAMA

GERAKAN SEDERHANA KAYA MANFAAT, MENART 2 MAR LAKSANAKAN SENAM LIE TIEN KUNG SECARA BERKALA

Artikel

Lagi, Akbar Ridho Hartono Terima Penghargaan dari 4 Cabor Berbeda

Artikel

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah Dirikan Tugu Pertanda di Titik Nol Proyek Jalan 1030 Meter

BERITA UTAMA

Aksi Segelintir Orang di Patung Kuda Jakarta, Relawan Sangganipa Sama Dengan Menepuk Air Didulang, Menampar Muka Sendiri
error: Konten dilindungi!!