Home / Uncategorized

Minggu, 1 Oktober 2023 - 16:51 WIB

Atasi Abrasi, Pemkab Brebes Bangun Tanggul Geobag

 

Pemerintah Kabupaten Brebes tengah membangun tanggul pemecah ombak dengan menggunakan Geobag atau bantalan pasir dalam wadah geotekstil woven atau nonwoven. Pembangunan dilakukan karena sepanjang garis pantai Kabupaten Brebes mengalami kerusakan parah akibat gempuran ombak yang mengakibatkan abrasi dan banjir rob. Sehingga adanya geobag diharapkan, masyarakat tidak mengalami kerugian ekonomi akibat rumah atau tambak yang hancur akibat ombak laut.

Demikian disampaikan Pj Bupati Brebes Urip Sihabudin SH MH saat meninjau pembangunan tanggul di Desa Randusanga Wetan, Minggu (1/10/2023).

“Dari 73 kilometer bibir pantai Brebes, 30 persen di antaranya rusak parah dan harus segera ditangani, termasuk di wilayah Desa Randusanga Wetan,” papar Urip.

Urip menjelaskan, pengerjaan pembuatan tanggul darurat sepanjang 1,5 kilometer untuk antisipasi abrasi dan banjir rob yang terjadi Desa Randusanga Wetan yang berdampak pada perekonomian warga. Banyak rumah warga yang terendam banjir rob dan sudah ratusan hektare tambak milik warga yang hilang tergerus abrasi.

Baca juga  Babinsa Koramil 13/Buluspesantren Mendampingi dan Memantau Pembuatan Soal Ujian Promosi Jabatan Perangkat Desa

“Kami berupaya melakukan penanganan dengan pembuatan tanggul sepanjang 1,5 kilometer dengan tinggi tiga meter dan lebar lima meter. Mudah-mudahan ini berhasil,” kata Urip Sihabudin.

Dari fakta pengalaman yang dilakukan warga Desa Randusanga Wetan, kata Urip, pembuatan tanggul geobag di bibir pantai yang dibuat dengan kerja bakti warga sepanjang 50 meter mampu bertahan hingga tiga tahun. Tanggul itu terbuat dari karung berbahan karet tebal yang diisi pasir atau geobag.

“Tanggul yang dibuat tiga tahun lalu oleh warga yang dimotori oleh Kepala Desa Randusanga Wetan, Swi Agung Kabiantara dan hingga kini masih utuh meskipun dihantam ombak<” tandas Urip.

Baca juga  Bhabinkamtibmas Food Estate Sosialisasi Saber Pungli Kepada Warga Binaannya

Untuk itu, Urip berikhtiar menggandeng pemerintah provinsi, Kementerian PUPR dan lainnya sinergi membuat tanggul dengan contoh seperti yang dibuat oleh warga Randusanga Wetan.

Kepala Desa Randusanga Wetan Swi Agung Kabiantara memaparkan, panjang bibir pantai di Desa Randusanga Wetan sepanjang Lima Kilometer. Akibat abrasi, seluas 325 hektare tambak milik warga rusak dan tidak bisa diberdayakan dan 10 rumah warga rusak tidak bisa lagi ditempati karena terendam banjir rob.

Namun bagi warga yang mampu, mereka bisa meninggikan lantai rumahnya. Kalau yang tidak punya uang tentu rumahnya ditinggalkan dan menumpang dirumah saudaranya.

“Pembangunan tanggul ini semoga bisa membawa manfaat,” pungkasnya. (Fauzi)

Share :

Baca Juga

Artikel

Sinergi Wujudkan Ketahanan Pangan, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Pimpin Penanaman Benih Jagung di Kenjeran

Uncategorized

Mangrove for Better Life Presiden Joko Widodo Memimpin Penanaman Mangrove Nasional

Artikel

Polres Pulang Pisau Gelar Sosialisasi Agen Kehumasan

BERITA UTAMA

Pj Bupati Brebes Lantik Pengurus Persab Brebes Periode 2022-2027. Ingin Maju? Ini Poin Pentingnya

Artikel

Personil Polsek Maliku Lakukan Patroli Guna Cegah Kriminalitas

BERITA UTAMA

Polsek sebangau kuala gencarkan giat KRYD dimalam hari

Artikel

Rangkaian HUT Polwan ke 76, Ratusan Polwan Gelar Napak Tilas

Artikel

Koramil 1612-07/Satarmese Gelar Karya Bakti Pembongkaran Gedung Gereja Lama