Home / BERITA UTAMA / DAERAH / INVESTIGASI / NASIONAL / TargetNews.id

Rabu, 11 Oktober 2023 - 14:27 WIB

Perhutani Mendampingi Gubernur Jawa Timur Meninjau Lokasi Posko Tanggap Darurat Bencana Karhutla di Magetan

Gubernur Jawa Timur Meninjau Lokasi Posko Tanggap Darurat Bencana Karhutla di Magetan (foto : Red)

Gubernur Jawa Timur Meninjau Lokasi Posko Tanggap Darurat Bencana Karhutla di Magetan (foto : Red)

 

Magetan – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Lawu Ds mendampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam rangka meninjau lokasi Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Gunung Lawu di Desa Ngiliran Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan.Selasa (10/10).

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dalam kunjungannya di dampingi Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono, Pj. Bupati Magetan Hergunadi, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jatim, Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Madiun, Dandim 0804/Magetan Letkol Inf Dani Indrajaya, Kepala Departemen Pengelolaan Sumber Daya Hutan (SDH) dan Produksi Devisi Regional Jawa Timur Gunawan Sidik Pramono, Kepala Seksi Pemeliharaan Divisi Regional Jawa Timur Agus Suryawan, dan Administratur KPH Lawu Ds Agus Ahmad Fadoli.

Khofifah Indar Parawansa menyampaikan kepada semua petugas agar terus melakukan monitoring setiap kegiatan pembuatan sekat bakar atau ilaran jangan sampai api merambat kearah yang belum terbakar karena hembusan angin jangan sampai membakar hutan lindung maupun hutan produksi yang belum terbakar.

Khofifah berencana setelah api padam, Gunung Lawu perlu segera diadakan reboisasi kembali baik dengan cara penananman bibit atau dengan cara penyebaran bibit yaitu melakukan “Aeroseeding” melalu udara dengan helikopter.

“Kami akan menunggu proses asesmen selanjutnya. Pihak Perhutani KPH Lawu DS agar segera membuat Rencana Strategi (Renstra) hutan mana yang bisa segera di Recovery area terdampak kebakaran dengan tanaman keanekaragaman hayati, segera lakukan asesmen topogarfi wilayah,” tegasnya.

Baca juga  Polri Tunjukkan Kinerja Nyata, Sejalan dengan Arahan Presiden pada May Day 2026

Gubernur Khofifah berharap penanganan karhutla Gunung Lawu dipastikan berjalan komprehensif, semua petugas, elemen dan institusi terkait menangani harus “Interaktif”.

“Koordinasi antar tim harus terus ditingkatkan kebakaran Gunung Lawu adalah factor alam dimusim kemarau panjang ini semoga karhutla di Gunung Lawu cepet padam, masyarakat bisa tenang kembali menjalankan roda perekonomian dengan lancar,” ujarnya.

Khofifah menambahkan, “Disamping pemadaman lewat udara dengan helikopter water bombing, kita selaku Gubernur Jawa Timur juga mengucapkan banyak terimakasih kepada semua elem masyarakat, instansi terkait yang selama ini masih berupaya ikut peran memadamkan api. Terimakasih masyarakat Kabupaten Ngawi dan Magetan. Jalin kordinasi sinergi dengan Perhutani. Hutan aman, hutan lestari masyarakat sejahtera semoga api Gunung Lawu Padam.”

Administratur KPH Lawu Ds Agus Ahmad Fadoli menyampaikan terima kasih kepada semua masyarakat, Instansi terkait yang telah bergabung menjadi tim relawan memadamkan apiz baik masyarakat Kabupaten Ngawi dan Kabupaten Magetan.

Hutan Gunung Lawu terbakar sampai saat ini dalam pantauan baik udara dan penyisiran darat hutan yang terbakar di wilayah Kab. Ngawi, Magetan secara garis besar alhamdulilah sudah padam, walaupun masih ada satu atau dua titik api skala kecil terpantau di Magetan. Kami berupaya terus melakukan pemadaman dan penyisiran bersama petugas Perhutani dan masyarkat sampai benar-benar tanpa ada kepulan asap,” ungkap Agus.

Baca juga  Bhabinkamtibmas Polsek Pandih Batu Sampaikan Penyuluhan terkait Tindak Pidana Perdagangan Orang

Agus menambahkan bahwa hutan terdampak kebakar akan terus di data jumlah keluasannya, hutan yang terbakar merupakan hutan lindung dimana vegetasi yang ada Rimba Campur terdiri semak belukar, alang-alang dan setrusnya

“Kerugian di Perhutani nilai finansial belum bisa kami hitung karena itu di hutan lindung. Hutan produksi sementara aman karena sudah kita buat ilaran sekat bakar sepanjang duapuluh tujuh kilo meter diwilayah Magetan ada Sembilan kiloan, sisanya di Kab. Ngawi,” terang Agus.

“Kita terus fokus melakukan penyisiran bersama sebanyak 150 personil dari Posko Ngiliran terdiri Relawan, BPBD, TNI/Polri dan Perhutani di titik jalur ilaran tujuannya bila menemukan titik api baru segera kita padamkan juga water bombing masih terus kita lakukan walaupun harus berbagi dengan Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah,” lanjutnya.

”Kita akan menerjunkan empat tim pesawat drone guna pemetaan, pengukuran luas hutan terbakar,” ucapnya.

Agus berharap minta doa semuanya untuk kebakaran Gunung Lawu segera padam, hujan segera turun. amin. @red

Share :

Baca Juga

Artikel

Laksanakan Giat KRYD, Personil Polsek Kahayan Kuala Beri Himbauan dan Pesan Kamtibmas

Artikel

Dandim 1009/Tanah Laut Hadiri Buka Puasa Bersama PJ Bupati Tanah Laut

BERITA UTAMA

Polres Bengkayang Ungkap Tabrak Lari yang menewaskan Anggota Polisi Mempawah

BERITA UTAMA

Tak Ada Pelaku Diamankan, Arena Masih Berdiri Megah, Dugaan Sabung Ayam di Candi Jadi Sorotan Publik

BERITA UTAMA

Makanan Bergizi Gratis (MBG) Meluncur ke Sekolah: Kapolres Pulang Pisau Lepas Armada SPPG

BERITA UTAMA

PATROLI RUTIN DAN TERUS DILAKUKAN

BERITA UTAMA

Giat dukungan terhadap program pemerintah Pusat tentang Ketahanan Pangan

BERITA UTAMA

Danrem 072/Pamungkas Pantau Arus Balik dan Pam Jalur Wisata