Home / BERITA UTAMA / DAERAH / INVESTIGASI / TargetNews.id / TNI

Selasa, 24 Oktober 2023 - 07:59 WIB

Dankodiklatal Bersama Habib Luthfi Bin Yahya Ikuti Apel Merah Putih Dan Ikrar NKRI Di Pekalongan

Dankodiklatal Bersama Habib Luthfi Bin Yahya Ikuti Apel Merah Putih Dan Ikrar NKRI Di Pekalongan, (foto : red)

Dankodiklatal Bersama Habib Luthfi Bin Yahya Ikuti Apel Merah Putih Dan Ikrar NKRI Di Pekalongan, (foto : red)

Komandan Kodiklatal (Dankodiklatal) Letjen TNI Marinir Suhartono bersama Habib Luthfi Bin Yahya mengikuti Apel Merah Putih dan Ikrar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad Shallallaahu’alaihi wasallam

Kanzus Sholawat Kota Pekalongan, bertempat di Lapangan Stadion Hoegeng, Pekalongan. Sabtu, (21/10/2023).

Dalam amanatnya, Dankodiklatal menyampaikan sebagaimana kita ketahui bersama istilah Hubbul Wathoni Minal Iman atau Cinta Tanah Air adalah bagian dari Iman, ini membuktikan bahwa agama dan nasionalisme bisa saling memperkuat dalam membangun bangsa dan negara.

“Dua unsur ini tidak bisa dipisahkan satu sama lain, agama memerlukan tanah air sebagai lahan dakwah dan menyebarkan agama, sedangkan tanah air memerlukan siraman nilai-nilai agama agar tidak tandus dan kering,” kata Letjen TNI Marinir Suhartono.

Baca juga  Hadiri Rapat Pleno Terbuka Daftar Pemilih Hasil Pemutahiran (DPHP), Danramil 1612-04/Borong Tegaskan TNI Netral

Dihadiri Walikota Pekalongan, beserta pejabat TNI-POLRI setempat, dan undangan lainnya, Dankodiklatal mengatakan bahwa agama tanpa nasionalisme akan menjadi ekstrem, sedangkan nasionalisme tanpa agama akan kering. Sudah semestinya agama berperan dalam realitas kehidupan, dalam konteks tersebut realitas bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa majemuk, menuntut seluruh elemen bangsa menjaga dan merawat persatuan dan kesatuan, disinilah prinsip cinta tanah air harus diteguhkan.

Baca juga  Tiga Klub Bola Voli Sidoarjo Sukses Merebut Kejuaraan Bola Voli, Antar Klub U-19 Piala Walikota Surabaya 2025

Menurut Dankodiklatal, bahaya yang dihadapi saat ini bukan lagi penjajahan secara fisik tetapi dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi, ibarat dua mata uang, satu memberikan jaminan informasi namun pada sisi lain perkembangan ini mempunyai dampak negatif. Mulai dari berita hoax, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dan terorisme. Apabila kita tidak dapat membendung dengan filter ilmu pengetahuan dan karakter positif dalam bermasyarakat, berbangsa dan Bernegara Niscaya Kita Raih Kedamaian Dan Keamanan

Share :

Baca Juga

Artikel

Perhutani Lawu Ds Dukung Pasmar 2 Korp Marinir Bakti Sosial di Desa Widorokandang Magetan

Artikel

Asosiasi Petinggi Lurah (APEL) Kota Batu. Mengucapkan Selamat HUT RI Ke-80 -2025.

Artikel

Pelajar Diajak Jaga Kamtibmas Selama Pemilu

Artikel

Pj. Wali Kota Tegal Tekankan Kolaborasi Wujudkan Kota Sehat

Artikel

Waduh!!! Porsonil Satpas Colombo Bikin Dek-dekan Pemohon SIM Berujung Seyum

Artikel

Kodim 0811/Tuban Gelar Upacara Hari Juang TNI AD Tahun 2024, TNI Angkatan Darat Berjuang Bersama Rakyat

Artikel

Bati Tuud Koramil 09/Kutowinangun Upacara 17an Bersama Jajaran Forkopimcam

BERITA UTAMA

JALIN KEAKRABAN BABINSA SAMBANGI WARGA DI WILAYAH BINAAN
error: Konten dilindungi!!