KOTA BATU, TargetNews.id – Sekilas adanya kepemimpinan Kepala Desa Pendem Kecamatan Junrejo Kota Batu sejak tahun 1945 -1960 yang dijabat Kades pertama oleh Prawiroredjo. Berjalanya waktu silih berganti Kepala desa Pendem, hingga dijabat sampai 7 Kepala desa mulai Tahun 1945 – 2024 saat ini. Sedangkan dari ke tujuh Kades Pendem yang menjabat hingga dua periode hanya Tri Wahyuwono Efendi, dari periode pertama Tahun 2012 – 2018, dilanjutkan di dua periode Tahun 2019 – 2025 mendatang.
Melihat dinamika perubahan wilayah kota Batu yang sangat pesat dewasa ini juga bidang pelayanan masyarakat yang prima, maka kepemimpinan Desa Pendem dituntut pada era digitalisasi ini mempunyai program cepat,tepat dan pelayanan prima dalam segala bidang akan launching, Sistim Informasi Pelayanan Online Desa Pendem yang dikemas (Si Polo Pendem) secara mandiri.
Acara launching aplikasi Desa Pendem dihadiri langsung oleh Staf Ahli bidang SDM Pemerintahan kota Batu, Supriyanto, Kadis Kominfo Ony Ardiyanto,Kadis Pemberdayaan Aditya Prasaja, Camat Junrejo Dian Saraswati, Ketua Apel Wiweko Kades Oro Oro Ombo serta wakil Faisal Hasan Kades Junrejo juga Kapolsek dan Kaposramil Junrejo yang mewakili. Juga hadir pula seluruh RT, RW dan masyarakat Desa Pendem Kecamatan Junrejo Kota Batu, Rabu (7/2/24).

“Sedangkan maskot Si Polo Pendem yang bergambar seorang putri bernama Dewi Sri, ada filosofinya menggambarkan keanggunan, kesuburan yang berkaitan dengan kesuburan di sektor pertanian. Putri tersebut pada tangan kirinya sedang membawa padi dan pada tangan kananya memegang smartpone. Dari gambaran putri Dewi Sri ini, menunjukan bahwa Desa Pendem akan mengarah bisa menjadi Desa Digital,”kata Kades Pendem Tri Wahyuwono Efendi ketika dikonfirmasi Targetnews.id.
Tujuan ataupun sasaran dilaunchingnya Si Polo Pendem itu, bertujuan untuk memudahkan masyarakat khususnya warga Desa Pendem dalam hal pelayanan,mulai dari pengurusan proses surat menyurat awal memasukan hingga surat tersebut sudah terselesaikan dengan mudah terlihat pada aplikasi website dilogo Kentongan Digital. Di dalam website desa tersebut akan muncul tentang informasi terkait apa yang dibutuhkan masyarakat di Desa Pendem,”terang Fendi panggilan akrab keseharianya.
“Di dalam website itu nanti yang dimaksud tentang desa Pendem akan muncul seperti halnya Profile Desa,Visi Misi,Peta Desa, Status IDM, Galeri Desa, Lembaga Desa, Informasi Pembangunan dan Data Stastistik lainya yang perlu dilihatnya pula. Karena salah satu fitur demografi berdasarkan umur juga bisa diketahui jumlah penduduk Desa Pendem secara realtime. Tidak cukup di situ saja data stastistik lainya juga bisa muncul seperti halnya masalah Pendidikan, Pekerjaan,Golongan darah,Agama,juga Jenis kelamin,”ungkap Kades Pendem.
Didalam aplikasi tersebut juga menampilkan, ada istilah Peken PemBeda kalimat itu berasal dari dua kata, “Peken” yang berarti Pasar sedangkan PemBeda yang artinya “Pendem Berdaya”.Jika pada kalimat Peken PemBeDa merupakan Marketplace yang menjadi tempat bagi UMKM masyarakat Desa Pendem untuk Go Digital. Ditambahkan, ada aplikasi fitur Si Polo Pendem Pasarjasa, merupakan salah satu Fitur berguna menjadi fasilitas masyarakat Desa Pendem yang mempunyai kemampuan tentang jasa.
Dengan fitur yang kita launching website desa dengan logo Si Polo Pendem ini, harapanya adalah sesuai visi misi berinovasi bagian dari komitmen untuk memberikan pelayanan masyarakat maksimal menjadi target Pemdes Pendem dengan era digitalisasi dinamika saat ini. Untuk upaya melakukan pelayanan seperti pemerintahan, ekonomi masyarakat,maslah lingkungan juga masalah keamanan masyarakat.
“Berdasarkan beradaban atau dinamika di era digitalisasi saat ini, maka Pemdes Pendem merancang perencanaan pelayanan maksimal dan prima berorientasi Digitalisasi. Dengan pelayanan sistim digitalisasi ini melalui aplikasi website desa, akan berdampak positif meningkatkan SDM yang sudah mempunyai kemampuan yang handal. Hal ini akan memudahkan masyarakat jika ingin tahu tentang Pemdes Pendem tidak harus berkunjung ke kantor desa Pendem,cukup dengan membuka dirumah dengan membuka aplikasi Si Polo Pendem semua hal desa akan muncul,”singkat Efendi.
Dikesempatan yang sama, atas nama Pemerintah kota Batu Pj.Walikota Batu mengapresiasi atas kreatif dan inovasi sistim pelayanan masyarakat melalui aplikasi digitalisasi dengan aplikasi dan website Si Polo Pendem. Semoga inovasi ini jauh sangat bermanfaat bagi pelayanan masyarakat Desa Pendem lebih praktis cepat dan tepat sesuai kebutuhannya. Dan kami nyatakan pengoperasian pelayanan sistim digitalisasi di Desa Pendem bisa dimulai penggunaanya,”sesuai sambutan Pj. Walikota Batu yang diwakili oleh Kadis Kominfo Batu Ony Ardiyanto.
Pewarta : (Wanto)










