Kalianget – Sumenep sungguh sangat memperihatinkan. Bagaimana tidak, dimana mana banyak ruas jalan yang penuh lubang mengangah, siap menerkam dan menjebak pengguna jalan.
Situasi ini sungguh tidak membuat nyaman dan mengkhawatirkan nasib masyarakat pengguna jalan yang setiap saat melakukan aktifitas kesehariannya.
Apalagi menurut Sarkawi Kalianget adalah tempat Transit antar kepulauan, aktifitas ,Truk bermuatan Sembako dan kendaraan lainnya, siang masuk ke beberapa pelabuhan yang ada di desa Kalianget timur kecamatan Kalianget kabupaten Sumenep.
Menyikapi Fenomena jalan raya yang disebut jalan nasional, pemerintah hanya mampu melakukan perbaikan yang tidak merata, sebagian lubang dibiarkan terbuka dengan sebagian tanda garis putih mengelilingi lubang yang disematkan oleh petugas.
Sebagian hanya dilakukan tambal sulam, seakan pemerintah mau menunjukkan seni menghias jalan, yang sebenarnya hal macam itu tidak dikehendaki oleh masyarakat pengguna jalan
Sarkawi melalui midia Target, minta pada pemeriksaan provinsi Jawa Timur Khususnya Gubenur Khofifah, jalan tersebut , tidak perlu dikerjakan tiap tahun dengan Tambal Sulam masyarakat pengguna jasa mintak supaya jalan tersebut di kerjakan utuh, setelah melakukan investigasi lapangan, dari hasil penelusuran diketahui ada beberapa petugas yang melaksanakan perbaikan tambal sulam di beberapa titik jalan di Kalianget, tepatnya di lokasi areal kantor PT. Garam, sekira pukul 14.00 wib, Selasa, (12/05/26).
Sedangkan Masyarakat dituntut dan diwajibkan untuk membayar berbagai macam pajak, akan tetapi hak masyarakat tidak diperhatikan. Padahal fasilitas jalan merupakan hak masyarakat yang sangat fundamental.
Jalan raya merupakan kebutuhan pokok yang bersifat kolektif serta merupakan sarana dan prasarana yang krusial. Jalan raya adalah infrastruktur transportasi darat yang paling utama dan penting untuk mobilitas sehari-hari. Sebagai tulang punggung distribusi barang dan jasa untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, sosial, budaya, politik pertahanan dan keamanan.
Selain itu jalan raya untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan kesehatan, pendidikan dan lapangan kerja. Jalan raya juga berfungsi sebagai sarana penghubung, pertukaran budaya, dan meningkatkan keamanan.ungkapnya (red)










