Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI

Kamis, 14 Maret 2024 - 22:50 WIB

Sehati Halalkan UMKM Brebes

Sehati Halalkan UMKM Brebes

Sehati Halalkan UMKM Brebes

 

Legalitas usaha dan sertifikasi halal menjadi hal wajib bagi pelaku usaha, termasuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Berkah Ramadhan 1445 Hijriyah, UMKM di Kabupaten Brebes mendapat Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) dan dengan sertifikasi ini dapat meningkatkan kepercayaan pembeli hingga mendongkrak penjualan.

“Pinsipnya pemerintah mempermudah masyarakat pelaku usaha untuk sertifikat halal sesuai persyaratan yang terpenuhi,” kata Ketua Satgas Halal Kantor Kementerian Agama Brebes Mad Soleh saat penyerahan sertifikat halal di Aula Kantor Kecamatan Brebes, Kamis (14/3/2024).

Mad Soleh menyampaikan, pihaknya sudah ada Proses Produk Halal (PPH) yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Brebes. Pihaknya membantu para pelaku usaha membuat sertifikat halal.

“Tahun 2024 ini sampai Maret sudah mencapai 597 sertifikat yang dikeluarkan. Secara total sudah mencapai angka sekitar enam ribuan dari seluruh UMKM yang ada di Brebes,” terangnya.

Sehati, kata Mad Soleh, merupakan program Kemenag, pemberian sertifikat halal gratis akan berakhir pada 17 Oktober 2024. Dia berharap pada waktu tersebut semua pelaku usaha UMKM harus sudah memiliki sertifikat, baik itu UMKM makanan, minuman maupun jasa penyembelihan hewan.

Baca juga  Pastikan Kesiapan dan Kepatuhan Administrasi serta Operasional, Siwas Polres Pulang Pisau Lakukan Audit Internal di Polsek Jajaran

“Gunakan kesempatan program Sehati ini, dengan cara itu pelaku UMKM akan dapat kemudahan-kemudahan Jaminan Produk Halal (JPH),” tandasnya.

Kabid Usaha Mikro Dinkopumdag Kabupaten Brebes Lusiana Indira Isni menyampaikan, berdasarkan data dari Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) saat Covid 19 kemarin ada 106 ribu pelaku UMKM di Brebes. Namun di tahun 2022 dilakukan pendataan dari pusat ada sekitar 50an ribu.

“Jadi memang ada banyak sekali UMKM di Brebes, terbukti dapat dilihat di pinggir jalan banyak pedagang kaki lima, mereka juga termasuk usaha mikro,” ucapnya.

Lusiana mengatakan, para pelaku UMKM telah menunjukkan eksistensi bahkan dilihat dari pengalaman Covid 19, dimana perekonomian nasional secara umum turun, tapi UMKM berhasil bertahan bahkan meningkat untuk menopang perekonomian nasional.

Baca juga  Anev Sitkamtibmas September 2024 Polda Jatim Berhasil Turunkan Angka Kriminalitas dan Kecelakaan Lalulintas

Berkaitan pengembangan UMKM, pihaknya melakukan dengan fasilitas pelatihan, perizinan dan promosi. Untuk pelatihan masih belum maksimal, karena keterbatasan anggaran, tapi Dinkopumdag sangat mendorong pelaku UMKM berkembang.

“Kami terus bantu mereka bidang perizinan dan promosi, kami juga bantu promosi lewat rumah besar UMKM Brebes yakni Lapakemane, pelaku usaha bisa menitipkan produknya di situ,” jelasnya.

Untuk mendongkrak agar UMKM naik kelas, Lusiana berharap mereka punya semangat untuk maju, karena itu modal terbesar. Pengembangan diri itu pasti, ikuti berbagai pelatihan dan bisa bergabung dengan kelompok atau komunitas.

“Selamat kepada bapak ibu sudah menerima sertifikat, semoga setelah ini nantinya usaha bapak ibu semakin maju dan sukses,” tutupnya.

Diketahui penerima sertifikat halal berjumlah 52 orang setelah pendampingan yang diproses sejak November 2023.

Fauzi

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Satlantas Polres Pulang Pisau, Sosialisasi Penggunaan Helm dengan Benar

Artikel

Whorkshop Ketenagakerjaan, Hartoyo Himbau Kepada Masyarakat Mengikuti Pelatihan Kerja Sesuai Ketrampilan

BERITA UTAMA

Tegas! Polres Pulang Pisau Periksa Ponsel Anggota Demi Bersihkan Praktik Judi Online

BERITA UTAMA

Babinsa Koramil 22/Ayah Bantu Pemdes Salurkan Bantuan Lazizmu

Artikel

Tumbuhkan Semangat Nasionalisme Sejak Dini, Personel Kodim 1009/Tanah Laut Sambangi SDN Gunung Makmur 3

Artikel

Kunjungan Ketua Presidium FPII dan Dewas DPI ke Kanwil Kemenkumham Sultra

Artikel

Rangkul Media Wujudkan Kamtibmas Pasca Pemilu 2024 Polres Lamongan Gelar Piramida

Artikel

Kalapas Cipinang Tegaskan Zero HALINAR: Tidak Ada Ruang bagi Narkoba dan Handphone Ilegal