Perlu Keterlibatan Laki-laki dalam Pemenuhan Kesehatan Reproduksi

Laki-laki dalam Pemenuhan Kesehatan Reproduksi

Laki-laki dalam Pemenuhan Kesehatan Reproduksi

 

Kesetaraan gender dan kesehatan reproduksi adalah dua isu yang masih menjadi perhatian pemerintah indonesia. Keduanya memiliki kaitan erat dengan norma gender tradisional yang hidup di dalam masyarakat. Norma ini membentuk pola hubungan yang tidak seimbang antara laki-laki dan perempuan.

Demikian disampaikan Plh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Brebes Ananto Heriwibowo SH Msi mewakili Penjabat Bupati Brebes saat membuka Coaching Pengintegrasian Peta Jalan dan Rencana Aksi Pelibatan Laki-Laki dalam Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) Melalui Pendekatan Pemenuhan Kesehatan Reproduksi di Gedung DPRD Kabupaten Brebes, Senin (27/05).

Kata Bowo, upaya kesetaraan gender dan pemenuhan kesehatan reproduksi harus menyasar pada transformasi pola relasi dan perubahan norma sosial. Pasalnya, pemberdayaan perempuan harus diikuti dengan transformasi laki-laki untuk keadilan dan kesetaraan. Sehingga pelibatan laki-laki menjadi pendekatan penting dalam upaya kesetaraan gender dan pemenuhan kesehatan reproduksi.

Isu pelibatan laki-laki telah mendapatkan perhatian dari berbagai pihak sejak lama. Seperti program mendorong keterlibatan suami dalam menurunkan angka kematian ibu, peningkatan partisipasi laki-laki dalam penggunaan alat kontrasepsi, dan yang paling mutakhir adalah pentingnya laki-laki menjadi bagian dari solusi atas kekerasan berbasis gender.

Baca juga  Bati Tuud Koramil 09/Kutowinangun Hadiri Laporan Pertanggungjawaban APBDes Pesalakan 2022

“Selain sudah bertahun-tahun KemenPPPA telah melakukan berbagai inovasi yang memunculkan berbagai inisiatif baru, mulai memasukan pendekatan laki-laki sebagai salah pendekatan yang lebih komprehensif untuk mewujudkan kesetaraan gender,” ujarnya.

Pemerintah Republik Indonesia melalui KemenPPPA bersama dengan United Nations Population Fund (UNFPA) tengah menyusun peta jalan dan rencana aksi pengintegrasian pendekatan pelibatan laki-laki. Ada enam fkus isu yaitu Kekerasan Berbasis Gender, Keluarga Berencana, Kesehatan Ibu Dan Anak, Kesehatan Reproduksi Remaja, HIV/Aids dan Kekerasan Berbasis Gender dalam Situasi Bencana.

“Sebagai bentuk prioritas kabupaten terpilih, Brebes telah mencantumkan integrasi program dalam dokumen perencanaan daerah seperti RPJMD dan Renstra, serta Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan Kerangka Acuan Kegiatan (KAK) hingga diterbitkannya regulasi yang mendukung pelaksanaan dan pembiayaan integrasi peta jalan dan rencana aksi tersebut,” pungkas Bowo.

Kepala DP3KB Brebes Drs Akhmad Ma’mun MSi menjelaskan, Kab Brebes masuk salah satu daerah terpilih dalam peta jalan dan rencana aksi dari 11 daerah lainnya di Indonesia. Daerah lain yakni DKI Jakarta, Kabupaten Cirebon, Kota Palu, Kabupaten Sigi, Kabupaten Serang, Kabupaten Garut, Kabupaten Jember, Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Bogor Dan Kabupaten Tangerang.

Baca juga  Bantu Kesulitan Rakyat, Babinsa Turun Tangan Bangun Rumah Warga

Program ini bertujuan mendorong perubahan dan norma sosial yang lebih jelas dan terarah terkait pencegahan KBG dan praktek berbahaya melalui pendekatan laki-laki, Hal ini telah dituangkan di dalam Peta Jalan dan Rencana Aksi Pengintegrasian Pendekatan Pelibatan Laki-Laki serta melakukan pendampingan (Coaching).

Kegiatan yang berlangsung dua hari itu diikuti peserta dari berbagai pemangku kepentingan yang berasal dari berbagai institusi dan organisasi pemerintah dan non pemerintah. Narasumber yang terlibat antara lain dari Asisten Deputi PUG Bidang Sosial dan Budaya Kementerian PPPA Priyadi Santosa, Asisten Deputi Perlindungan Hak Perempuan Pekerja dan Perdagangan Orang Kemen PPPA Eko Novi Ariyanti, dan GBV SUPORT STAFF UNFPA Natalia CAW.
Penulis: fauzi

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Bhabinkamtibmas Polsek Maliku Sosialisasikan Informasi Larangan Pungli di Desa Binaan.

Uncategorized

Dalam mendukung program Food Estate, Sat Samapta Polres Pulang Pisau gelar patroli di Pelindo III

Uncategorized

Sembari Patroli, Kanit Samapta Polsek Bukit Batu Sampaikan Pesan Kamtibmas

BERITA UTAMA

Kodim 1612/Manggarai Ikut Memperingati Hari Air Dunia

Artikel

Mediasi Belum Ada Titik Temu, Antara Sengketa CV.TPJB VS PT. AJE di PN Cikarang

Uncategorized

Program Bajaka Presisi Polres Pulang Pisau tidak hanya sasar anak anak saja yang disambangi

Artikel

Perkuat Sinergi Kemenimipas-Polri Teken Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama

Artikel

Polisi dan Warga Tani Panen Raya Jagung Hibrida Bhayangkara Tahap II di Ponorogo