Home / BERITA UTAMA / INVESTIGASI / Tag / Uncategorized

Sabtu, 20 Juli 2024 - 12:11 WIB

Bang Encing Dorong RS Elizabeth Situbondo untuk Minta Maaf

Bang Encing Dorong RS Elizabeth Situbondo untuk Minta Maaf

Bang Encing Dorong RS Elizabeth Situbondo untuk Minta Maaf

SITUBONDO – TargetNews.id Nama Hasyim As’ari atau yang familiar disapa dengan panggilan Bang Encing lantang mengeluhkan pelayanan IHC Rumah Sakit Elizabeth (RSE) Situbondo yang dinilai lamban dan kurang memuaskan.

Pengalaman ini terjadi, ketika pasien atas nama Suryono yang diakuinya sebagai saudaranya itu memakai fasilitas JKN BPJS Kesehatan, tengah menjalani rawat inap di ruang Ametis selama beberapa hari.

“Kami atas nama warga Situbondo (menyarankan), supaya RS Elizabeth tidak membeda-bedakan pelayanan antara membayar melalui asuransi BPJS maupun umum. Karena semua itu sama-sama bayar,” sindir Bang Encing. Jum’at, (19/07/2024) siang.

Anjuran itu disampaikan kata dia, agar kualitas penanganan dalam pelayanan sebuah rumah sakit milik PT Pertamina Bina Medika IHC ini, dapat berubah lebih baik lagi untuk ke depannya.

“Tentunya kami akan bersuara terus, jika RS Elizabeth pelayanannya tidak baik. Terbukti, keluarga kami ditelantarkan secara medis selama dua hari,” geram Bang Encing.

Untuk itu, dirinya berharap agar pihak RS Elizabeth Situbondo yang saat ini dikelola oleh PT Nusantara Sebelas Medika tersebut, bisa segera meminta maaf secara terbuka dan tertulis yang ditujukan kepada keluarganya.

“Harusnya iya, harapan kami pihak Rumah Sakit Elizabeth meminta maaf kepada keluarga kami,” tegasnya.

Baca juga  Babinsa 1002-06/Barabai Tanamkan Sikap Anti Bullying di SDN 1 Awang Besar

Karena tentunya, imbuh Bang Encing, bilamana pihak keluarga kami (pasien) dilayani dengan nyaman, maka tidak mungkin sampai ingin pindah ke rumah sakit umum.

“Itu bukti nyata, bahwa keluarga kami tidak mendapat layanan secara baik. Mengenai SOP, kami tak paham standar yang mereka pakai. Cuma intinya, keluarga kami tak mendapat layanan yang baik dari RS Elizabeth. Ini fakta yang terjadi di lapangan,” bebernya.

Menurut Bang Encing, pernyataan RS Elizabeth terkait SOP yang tengah diberitakan positif oleh media lain, menurutnya, itu merupakan hak mereka. Kendati demikian, pihaknya tetap mengaku kecewa atas layanan RS Elizabeth yang selama dua hari kemarin disinyalir tidak memberikan pengobatan secara optimal kepada pasien.

“Terbukti, saudara kami saat itu tetap meronta-ronta kesakitan,” kesalnya.

Bilamana ahli medisnya dirasa kurang, lanjut Bang Encing, seharusnya pihak RS Elizabeth bisa menambah lagi tenaga spesialis nya. Ini biar semua pasien yang mau berobat, tidak sampai lambat dalam penanganan, sehingga warga yang sakit dapat cepat disembuhkan.

Dalam pernyataan berikutnya, ia menjelaskan terkait klaim RS Elizabeth yang menyebut adanya dokter umum melakukan visite pemeriksaan. Namun pernyataan itu dimentahkannya, karena ia menilai tidak ada bedanya antara dokter dan perawat melakukan kunjungan, disaat mereka tidak pakai bet nama di bajunya.

Baca juga  📰 TargetNews.id Nganjuk Jalin Sinergi dengan DPRD Kabupaten Nganjuk

“Kayaknya mereka tak pakai bet nama, sehingga kami tidak bisa membedakan antara perawat dengan dokternya. Mereka tidak pakai pengenal diri, jadi kami anggap sebagai perawat,” tuturnya.

Dikutip dari salah satu media, diketahui pihak RS Elizabeth Situbondo melalui Humasnya telah menyatakan bahwa pada saat itu dokter spesialis penanggung jawab batal untuk melakukan peninjauan secara langsung. Alasannya, ada kepentingan mendadak sehingga terpaksa hal itu diwakilkan kepada dokter umum.

Sampai berita ini diterbitkan, Todi, selaku Humas RS Elizabeth Situbondo belum memberikan keterangan kembali meski telah dikonfirmasi via WhatsApp sebelumnya.

Konfirmasi terakhir, ia menyampaikan bahwa petugas pada waktu itu sudah melakukan pelaporan kepada dokter penanggung jawab. Sambil lalu menunggu, dokter penanggung jawab pasien akan melakukan visite setelah praktik Poli selesai.

Terkait prosedur rujukan ke RS lain, ia menyatakan hal itu harus melalui persetujuan dokter penanggung jawab bisa/tidaknya. Ter-info juga, pasien sudah diberikan terapi anti nyeri.

Sementara, Haji Moch Rozikien selaku Humas senior RS Elizabeth saat dikonfirmasi dirinya ganti melempar pertanyaan lain kepada awak media. “Ada yang salah kah?” tolaknya.

 

 

Pewarta:(Limbad/Agung)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

HUT RSUD Iskak ke- 107, Dorong Pembentukan SDM Kuat Menuju Rumah Sakit Hebat

BERITA UTAMA

Cangkul dan Sekop Jadi Alat Utama Percepat Pengerjaan Sasaran Fisik TMMD Ke-129 Kodim 1208/Sambas

Artikel

Polisi Berhasil Ungkap Peredaran Narkoba di Banyuwangi, 63 Paket Sabu Disita dari Tersangka Pengedar

Uncategorized

Antisipasi Stunting, Polsek Rakumpit Hadiri Kegiatan Ini

Uncategorized

Tilawati Gelar Sertifikasi Guru Al-Qur’an Tingkat Nasional

Artikel

Sambut HUT TNI Ke 79, Kodim 1002/HST Gelar Doa Bersama Di Mushola Al Khairul Fahmi

Uncategorized

Maklumat Kapolda Kalteng di tempelkan di tempat umum supaya bisa di baca Masyarakat

BERITA UTAMA

Babinsa Koramil 1612-02/Komodo Ikuti Musyawarah Desa (MUSDES) Desa Sepang Tahun Anggaran 2024: Bersama Menuju Kemajuan