Bahas Isu Aktual dan Evaluasi Kinerja Kemenkumham Gelar Rakor Staf Ahli dan Staf Khusus Menteri

Kemenkumham Gelar Rakor Staf Ahli dan Staf Khusus Menteri

Kemenkumham Gelar Rakor Staf Ahli dan Staf Khusus Menteri

 

BATU TargetNews.id – Isu aktual dan evaluasi kinerja Staf Ahli dan Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM RI tahun 2024 menjadi topik utama dalam pembahasan Rapat Koordinasi Sahli dan Stafsus Staf yang digelar pada Kamis (25/07) di The Singhasari Resort Batu.

Hadir Kepala Badan Strategis dan Kebijakan Hukum dan HAM Y Ambeg Paramarta membuka acara yang didampingi para Staf Ahli dan Staf Khusus Menteri. Serta Para Pimti Pratama Kanwil Jatim, yaitu Kadiv Administrasi Saefur Rochim dan Kadiv Pemasyarakatan Asep Sutandar.

Dalam sambutannya Kepala BSK menyampaika isu-isu aktual akan dijelaskan para narasumber yang ahli di
bidangnya. Isu yang akan dibahas adalah Survei Penilaian Integritas (SPI) dan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).

Baca juga  Perdana, Tari Pesisir Bahari dari Kota Tegal Tampil di Festival Seni Budaya Nusantara

” Hal ini sejalan dengan nilai Indeks Reformasi Birokrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang menurun khususnya di dua bagian tersebut,” urainya.

Staf Ahli Menteri Bidang Penguatan RB Asep Kurnia menjelaskan bahwa isu aktual yang dibahas dalam rakor tersebut berdampak pada kelancaran Pelayanan publik kepada masyarakat.

Total jumlah isu aktual, lanjutnya, baik dari Unit Eselon I dan Kantor wilayah sebanyak 117 item. “Setelah dilakukan penilaian, jumlah isu aktual menjadi 13 item,” tegasnya.

Isu-isu aktual terpilih tersebut antara lain SPIP, Pemetaan Jabatan dan Kompetensi Pegawai, tingginya permohonan pelayanan paspor, SPI, Ditjen AHU dalam Stranas PK dan pelayanan izin tinggal.

Selain itu perubahan DKI menjadi Daerah Khusus Jakarta, Sistem pusat data nasional, Hak Cipta serta SDM Pemasyarakatan. “Isu aktual prioritas adalah SPIP dan SPI,” ujarnya.

Baca juga  Peringati Hari Pahlawan, Puslatdiksarmil Kodiklatal Gelar Apel Bersama

Sementara itu Inspektur Wilayah III Iwan Santoso menyampaikan bahwa upaya untuk meningkatkan Level Maturitas SPIP Kemenkumham adalah menyusun kebijakan pencegahan dan pengendalian atas kejadian tindak pidana korupsi (jika terjadi).

Selanjutnya meminimalisir jumlah temuan BPK. ” Hal ini merupakan poin penilaian pada kertas kerja ketaatan terhadap peraturan,” urainya. Berkoordinasi dengan seluruh stakeholder juga menjadi salah upaya untuk mencegah terjadinya temuan berulang.

Iwan juga menerangkan bahwa Biro BMN menyusun langkah strategis dalam mengamankan BMN/ aset yaitu Pengamanan Administrasi (kualitas penatausahaan), Pengamanan Hukum (upaya melindungi keabsahan) dan pengamanan fisik (upaya mengatasi penurunan fungsi). (Humas Kemenkumham Jatim)

Share :

Baca Juga

Artikel

Heboh Kenali dan jauhi “flexing” oleh Kejati Jatim

Artikel

Petani Tembakau di Taddan Terpukul, Harga Bibit Tembus Rp 80.00 Ribu Perbungkus

BERITA UTAMA

Pastikan Aman di KPU dan BAWASLU Sat Samapta Gelar Patroli Stasioner

BERITA UTAMA

Aiptu Abdul Azis Giatkan Patroli Gabungan Guna Mencegah Karhutla

Artikel

KOMANDAN KORPS MARINIR MENERIMA AUDIENSI IKATAN ALUMNI PPM _SCHOOL

Artikel

Polres Nganjuk Tekankan Disiplin Salat Lewat Binrohtal di Masjid Al Ikhlas

Artikel

Penahanan Tersangka Pihak Ketiga dalam Kasus Pengadaan Tanah Bank Milik Pemerintah Daerah Tahun 2015

Uncategorized

Sambang Tatap Muka Personel Polsek Maliku bersama Warga Masyarakat