Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / Home / NEWS / PENDIDIKAN / POLRI / Tag / Uncategorized

Senin, 9 September 2024 - 15:40 WIB

Video Tawuran Pelajar di Tegal Beredar di Medsos

Video Tawuran Pelajar di Tegal Beredar di Medsos

Video Tawuran Pelajar di Tegal Beredar di Medsos

 

Tegal – Maraknya video tawuran pelajar yang beredar di media sosial dan telah dibagikan ratusan kali oleh masyarakat, menjadi perbincangan hangat di seluruh Kabupaten Tegal sejak Rabu, 3 September 2024.

Tawuran pelajar tesrbut terjadi pada hari Rabu Siang tanggal 3 September 2024, berlangsung di dua tempat, yaitu di Dukuhwaru dan Pangkah. Berkat kesigapan anggota di lapangan, para pelaku sudah diamankan dan diproses sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Kapolres Tegal AKBP Andi M. Indra Waspada Amirullah melalui Kasatreskrim AKP Suyanto, Senin (9/9/2024) mejelaskan “Sebagai tindak lanjut dari Polres Tegal, bagi pelajar yang tidak terbukti melakukan tindak pidana namun terlibat dalam tawuran, kami menghadirkan orang tua dan guru untuk melakukan pembinaan lebih intens. Hal ini merupakan tanggung jawab bersama.

“Kami juga mengingatkan para orang tua bahwa saat anak keluar dari rumah menuju sekolah, tanggung jawab tidak semata-mata berada di pihak sekolah. Orang tua tetap memiliki kewajiban untuk memantau aktivitas anak.

Baca juga  Polres Jember Berhasil Tangkap Buronan Pelaku Kekerasan Seksual Mahasiswi

“Kami telah mengundang guru-guru dari para pelaku tawuran untuk hadir di Polres dan berbagi metode pembinaan karakter siswa guna mencegah terulangnya kejadian tawuran. Memang, ada kekhawatiran dari para guru dalam memberikan tindakan disiplin yang sering kali berbenturan dengan undang-undang dan aturan tertentu.

“Dari salah satu pelaku tawuran yang telah diperiksa, diperoleh keterangan bahwa motif tawuran adalah tradisi “Rabu Pungkasan,” yakni Rabu terakhir di bulan Sapar pada kalender Hijriah. Para pelaku meyakini waktu tersebut adalah yang terbaik untuk melakukan tawuran, padahal ini adalah mindset yang salah.

“Kami mengajak semua pihak, termasuk orang tua dan guru, untuk memikul tanggung jawab bersama dalam mengawal masa depan anak-anak, karena kejadian tawuran pelajar ini sering kali terulang.

Baca juga  Agar Lebih Ketat lagi Dalam Penerapan Prokes cegah Covid 19, Sebelum melaksanakan tugas rutin dan pelayanana kepolisian selama 1x 24 jam personel Polsek Jabiren Raya.

“Kejadian tawuran di dua Tempat Kejadian Perkara (TKP) tersebut melibatkan lima sekolah setingkat SMA di Kabupaten Tegal, dengan total 11 pelajar yang diamankan: sembilan orang di TKP Dukuhwaru dan dua orang lainnya di TKP Pangkah.

“Dari informasi yang berhasil kami dapatkan, ada korban yang mengalami luka di jari, namun tidak melaporkan, karena korban tersebut juga merupakan pelaku tawuran.

“Kami mengimbau kepada para orang tua yang memiliki anak usia remaja untuk melakukan pengawasan yang ketat, minimal mengetahui aktivitas yang dilakukan anak, nomor HP teman-teman terdekat, serta jadwal kegiatan harian maupun mingguan anak. Kepada pihak guru, jangan takut untuk menegakkan aturan yang ada, buatkan SOP pembinaan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dan konsisten dalam penerapannya. Jangan sampai kebiasaan tawuran melekat pada mindset anak-anak kita,” imbaunya. Fauzi

Share :

Baca Juga

Artikel

Wakil bupati Katamso Hadiri Halal Bihalal DPC PKB Tanjung Jabung Barat

BERITA UTAMA

Pupuk Soliditas, Satsamapta Polresta Palangka Raya Kunjungi Lapas Kelas II A

BERITA UTAMA

Polsek Sebangau Kuala Gelar Patroli Dialogis, Tekankan Keamanan Lingkungan hingga Edukasi Literasi Digital

Uncategorized

Gunakan Maklumat Kapolda Kalteng, Bhabinkamtibmas Food Estate Imbau Warga Cegah Terjadinya Karhutla

BERITA UTAMA

Di Panjehang, Polsek Rakumpit Ajak Warga Kibarkan Bendera

Artikel

Respon Cepat Redam Kekhawatiran Warga, Polres Gresik Sidak Sejumlah SPBU

BERITA UTAMA

Kapolda Jatim Pimpin Anev Sitkamtibmas dan Kesiapan Pemilu 2024

Artikel

Wakil Ketua, Komisi XIII DPR RI Dewi Asmara Apresiasi Kegiatan Ketahanan Pangan Lapas Warungkiara