Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / Uncategorized

Rabu, 30 Oktober 2024 - 22:40 WIB

Hadiri Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2024, Pj Gubernur : Perlu Komitmen dan Langkah Bersama Untuk Capai Kemandirian Ekonomi Syariah Sultra

Hadiri Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2024, Pj Gubernur : Perlu Komitmen dan Langkah Bersama Untuk Capai Kemandirian Ekonomi Syariah Sultra

Hadiri Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2024, Pj Gubernur : Perlu Komitmen dan Langkah Bersama Untuk Capai Kemandirian Ekonomi Syariah Sultra

 

Jakarta – Dalam upaya memperkuat peran Indonesia sebagai pusat pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah (EKSyar) dunia, Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) kembali digelar untuk ke-11 kalinya di Ruang Assembly JCC, Rabu (30/10/2024).

Pembukaan ISEF tahun ini dihadiri oleh berbagai tokoh nasional, termasuk Pj Gubernur Sulawesi Tenggara, Andap Budi Revianto, yang turut ambil bagian dalam acara yang dibuka oleh Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, mewakili Presiden RI, Prabowo Subianto.

Melalui tema “Synergy of Sharia Economy and Finance in Strengthening Resilience and Sustainable Economic Growth”, acara ini menghadirkan visi untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat pengembangan ekonomi syariah dunia dengan misi mengintegrasikan pemikiran, inisiatif, dan kolaborasi demi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional serta memajukan eksyar global.

Acara diawali dengan sambutan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo yang menyampaikan bahwa penyelenggaraan ISEF selama 11 tahun telah mendekatkan Indonesia sebagai pemain ekonomi halal dunia melalui terbentuknya ekosistem ekonomi syariah yang terintegrasi, didukung oleh kelembagaan dan regulasi.

“ISEF 2024 menghadirkan berbagai inovasi baru seperti aplikasi Tracebility Halal Indonesia dan digitalisasi produk pesantren, yang diharapkan mampu memperkuat eksyar Indonesia dan mendorong kemandirian ekonomi nasional”, ucap Perry.

Baca juga  Antisipasi premanisme dan kejahatan jalanan Satsamapta rutin laks Blue Light Patroll

Acara dilanjutkan dengan Sambutan Presiden RI yang disampaikan oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang mengapresiasi ISEF sebagai langkah strategis dalam mengembangkan ekonomi syariah dan memberdayakan UMKM melalui akselerasi investasi keuangan syariah, produk halal, dan wisata ramah muslim.

“Kita menargetkan Pertumbuhan Ekonomi Mencapai 8% di Tahun 2029, ini bukan hal yang mustahil mengingat Indonesia pernah mencapai pertumbuhan 7,3% di periode Tahun 1986 sampai 1997”.

“Untuk menggali pertumbuhan Ekonomi perlu didorong sumber pertumbuhan baru dari Adaptasi Teknologi dan Inovasi agar bisa mencapai pendapatan diatas pendapatan menengah”, ujar Airlangga membacakan sambutan Presiden.

Pj Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto, diundang secara khusus berkat keberhasilan Sulawesi Tenggara menyelenggarakan Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia (FESyar KTI) pada 7-10 Juli 2024 lalu.

Festival tersebut membukukan capaian yang signifikan, di antaranya transaksi penjualan UMKM halal dan business matching sebesar Rp187,3 miliar, penerbitan sertifikasi halal untuk 1.375 UMKM, serta Gerakan Sadar Wakaf se-KTI.

Dalam rangkaian acara ISEF, Sultra juga turut berpartisipasi dengan menampilkan produk UMKM unggulan, hasil kurasi Dewan IKRA, Salah satu UMKM binaan, Tenun Desa Masalili, hadir dalam business matching untuk mempertemukan UMKM khas Sultra dengan buyer nasional hingga mancanegara.

Baca juga  Polres Blitar Sterilisasi Kantor KPU Jelang Pendaftaran Paslon di Pilkada 2024

Selain keikutsertaan UMKM unggulan dalam ISEF, Sultra melalui Himpunan Ekonomi dan Bisnis Pesantren
(HEBITREN) Sultra berpartisipasi dalam
Musyawarah Nasional (Munas) Hebitren
yang ditujukan untuk mendorong interkonektivitas pengembangan
ekonomi syariah nasional melalui kemandirian Pesantren.

Ditemui awak media, Andap mengatakan bahwa Sultra telah menunjukkan perkembangan yang agresif dalam EKSyar, salah satunya dengan pengukuhan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) pada 2024.

“Untuk Mencapai Kemandirian Ekonomi Syariah ditempat kita perlu komitmen dan juga langkah bersama. Melalui KDEKS, Sultra sudah meluncurkan Zona Kuliner Halal Aman dan Sehat (KHAS) atau area khusus yang berfokus pada dunia kuliner, mencakup segala aktivitas memasak, penyajian pangan dan minuman yang terakit dengan konsumsi sehari-hari yang halal, sehat, aman, serta lingkungan nyaman sesuai dengan kaidah syariah”, tutup Andap.

Turut hadir, Wakil Presiden RI ke 10 dan 12 yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), Menko bidang Perekonomian, Gubernur Bank Indonesia, Ketua Komisi XI DPR RI, Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih, Para Gubernur, Kepala Perwakilan BI Sultra, serta Direktur Bank Sultra.

Share :

Baca Juga

Artikel

Profil, Presiden Prabowo: BIP Danantara Akan Optimalkan Pengelolaan Kekayaan Negara

Artikel

Si Nok Si Tong Brebes Kembangkan Pariwisata Brebes

BERITA UTAMA

Polsek Kahayan Kuala lakukan sosialisasi kepada warga terkait Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Artikel

Cegah Judi Online di Kalangan Pelajar, Sat Binmas Polres Pulang Pisau Lakukan Pembinaan Di Sekolah

Artikel

Raperda APBD 2024 Kabupaten Mojokerto Diparipurnakan, Inilah Anggaran & Targetnya

Artikel

Pos Pam JLS Pertemukan Anak yang Linglung Lupa Arah Dengan Keluarganya

Artikel

Pondok Ramadhan UPTD SMPN 4 Bangkalan Dengan Tema Sucikan Diri Bersihkan Hati Menuju Ridho Ilahi

Artikel

Polsek Bojonegoro Kota Raih Penghargaan Kompolnas Award