Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Rabu, 18 Desember 2024 - 20:58 WIB

Jelang Nataru, Stok Sembako di Kota Tegal Relatif Aman

Jelang Nataru, Stok Sembako di Kota Tegal Relatif Aman

Jelang Nataru, Stok Sembako di Kota Tegal Relatif Aman

 

KOTA TEGAL – Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Penjabat (Pj.) Wali Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono, bersama Pj. Sekretaris Daerah Kota Tegal, Sartono Eko Saputro, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tegal, dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Tegal, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Pagi Kota Tegal dan Swalayan Mitra, Selasa (17/12/2024).

Sidak ini bertujuan untuk memantau harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok.

Seusai sidak, Pj. Wali Kota Tegal menyampaikan bahwa monitoring ini dilakukan dalam rangka menyongsong Nataru.

“Pasar Pagi dan Swalayan Mitra kami pilih sebagai barometer harga dan stok barang kebutuhan masyarakat,” ujar Agus Dwi.

Berikut hasil pantauan harga di lapangan:

Beras: Rp14.000 – Rp15.000 per kilogram
Bawang Merah: Rp32.000 – Rp36.000 per kilogram
Bawang Putih: Rp37.000 – Rp40.000 per kilogram
Cabai Keriting: Rp35.000 – Rp40.000 per kilogram
Cabai Rawit: Rp35.000 – Rp40.000 per kilogram
Daging Sapi: Rp140.000 per kilogram
Daging Ayam: Rp40.000 per kilogram
Telur Ayam: Rp30.000 per kilogram
Gula Pasir: Rp17.000 per kilogram.

Baca juga  CEGAH GANGGUAN KAMTIBMAS DAN JALIN SILATURAHMI, BHABINKAMTIBMAS SAMBANGI WARGA DESA BINAAN

Agus Dwi menjelaskan bahwa beberapa komoditas masih stabil harganya, namun ada juga yang mengalami sedikit kenaikan.

“Bulog sudah siap memonitor dan memastikan suplai aman jika terjadi kenaikan harga,” tambahnya.

Kenaikan harga beberapa produk seperti daging, bawang putih, dan cabai, menurut Agus Dwi, disebabkan oleh musim penghujan yang mempengaruhi stok dan rentan menyebabkan pembusukan.

“Ini yang mengakibatkan jumlah pasokan menurun dan memicu kenaikan harga,” jelasnya.

Meskipun demikian, Pj. Wali Kota memastikan stok sembako secara umum masih aman.

“TPID Kota Tegal sudah menyiapkan langkah antisipasi jika hasil monitoring di lapangan menunjukkan kenaikan harga yang meresahkan masyarakat saat Nataru. Alhamdulillah, Insya Allah Kota Tegal aman,” tegas Agus Dwi.

Baca juga  Dewi Aryani Laksanakan 3 Kegiatan Kundapil di Brebes & Tegal

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tegal, Marwadi, yang turut hadir dalam sidak tersebut, menyampaikan bahwa TPID Kota Tegal telah melakukan langkah-langkah antisipatif terkait potensi kenaikan harga bahan pokok menjelang Nataru.

“TPID telah melakukan Gerakan Pangan Murah (GPM) di beberapa titik. Di bulan Desember 2024 saja, GPM sudah dilakukan di tujuh titik. Jika dihitung dari November 2024, total ada 17 lokasi GPM,” ungkap Marwadi.

Marwadi berharap GPM ini dapat membantu menstabilkan harga bahan pokok dan memudahkan masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah menjelang Nataru.

Supervisor Operasional Swalayan Mitra Tegal, Tarsono, mengonfirmasi adanya sedikit kenaikan harga pada beberapa komoditas.

“Telur naik dari Rp30.500 menjadi Rp30.700 per kilogram, sedangkan beras naik Rp1.000 per kilogram,” jelas Tarsono.

Namun, ia memastikan stok di Swalayan Mitra aman menjelang Nataru.

“Tidak ada komoditas yang stoknya kosong,” pungkasnya. Fauzi

Share :

Baca Juga

Artikel

Danrem Wijayakusuma Minta Persit KCK Koorcab Rem 071 Dukung Netralitas TNI

BERITA UTAMA

Gabungan Polri-TNI dan Instansi Terkait Gelar Ops Keselamatan Telabang 2026 di Pulang Pisau

Uncategorized

Sampaikan Maklumat Kapolda Kalteng, Ini Tujuan Satpolair Polres Pulpis

Uncategorized

Melaksanakan kegiatan Apel KRYD & Penyampaian arahan dari Pimpinan kepada Anggota terkait tugas di lapangan.

Uncategorized

PWI dan Bawaslu Brebes Jalin Sinergitas Jelang Pimilu 2024

Artikel

Polisi di Pulang Pisau Gelar Patroli Rawan Kecelakaan

Uncategorized

Giat dukungan terhadap program pemerintah Pusat tentang Ketahanan Pangan

BERITA UTAMA

Menara Pylon Kian Menawan, Finishing Pengecatan dan Pengencangan Baut Jadi Fokus Pekerjaan Jembatan Garuda