Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Kamis, 30 Januari 2025 - 21:59 WIB

Aksi Demo Pupuk Bersubsidi di Kantor DPRD Kabupaten Sampang Sempat Ricuh

Aksi Demo Pupuk Bersubsidi di Kantor DPRD Kabupaten Sampang Sempat Ricuh

Aksi Demo Pupuk Bersubsidi di Kantor DPRD Kabupaten Sampang Sempat Ricuh

 

Sampang TargetNews.id — (BEMSA) Badan Eksekutif Mahasiswa se-Kabupaten Sampang menggelar aksi demo di depan kantor DPRD Sampang Madura, Jawa Timur. Kamis (30/1/2025),

Mereka menggelar aksi tersebut dikarenakan merasa belum puas kepada hasil jawaban dari audiensi yang sudah pernah dilakukan bersama DPRD dan Dinas-dinas terkait pada Senin, (20/1) kemarin.

Hingga terjadilah aksi turun jalan tersebut dipicu oleh permasalahan banyaknya penjualan pupuk subsidi di Kabupaten Sampang yang dijual diatas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Pantauan Awak Media, dalam aksi gabungan dari Mahasiswa BEM Sampang itu sempat memanas dan terjadi kericuhan disebabkan adanya profokasi, sehingga aksi dorong-dorongan pun terjadi antara mahasiswa dengan pihak kepolisian.

Koordinator BEM Sampang, Alaika Sya’dul Iroqi mengatakan bahwa aksi ini kami lakukan atas dasar daripada keluhan masyarakat terjadinya kelangkaan dan tingginya harga pupuk bersubsidi di Kabupaten Sampang.

Baca juga  Puting Beliung Terjang Huntara Desa Capar, Polsek Jatinegara Langsung Turun ke Lokasi

” Ia mengaku, kalau pihaknya sekitar satu minggu yang lalu, yakni hari Senin (20/1) sudah melakukan audiensi terkait penjualan pupuk yang dijual diatas Harga Eceran Tertinggi yang dilakukan oleh kios-kios di beberapa Kecamatan.
Diantaranya, Kecamatan Jrengik, Kecamatan Torjun, dan Kecamatan Banyuates,” teriak korlap aksi.

Berdasarkan keluhan masyarakat, lanjut teriakan korlap aksi, bahwa harga Pupuk NPK dijual dengan harga Rp 130.000, dan Pupuk Urea dijual dengan harga Rp 125.000 – Rp 130.000. Dan disitu bisa nyampek Rp 150.000 – Rp 160.000 kalau masih ada akat antara pembeli dan kios.

” Untuk itu kami meminta kepada pemerintah khususnya DPRD Kabupaten Sampang segera membentuk tim SATGAS khusus dalam pengawasan penyaluran pupuk bersubsidi.” Tegasnya.

Aksi gabungan mahasiswa BEM Sampang itu terus mendesak DPRD Sampang untuk segera melakukan tindakan dan mengarahkan OPD terkait, seperti Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta-KP), Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag), dan pihak-pihak terkait lainnya.

Baca juga  Rutan Batam Lakukan Kontrol Rutin Sarana dan prasarana untuk Dukung Layanan Prima.

” Dari aksi ini, pihaknya berharap permasalahan pupuk di Kabupaten Sampang bisa segera terselesaikan. Kalau perlu tindak tegas kios-kios yang menjual harga pupuk diatas Harga Eceran Tertinggi,” tandasnya.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kabupaten Sampang Rudi Kurniawan mengatakan, bahwa pihaknya berjanji akan segera melakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak dan OPD terkait.

” Pihaknya sangat mendukung dan akan sesegera mungkin mengambil langkah bagaimana mencari solusi terhadap persoalan ini,” kata Rudi.

Kami pun sangat sepakat atas persoalan ini, “jangan sampai pendistribusian pupuk bersubsidi ini jatuh kepada oknum-oknum yang tidak jelas, sehingga mengakibatkan masyarakat menjadi kesulitan.” Tegas Ketua DPRD Sampang.

Terlihat juga Ketua DPRD Kabupaten Sampang Rudi Kurniawan melakukan penandatanganan surat pernyataan tersebut.

Bib

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Personel Polsek Sebangau Sosialisasikan Pelayanan Publik akun medsos Polsek Sebangau Kuala

Artikel

Wadan Pasmar 2 Hadiri Sosialisasi Prodi S1 Dan S2 UHT Surabaya

Artikel

Kecintaan Warga Pada Patroli Harkamtibmas Polsek Semampir dan Satpol PP Semakin Menguat

Artikel

Direktur PT Telaga Timur Persada Klaim (TMB) : Izin kami Lengkap Buktikan Saja Terdaftar Apa Tidaknya

Artikel

Sebelas Tahun di Kostrad, Kolonel Arm Untoro Hariyanto Kini Nahkodai Korem 081/DSJ

Uncategorized

Cegah Karhutla sejak dini, Sat Samapta Polres Pulpis Gelar Patroli Maja

Uncategorized

Cegah Karhutla ini yang di lakukan Bhabinkamtibmas

BERITA UTAMA

Tega suami bunuh istri dengan Sadis, karena curiga selingkuh di Kubu Raya baca selengkapnya di 👇👇