Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Sabtu, 22 Maret 2025 - 20:50 WIB

Mobil Pick-Up Oleng di Tikungan Tajam, Satu Korban Tewas di Tlaseh, Kec Tulangan Sidoarjo

Mobil Pick-Up Oleng di Tikungan Tajam, Satu Korban Tewas di Tlaseh, Kec Tulangan Sidoarjo

Mobil Pick-Up Oleng di Tikungan Tajam, Satu Korban Tewas di Tlaseh, Kec Tulangan Sidoarjo

 

Sidoarjo TargetNews.id 22 Maret 2025
Sebuah kecelakaan maut terjadi di kawasan Tlaseh, Tulangan, Sidoarjo, Sabtu (22/3) sekitar pukul 13.30 WIB. Insiden ini melibatkan sebuah mobil pick-up yang oleng di tikungan tajam dengan kecepatan tinggi hingga menyebabkan seorang warga terpental setelah menabrak badan kendaraan. Korban dilaporkan meninggal di tempat akibat benturan keras di tubuhnya.

Korban dalam kecelakaan ini diketahui bernama Buasim, warga Desa Kedondong, RT 3 RW 01, Tulangan, Sidoarjo. Buasim menjadi korban setelah mobil pick-up yang melaju dengan kecepatan tinggi kehilangan kendali di tikungan tajam. Nahas, saat kejadian, korban berada di sekitar lokasi dan tidak sempat menghindar hingga tubuhnya menghantam bagian samping mobil pick-up.

Benturan keras menyebabkan korban terpental beberapa meter dari lokasi tabrakan dan mengalami luka serius di bagian kepala dan tubuh. Nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal di tempat kejadian.

Menurut keterangan beberapa saksi di lokasi, kecelakaan bermula ketika mobil pick-up melaju dari arah barat menuju kawasan Tulangan dengan kecepatan tinggi. Ketika melintas di tikungan tajam di daerah Tlaseh, mobil tersebut tiba-tiba oleng dan keluar jalur.

“Saya melihat mobil pick-up melaju sangat cepat, begitu masuk tikungan, mobil oleng dan tidak terkendali. Korban yang berada di sisi jalan tidak sempat menghindar dan tertabrak hingga terpental,” ujar Surip (45), salah satu warga yang menyaksikan kejadian tersebut.

Baca juga  Satgas TMMD Ke 127 Kodim 0808/Blitar Laksanakan Komsos Dengan Tokoh Agama Hindu Di Desa Krisik

Setelah kejadian, warga yang berada di sekitar lokasi langsung berusaha memberikan pertolongan kepada korban dan menghubungi pihak kepolisian. Beberapa menit kemudian, petugas dari Polsek Tulangan tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban.

Kapolsek Tulangan, AKP Abdul Cholil, mengungkapkan bahwa kecelakaan diduga disebabkan oleh kelalaian pengemudi yang memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi di tikungan tajam. Kondisi jalan yang menikung dan minimnya rambu peringatan turut memperbesar risiko kecelakaan di lokasi tersebut.

“Dugaan awal, sopir kehilangan kendali karena kecepatan yang tidak sesuai dengan kondisi jalan. Kami masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan ini,” ujar AKP Abdul Cholil.

Selain memeriksa sopir mobil pick-up, polisi juga meminta keterangan dari beberapa saksi mata di lokasi untuk memperjelas kronologi kejadian. Hingga saat ini, sopir mobil pick-up telah diamankan di Polsek Tulangan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Pihak kepolisian memastikan akan memproses kasus ini sesuai hukum yang berlaku. Jika terbukti bersalah karena kelalaian, sopir dapat dijerat dengan pasal tentang kelalaian yang menyebabkan kematian dalam Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Kami akan menyelidiki kasus ini secara menyeluruh. Sopir akan kami periksa secara intensif, dan jika ditemukan unsur kelalaian, proses hukum akan kami lanjutkan,” tegas Kapolsek Tulangan.

Baca juga  Sampaikan Larangan Karhutla Kepada Warga Masyarakat

Sementara itu, pihak keluarga korban telah dihubungi oleh petugas kepolisian. Kabar duka ini mengejutkan keluarga besar Buasim di Desa Kedondong. Salah satu kerabat korban, Sumarno (50), menyatakan pihak keluarga sangat terpukul atas kejadian ini dan berharap ada tindakan tegas terhadap sopir pick-up.

“Kami tidak menyangka Buasim akan pergi secepat ini. Kami meminta pihak berwajib menindak sopir yang menyebabkan kecelakaan ini agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Jenazah korban telah dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. Rencananya, korban akan dimakamkan di pemakaman desa setempat pada Sabtu sore setelah prosesi doa bersama keluarga dan warga.

Polsek Tulangan berjanji akan terus mengembangkan penyelidikan untuk mengetahui secara detail penyebab kecelakaan. Mereka juga mengingatkan para pengemudi agar selalu berhati-hati di jalur yang rawan kecelakaan, terutama di daerah Tlaseh yang memiliki tikungan tajam dan minim penerangan di malam hari.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara untuk mengurangi kecepatan di tikungan tajam dan selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” tutup AKP Supriyanto.

Kecelakaan ini menjadi peringatan bagi pengendara agar selalu berhati-hati di jalan dan memperhatikan kondisi sekitar, terutama di kawasan rawan seperti tikungan tajam di Tlaseh, Tulangan.

Gema Nusantara akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan informasi terbaru secepatnya.
(Mas,ud)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Jelang Akhir Pekan, Kasatbinmas Polresta Palangka Raya Pimpin Apel

BERITA UTAMA

Babinsa Koramil 09/Kutowinangun Ikuti Lelang Barang dan Jasa

Uncategorized

Sosialisasi Satgas Saber Pungli, yang di lakukan Polsek Kahayan Kuala guna cegah terjadinya pungutan biaya yang tak resmi.

Uncategorized

Patroli terus di giatkan untuk antisipasi tindak kejahatan pada Obyek Vital dan sekitarnya

Artikel

Pasca Lebaran,Polres Jember Gelar KRYD Jaga Kamtibmas dan Antisiapasi Kepadatan Lalin

BERITA UTAMA

Antisipasi Terjadinya Tindak Pidana Polsek Maliku Patroli Malam

Uncategorized

Sosialisasi Cegah Karhutla Oleh Bhabinkamtibmas Polsek Kahayan Tengah Menggunakan Lembaran Maklumat Kapolda Kalteng Kepada Masyarakat

Uncategorized

Kanit Kamsel Satlantas Polres Pulang Pisau Berikan Himbauan Kamseltibcarlantas