Guru Besar Unair, Kampus Harus Jadi Penjaga Moralitas dan Kontributor Intelektual Bangsa

Guru Besar Unair, Kampus Harus Jadi Penjaga Moralitas dan Kontributor Intelektual Bangsa

Guru Besar Unair, Kampus Harus Jadi Penjaga Moralitas dan Kontributor Intelektual Bangsa

 

Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Airlangga, Prof. Suparto Widjoyo, menegaskan pentingnya peran kampus sebagai kekuatan moral dan intelektual dalam menjaga tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal ini disampaikan dalam sebuah forum akademik yang turut menyoroti kontribusi sivitas kampus terhadap pembangunan nasional.

Prof. Suparto yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur dan Ketua Lembaga Pemuliaan Lingkungan Hidup MUI Jatim, menyampaikan bahwa kampus harus hadir dalam dinamika kebangsaan sebagai pilar keseimbangan dan penjaga moralitas publik.

“Saya senantiasa memberikan satu mandat intelektual pada seluruh sivitas akademika dimanapun berada, khususnya Universitas Airlangga, bahwa kampus adalah kekuatan moral dan intelektual. Inilah yang menjadi sumbangsih penting dalam menjaga tertib bernegara,” ujar Prof. Suparto.

Baca juga  Prajurit Yonmarhanlan VII Kupang Mengikuti Serah Terima Jabatan Strategis Lantamal VII

Ia menambahkan, semangat “Excellence with Morality” yang diusung Universitas Airlangga harus diwujudkan dalam tindakan nyata oleh mahasiswa, dosen, dan masyarakat kampus secara luas, termasuk dalam menyuarakan kritik yang konstruktif kepada pemerintah.

“Kritik dari kampus harus tetap dalam koridor keagamaan dan kebangsaan. Kritik yang maslahat, yang menjaga tatanan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” jelasnya.

Prof. Suparto juga mengingatkan pentingnya meneladani para pendiri bangsa yang mampu menyatukan ribuan pulau, bahasa, dan suku dalam satu entitas: Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca juga  Babinsa Koramil 08/Alian Himbau Warga Binaan Jaga Kualitas Sholat

“Barokallah, alhamdulillah, para leluhur kita meletakkan dasar falsafah Pancasila dan membentuk only one state: Republic of Indonesia. Ini amanah yang harus terus dijaga,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Prof. Suparto menekankan bahwa seluruh rakyat Indonesia, khususnya generasi muda, harus bertanggung jawab untuk menjaga kedaulatan, ketertiban, dan keadilan sosial, seraya meneguhkan persatuan bangsa.

“Yang dianut harus tetap kaidah khairun nas anfa’uhum lin nas—sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama,” pungkasnya

Redaksi

Share :

Baca Juga

Artikel

Visi Misi Calon Walikota Pontianak Edi Kamtono Menyentuh Langsung ke Masyarakat

Artikel

Pantauan Ketat Polres Batang : Stok BBM Aman untuk Arus Mudik Lebaran 2024

Artikel

Sat Binmas Polres Pulang Pisau Dampingi Polda Kalteng dalam Evaluasi Kinerja Satpam PT. MKM

Uncategorized

Polres Pulang Pisau Lakukan Sosialisasi Ops Zebra Telabang 2024 Kepada Masyarakat

BERITA UTAMA

Menyambangi Warga di Desa Binaan, Bhabinkamtibmas Polsek Maliku Sampaikan Himbauan Kamtibmas.

Artikel

Teladan Yang Utama Adalah Nabi Muhammad SAW

Uncategorized

Petugas Piket Mako Polsek Maliku Laksanakan Apel Serah Terima

Artikel

Polres Nganjuk Ungkap Sejumlah Kasus, Menonjol Agustus 2025