Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / Uncategorized

Sabtu, 5 Juli 2025 - 14:22 WIB

Prof. Mia Amiati: Mengenal Wonton Sup

Prof. Mia Amiati: Mengenal Wonton Sup

Prof. Mia Amiati: Mengenal Wonton Sup

 

Jakarta – Prof (HCUA) Dr. Mia Amiati, S.H., M.H., CMA., CSSL., melalui Vlog Mia Amiati menjelaskan sejarah Wonton, sup berkuah asal Tiongkok yang menginspirasi sajian pangsit goreng di Indonesia.

Banyak makanan yang digemari masyarakat di Indonesia merupakan makanan yang memeroleh pengaruh kebudayaan Tionghoa, salah satunya adalah pangsit.

Pangsit yang populer di Indonesia sebagai pelengkap sajian berkuah seperti bakso dan mie ayam berasal dari sajian khas Tiongkok yaitu wonton.

Wonton di tempat asalnya merupakan sajian sup atau berkuah yang terbuat dari adonan tepung yang dibentuk menjadi lembaran tipis yang digunakan sebagai kulit atau pembungkus isian daging atau sayuran.

Wonton yang sudah dibungkus dengan rapi nantinya akan dikukus sebelum akhirnya disajikan dengan kuah kaldu yang hangat.

Baca juga  Kegembiraan Anak-Anak Desa Tado Longge Saat Bertemu dengan Babinsa Koramil 1612-06/Lembor

Sedangkan di Indonesia, pangsit yang digoreng populer sebagai pelengkap sajian berkuah atau dikonsumsi sebagai camilan atau makanan kecil.

Lalu, seperti apa sejarah dari Wonton atau asal mula dari camilan pangsit yang populer di Indonesia? Yuk, ikuti cerita sejarahnya

Sejarah Wonton

Sejarah menyebutkan bahwa sajian “WONTON” ini sudah ada sejak masa Dinasti Tang (618-906 M). Oleh masyarakat Tiongkok kuno, wonton hampir disamakan dengan jiaozi.

Namun, perkembangan wonton kemudian membuatnya menjadi berbagai jenis masakan sehingga orang-orang pada masa selanjutnya mulai membedakan keduanya.

Sekilas jika diperhatikan bentuk wonton enggak jauh berbeda dengan jiaozi tapi isiannya biasanya lebih sedikit dan dibentuk menjadi segitiga.

Baca juga  Polsek Maliku Sosialisasikan Larangan Karhutla Sebagai Langkah Pencegahan.

Berbeda dengan jiaozi yang dibungkus dnegan kulit yang tebal dan isiannya yang lebih besar dengan tepi yang dibuat berlipat.

Dulunya wonton digunakan sebagai sajian yang berfungsi untuk menyehatkan tubuh karena diisi dengan berbagai bahan-bahan herbal.

Kala itu wonton banyak dikonsumsi oleh orang-orang yang cukup kesulitan menelan obat.

Sajian ini baru mulai berkembang ke luar Tiongkok pasca Perang Dunia II berakhir dan kondisi ekonomi di Tiongkok sudah mulai membaik.

Hongkong disebut sebagai negara pertama yang memperkenalkan wonton sebagai hidangan pekerja yang dijajakan di kios-kios kecil.

Hidangan ini berubah menjadi sangat populer karena cita rasanya yang gurih dan kuahnya yang hangat. @red.

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Tinjau Pembangunan 3 Gedung Baru di Polresta Malang Kota, Kapolda Jatim Beri Apresiasi Sinergitas Pemerintah Kota

Artikel

Bupati Subandi Hadiri Pengukuhan dan Raker MUI Masa Khidmad 2025-2030

BERITA UTAMA

Penerima Manfaat CSR PT Ensem Lestari Jaya, Keuchik Ujong Lamie Sampaikan Apresiasi

BERITA UTAMA

Sosialisasi Satgas Saber Pungli, yang di lakukan Polsek Kahayan Kuala guna cegah terjadinya pungutan biaya yang tak resmi

BERITA UTAMA

Warga Karangduwur Bersyukur, BLT DD Turun, Babinsa Koramil 22/Ayah Kawal

Uncategorized

Pimpin Apel Sore Polresta Palangka Raya, Wapawas Sampaikan Amanat dan Konsolidasi Tugas

BERITA UTAMA

Ketua FPII Setwil Sulsel Hadiri Acara Pembukaan Porseni UPT SD Neg 11 Pangkajene Sidrap

Uncategorized

Cegah Balapan Liar dan Tawuran Satsamapta laks Blue Light Patroll