Pembongkaran Reklame, di Batam: Sekadar Penertiban atau Ada Motif Tersembunyi

Pembongkaran Reklame, di Batam: Sekadar Penertiban atau Ada Motif Tersembunyi

Pembongkaran Reklame, di Batam: Sekadar Penertiban atau Ada Motif Tersembunyi

Batam – Batam sebuah kota yang dikenal dengan dinamika pembangunan Infrastrukturnya, Industrinya, Pariwisatanya yang dapat menarik Investor. Kini tengah diwarnai polemik seputar pembongkaran papan reklame yang masif.

Di permukaan, langkah ini mungkin terlihat sebagai upaya penertiban tata kota yang patut diapresiasi. Namun, di balik layar, muncul sinyal kuat bahwa pembongkaran ini tak sepenuhnya steril dari agenda tersembunyi. Kuat dugaan mengarah pada sebuah alibi untuk membuka jalan bagi vendor (penyedia) baru di industri reklame Batam.

Jika ini murni penertiban, mengapa prosesnya terkesan selektif dan memunculkan kecurigaan bahwa targetnya adalah “pembersihan”.

“Penertiban papan reklame ini patut dipertanyakan karena bukan hanya yang tanpa izin, tapi semua ikut tersasar. Hampir semua reklame di Kota Batam kini bersih total,” sebut warga yang enggan disebut namanya

Baca juga  🌏 Heli Caracal TNI AU Terjunkan Personil SAR Gabungan Evakuasi Pesawat SAM Air PK-SMW, di Yalimo, Papua

Dugaan kuat mengarah pada sebuah alibi untuk membuka jalan bagi vendor (penyedia) baru di industri reklame Batam.

Pemerintah Kota Batam memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar demi kepentingan publik dan bukan untuk keuntungan kelompok atau individu tertentu. Jangan sampai penertiban yang seharusnya bertujuan baik, justru menyisakan tanda tanya besar dan kecurigaan adanya “permainan” di balik layar.

Di tengah hiruk pikuk pembongkaran papan reklame yang menyita perhatian, muncul pertanyaan besar, ada apa, kok Pemerintah Kota Batam bongkar hampir seluruhnya, apakah ada vendor baru yang akan masuk?

Baca juga  Dukung Ketahanan Pangan, Polres Pulang Pisau Lakukan Pendampingan kepada Petani Jagung

Banyak pihak berpendapat, bukankah seharusnya pasangan Amsakar Achmad – Li Claudia Candra lebih fokus pada persoalan masyarakat yang jauh lebih urgen?.

“Seharusnya Amsakar-Claudia lebih fokus pada persoalan masyarakat yang jauh lebih urgen, seperti penanganan banjir yang terjadi setiap kali turun hujan, penanganan sampah yang tidak beres sampai saat ini, termasuk membenahi pengelolaan kebutuhan air bersih, dan juga mengenai sistem administrasi kependudukan yang masih amburadul dengan janji digitalisasi yang belum terwujud sampai saat ini,” kritik seorang aktivis lingkungan di Batam. (Herman)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Cegah Potensi Praktek Pungli Bhabinkamtibmas Polsek Maliku Sambang di Desa Binaannya

Artikel

Personel Polsek Kahayan Kuala melaksanakan sosialisasi Maklumat Kapolda Kateng terkait mengemukakan pendapat di muka umum

Artikel

OPM Serang Pos Paro Dilumpuhkan oleh Koops Habema

Artikel

DEDI YON DAN MBA IIN SIAP LANJUTKAN NAHKODAI KOTA TEGAL

Uncategorized

Bhabinkamtibmas desa sanggang menyambangi warga binaannya

Uncategorized

Bhabinkamtibmas Sosialisasi Aplikasi Super APP Polres Pulpis

BERITA UTAMA

Polri Siaga Cegah Karhutla, Polsek Talang Edukasi Warga Antisipasi Kebakaran Lahan

Uncategorized

Sampaikan Larangan Karhutla dan Patuhi Prokes Guna Cegah Covid19 Kepada Warga Kecamatan Maliku