Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Kamis, 31 Juli 2025 - 15:42 WIB

Gagal Bayar Hutang, Eks Karyawan Dikurung di Ruang Tralis Koperasi

Gagal Bayar Hutang, Eks Karyawan Dikurung di Ruang Tralis Koperasi

Gagal Bayar Hutang, Eks Karyawan Dikurung di Ruang Tralis Koperasi

 

TARGETNEWS.ID Nganjuk – Dua pria asal Nganjuk dan Karawang ditangkap Unit Pidum Satreskrim Polres Nganjuk karena diduga melakukan perampasan kemerdekaan terhadap Kevin, mantan pegawai koperasi asal Sumatera Utara. Korban dikurung dalam ruangan berpintu jeruji besi selama delapan hari di belakang kantor Koperasi Simpan Pinjam “APLINDO” Jaya Makmur, Kelurahan Cangkringan, Nganjuk, sejak 29 Juni hingga 7 Juli 2025.

Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M. menjelaskan, penangkapan dilakukan berdasarkan laporan korban yang mengaku dikurung tanpa hak setelah gagal melunasi utang nasabah koperasi yang sempat digunakannya.

“Ini dugaan tindakan melawan hukum. Tidak ada satu orang pun yang berhak merampas kebebasan orang lain, terlebih dengan cara mengurung dalam ruangan sempit dan tidak layak,” tegas AKBP Henri, Rabu (23/07/2025).

Baca juga  Danramil 06/Sruweng Hadir Dalam Kegiatan Pengundian No Urut Calon Kades PAW Desa Menganti

Dalam kasus ini, penyidik menetapkan dua orang terduga pelaku, yakni AP (29), warga Kelurahan Kartoharjo, Kecamatan Nganjuk, dan LP (35), warga Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang. Keduanya diduga secara bersama-sama mengurung korban di ruangan tertutup dengan tralis besi yang dikunci gembok dari luar.

Kasat Reskrim Polres Nganjuk AKP Sukaca, S.H., M.H., menambahkan, korban dikurung karena tidak mampu mengembalikan uang koperasi senilai Rp19 juta yang sebelumnya digunakannya. “Selama delapan hari korban dikurung dalam ruangan berukuran 170 x 150 cm tanpa kamar mandi. Untuk mandi dan buang air, hanya diberi selang air dari celah pintu tralis,” jelas AKP Sukaca.

Kejadian ini terungkap setelah korban berhasil menghubungi saksi berinisial JH dan melaporkan peristiwa tersebut ke polisi. Unit Reskrim Polsek Nganjuk Kota bersama Satreskrim langsung bergerak dan menangkap kedua tersangka di lokasi koperasi pada 22 Juli 2025.

Baca juga  Memastikan kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap kemungkinan terjadinya Karhutla , TNI-POLRI dan Dinas Terkait Laksanakn Siaga

“Dari tangan tersangka, kami amankan tiga buah kunci gembok sebagai barang bukti,” lanjut AKP Sukaca.

Saat ini kedua tersangka ditahan di Polres Nganjuk dan dijerat Pasal 333 Ayat (1) dan (4) KUHP tentang perampasan kemerdekaan dengan ancaman pidana penjara maksimal delapan tahun. Penyidik masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus ini.

Polres Nganjuk menegaskan bahwa penegakan hukum akan terus dikedepankan terhadap setiap bentuk pelanggaran hak asasi manusia.

“Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang dan masyarakat tidak main hakim sendiri,” pungkas AKBP Henri. (acha)… Kabiro Nganjuk Jomsen

Share :

Baca Juga

Artikel

Lepas Serangan, Raih Kemenangan, Atlet Taekwondo Pasmar 3 Sabet Emas Jatim Open 2025

Uncategorized

Wujud Kedekatan Dengan Masyarakat, Kanit Binmas Aktif Sambangi Warga masyarakat Desa Blanti Siam

Uncategorized

Kanit Samapta Polsek Maliku melaksanakan Patroli Maja cegah karhutla

Uncategorized

Ratusan Tentara Amerika Tiba Untuk Latihan Bersama TNI-Super Garuda Shield 2023

Artikel

Duduk Bersama Personel Kodim 1009/Tanah Memanfaatkan Waktu Luang Lebih Dekat Dengan Masyarakat

Uncategorized

Babinsa Krembangan Utara Lakukan Pendampingan Sinau Bareng di Wilayah

Artikel

Kapolres Sampang Klarifikasi Video Viral Mayat Laki-Laki Tergeletak Dipinggir Jl. Kampung Melkok Timur Bapelle Robatal

Artikel

Berikan Apresiasi Pemdes Danramil 08/Alian Hadiri Musdes RKPDes Seliling