Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Senin, 18 Agustus 2025 - 10:25 WIB

Kasihhati Pejuang Pers Tangguh dan Tidak Kenal Kompromi terhadap ketidak Adilan terhadap insan Pers

Kasihhati Pejuang Pers Tangguh dan Tidak Kenal Kompromi terhadap ketidak Adilan terhadap insan Pers

Kasihhati Pejuang Pers Tangguh dan Tidak Kenal Kompromi terhadap ketidak Adilan terhadap insan Pers

JAKARTA — | Di tengah arus deras tekanan, kriminalisasi, dan upaya pembungkaman terhadap insan pers, masih ada satu sosok yang berdiri tegak laksana Karang dihempas ombak, memegang erat prinsip dan nurani kebebasan berekspresi. Dialah Dra. Kasihhati, Ketua Presidium Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Pusat Jakarta seorang perempuan tangguh yang menjadikan “TAK GENTAR” bukan sekadar semboyan, tetapi filosofi hidup dan perjuangan. Minggu,17/8/2025.

Ketika banyak yang memilih diam dalam tekanan, Dra. Kasihhati memilih lantang bersuara. Ketika banyak yang tunduk pada kekuasaan, ia memilih berdiri menantang. Suaranya tidak hanya menggema di ruang redaksi atau mimbar-mimbar konferensi, tetapi juga mengetuk hati nurani para Pewarta untuk bangkit, bersatu, dan tidak gentar menyuarakan kebenaran, apa pun risikonya.

“Ketika gerimis melukis tangis dan angin membelai Bumi Pertiwi, tidakkah hatimu terketuk tuk mengutuk badut negeri yang menyiapkan belenggu,”
> Begitulah bait-bait perlawanan yang digaungkan oleh Kasihhati serupa puisi perlawanan, namun menggema seperti pekikan revolusi.

Di bawah kepemimpinannya, FPII tak hanya menjadi wadah paraJjurnalis independen, tetapi juga menjadi Benteng Perjuangan bagi kebebasan pers dan Perlindungan bagi jurnalis-jurnalis yang kerap menjadi korban intimidasi, kriminalisasi, bahkan kekerasan hanya karena menyampaikan fakta riel kepada publik.

Baca juga  𝙆𝙪𝙣𝙟𝙪𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙆𝙚𝙩𝙪𝙖 𝙋𝙧𝙚𝙨𝙞𝙙𝙞𝙪𝙢 𝙁𝙋𝙄𝙄 𝙙𝙖𝙣 𝙋𝙚𝙣𝙜𝙖𝙬𝙖𝙨 𝘿𝙋𝙄 𝙠𝙚 𝙇𝙖𝙥𝙖𝙨 𝙆𝙝𝙪𝙨𝙪𝙨 𝙂𝙪𝙣𝙪𝙣𝙜 𝙎𝙞𝙣𝙙𝙪𝙧

Dra. Kasihhati selalu menekankan bahwa jurnalis adalah pilar keempat demokrasi, dan tidak boleh dibungkam dengan jeruji kekuasaan atau tipu muslihat penguasa yang alergi terhadap kritik. Dalam banyak kesempatan, ia menyerukan bahwa.

“Jangan pernah tunduk pada ketidakadilan. Jangan pernah gentar dengan kekuasaan temporer. Lawan segala bentuk pembungkaman! Jurnalis punya hak yang sama sebagai warga negara.

Ketika hujan tumpah membasahi bumi, bagi Kasihhati itu bukan alasan untuk menyerah. Justru saat itulah semangat perjuangan harus ditumpahkan keringat, bahkan darah, demi menjaga nyala api kemerdekaan menyampaikan pendapat dan menulis kebenaran.

Di balik ketegasan dan keberaniannya, tersimpan pula ketulusan hati dalam membela rakyat kecil. Kasihhati tidak hanya memperjuangkan hak-hak jurnalis, tetapi juga membela masyarakat tertindas, mereka yang suaranya tak pernah sampai ke telinga pejabat, mereka yang kisahnya tak pernah masuk ke layar berita arus utama.

Baca juga  Cegah Kebakaran Hutan Dan Lahan Bhabinkamtibmas Food Estate Lakukan Himbauan Karhutla

Melalui FPII, ia membuka ruang bagi suara-suara minoritas dan kaum marginal untuk dapat disuarakan dan diperjuangkan. Tak heran jika namanya kini semakin dikenal bukan hanya di kalangan media, tetapi juga di tengah masyarakat yang selama ini merasa tak memiliki pelindung.

“Tak Gentar” bukan hanya slogan. Ia adalah Roh perlawanan. Ia adalah nyawa perjuangan. Dan di tangan Dra. Kasihhati, filosofi ini menjadi senjata dalam menantang segala bentuk ketidakadilan yang coba membungkam kebenaran.

Kini, saat jeruji telah mereka siapkan, saat belenggu tengah mereka anyam untuk membatasi gerak pers nasional, suara Kasihhati dan FPII menggema lebih kuat Kami tidak gentar. Kami tidak tunduk. Kami adalah penjaga kebenaran.

Dengan langkah pasti dan suara lantang, Dra. Kasihhati telah menjelma menjadi ikon perjuangan kebebasan pers di Indonesia. Sebuah teladan, bahwa di balik sosok perempuan, bisa berdiri kekuatan besar yang menyala karena cinta pada keadilan dan keberanian membela rakyat.Red

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Personel Satlantas Polres Pulang Pisau Memberikan Teguran Kepada Pengendara Lalu Lintas

Uncategorized

Sampaikan larangan Karhutla kepada masyarakat, saat laks Patroli Dialogis

Uncategorized

DDS Merupakan Cara Bhabinkamtibmas Dekat dengan Masyarakat

Artikel

Polres Gersik Pastikan Pertandingan Gresik United Vs Persewar,  Aman Dan Kondusif

Artikel

Polresta Sidoarjo Gandeng Media Ciptakan Pilkada 2024 Aman dan Damai

Uncategorized

Ungkap Kelebihan Bali, Mendagri: Budaya Jadi Aset yang Perlu Dijaga

BERITA UTAMA

Bergerak Serentak Menuju Indonesia Maju Bersama Komunitas Indo Runners Surabaya, BTWO dan H.m. Ali Affandi La Nyalla Mahmud Mataliti

BERITA UTAMA

Satlantas Polres Pulang Pisau Bagikan Brosur Kamseltibcarlantas kepada Pengendara
error: Konten dilindungi!!