Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / Tag / Uncategorized

Rabu, 1 Oktober 2025 - 11:36 WIB

Baihaki Sebut PKB Lahir Dari Pesantren, Wajib Membantu Musibah Ponpes Al-Khoziny di Buduran, Sidoarjo

Baihaki Sebut PKB Lahir Dari Pesantren, Wajib Membantu Musibah Ponpes Al-Khoziny di Buduran, Sidoarjo

Baihaki Sebut PKB Lahir Dari Pesantren, Wajib Membantu Musibah Ponpes Al-Khoziny di Buduran, Sidoarjo

Sampang – Sebanyak 5 Anggota DPRD Kabupaten Sampang, dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ikut berbelasungkawa atas insiden robohnya Musalla Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo.

Ketua Fraksi PKB DPRD Sampang, Baihaki Mengaku ada instruksi dari Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jawa Timur, Gus Abdul Halim, bahwasanya serentak seluruh anggota PKB untuk segera membantu musibah tersebut.

Ditemui diruang Fraksi PKB DPRD Sampang, Baihaki menjelaskan pihaknya bersama Wakil Ketua H. Mutamar Suhri, Lc, Sekretaris Mohammad Farok, dan Fadol serta H Mushaddaq Chalili, SH., MH telah membantu uang sukarela melalui Pengurus DPW PKB Jatim.

“Alhamdulillah kami bisa sedikit membantu musibah di Ponpes Al-Khoziny di Buduran, Kota Sidoarjo, dimana masing-masing anggota PKB sepakat membantu uang sebesar Rp. 1.500.000, (satu juta lima ratus ribu rupiah)” tutur Baihaki.

Baca juga  Kompolnas Bersama Lintas Lembaga, Kolaborasi Perlindungan Perempuan dan Anak

Ditambahkan Baihaki, catatan DPW PKB Jatim, jumlah seluruh anggota DPRD dari PKB se-Jawa Timur sebanyak 335 orang, yang mana serentak sepakat sukarela menyumbang uang sebesar Rp. 1.500.000, dengan total sebesar Rp.502.500.000, (Lima ratus dua juta lima ratus ribu rupiah), yang Insyaallah akan bantukan ke Ponpes Al-Khoziny di Buduran Kota Sidoarjo, tambahnya.

“Pesantren adalah bagian dari PKB. Bahkan PKB lahir dari rahim pesantren. Karena itu, musibah yang menimpa Ponpes Al Khoziny adalah duka kita bersama dan wajib kita tanggung bersama,” jelas Baihaki.

Masih kata Baihaki, pihaknya menekankan pesantren bukan hanya pusat pendidikan dan dakwah, melainkan juga tempat lahirnya ulama dan kader bangsa. Karena itu, PKB berkewajiban hadir mendampingi pesantren yang sedang tertimpa musibah.

Baca juga  Babinsa Hadiri Rapat Pleno Terbuka Penetapan DPT Pilkades Desa Kuwaru Tahun 2023

“PKB berdiri untuk memperjuangkan aspirasi pesantren dan umat. Maka setiap ada musibah, sudah menjadi kewajiban moral kader PKB untuk hadir dan membantu,” Pungkas Baihaki.

Sekedar menambahkan, Musalla tiga lantai Ponpes Al Khoziny roboh pada Senin, 29 September 2025, sekitar pukul 15.00 WIB saat para santri sholat ashar berjamaah. Hingga kini, Tercatat ada 102 korban, dan tiga (3) santri diantaranya tewas, dan proses evakuasi terhadap santri yang diduga terjebak reruntuhan masih berlangsung oleh Tim SAR gabungan.

Junaedy

Share :

Baca Juga

Artikel

Bupati Tanjung Jabung Barat secara resmi membuka fastival arakan sahur dalam rangka menyambut ramadan 1446H tahun 2025

BERITA UTAMA

PRAJURIT KASUARI PERKASA TAKLUKAN MEDAN KERAS PERBATASAN KOTA SORONG DAN KABUPATEN SORONG

BERITA UTAMA

Ini Yang Di Sampaikan Bhabinkamtibmas Saat Sambangi Warganya

BERITA UTAMA

Kunjungan Kerja Pj. Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Tengah; Anggota Bhayangkari Dilarang Bergaya Hidup Mewah

Artikel

Pj. Wali Kota Mojokerto: Ekonomi Akan Tumbuh Kalau Masyarakatnya Sehat

Artikel

Polres Situbondo Berbagi Makanan Bergizi dan Susu Gratis

Artikel

Polda Kalbar Bekerjasama dengan panitia dan stakeholder terkait Lakukan Persiapan Pengamanan Nobar Debat Capres

Artikel

Polres Gresik Gerebek 7 Warung Penjual Miras di Dukun