Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Rabu, 3 Desember 2025 - 22:57 WIB

Buron Sabu Rp 5 Triliun Akhirnya Tumbang di Kamboja!

TargetNews.ID/Foto/Buron Sabu Rp 5 Triliun Akhirnya Tumbang di Kamboja!

TargetNews.ID/Foto/Buron Sabu Rp 5 Triliun Akhirnya Tumbang di Kamboja!

Buronan internasional kasus penyelundupan 2 ton sabu, Dewi Astutik alias PAR, akhirnya berhasil ditangkap di Kamboja setelah pelarian panjangnya. Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama aparat Kamboja melakukan operasi penangkapan tepat pada 1 Desember 2025. Dewi selama ini dikenal sebagai aktor utama dalam jaringan narkotika kelas internasional, dengan nilai barang bukti mencapai Rp 5 triliun.

BNN mengungkapkan bahwa keberadaan Dewi pertama kali terdeteksi pada 17 November 2025 di Phnom Penh, Kamboja. Setelah mendapat informasi intelijen, BNN membentuk tim khusus dan memberangkatkan personel ke Kamboja pada 25 November. Tim tiba pada 30 November dan langsung melakukan koordinasi dengan KBRI serta aparat keamanan setempat.

Pada 1 Desember 2025 pukul 13.39 waktu setempat, Dewi akhirnya ditangkap di lobi sebuah hotel di Sihanoukville. Saat itu, ia tengah berada di dalam mobil Toyota Prius putih bersama seorang pria yang belum diidentifikasi. Penangkapan berlangsung cepat dan petugas kemudian melakukan verifikasi identitas untuk memastikan bahwa perempuan tersebut benar Dewi Astutik, buron utama kasus penyelundupan 2 ton sabu.

Baca juga  Pelayanan Samsat Pare Kediri Apresiasi, Loket BPKB Wajib Pajak Nilai Proses Cepat dan Ramah

Foto-foto penangkapan menunjukkan Dewi dalam kondisi diborgol, mengenakan kacamata, rambut pendek, dan dijaga ketat oleh aparat BNN serta pihak kepolisian Kamboja.

Kepala BNN menyebut Dewi sebagai aktor utama dalam penyelundupan sabu seberat 2 ton yang nilainya ditaksir mencapai Rp 5 triliun. Ia disebut memiliki peran besar dalam jaringan narkoba internasional, bahkan ikut mengendalikan jalur peredaran di kawasan “golden triangle”. Dewi juga tercatat berada dalam daftar pencarian internasional Interpol dan menjadi buronan di beberapa negara, termasuk Korea Selatan.

BNN menjelaskan bahwa Dewi ikut merekrut jaringan internasional Asia–Afrika dan memiliki mobilitas tinggi karena pengalamannya bekerja sebagai TKW di sejumlah negara Asia. Warga di kampung halamannya mengenal Dewi sebagai sosok yang kerap berganti penampilan.

Baca juga  Petembak Mako Kopasgat Juara Dalam Tournament Menembak Piala Panglima TNI Divisi Infanteri 1 Kostrad

BNN menyebut pengungkapan kasus narkoba ini menyelamatkan sekitar 8 juta jiwa dari potensi bahaya narkotika. Penangkapan Dewi juga dinilai sebagai langkah besar dalam membongkar jaringan Fredy Pratama, sindikat besar yang selama ini ditargetkan aparat.

Meski Dewi sudah ditangkap, BNN menegaskan bahwa penyidikan akan terus berjalan. Aparat akan menelusuri pihak lain yang terlibat, alur logistik, serta struktur jaringan penyelundupan narkoba internasional tersebut.

Penangkapan Dewi Astutik menjadi kemenangan besar bagi aparat penegak hukum dan pukulan berat bagi jaringan narkoba internasional yang telah lama menjadi target operasi.
Red T

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Satsamapta Polresta Palangka Raya Patroli Dialogis ke Kantor BRI

Artikel

Keluarga Besar TargetNews.ID Perwakilan Rembang Jawa Tengah dan Beserta Rahmad Nur Wahyudi Mengucapkan: Selamat Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1446 Hijriah

Artikel

Babinsa Koramil 15/Klirong Kunjungi Tempat Pembuatan VCO Berikan Dukungan

Uncategorized

Lakukan Cooling System, Bhabinkamtibmas Berupaya Ciptakan Pemilu Damai 2024

BERITA UTAMA

AWALI KEDINASAN BINTARA REMAJA PASMAR 3 LAKSANAKAN SAMAPTA

Artikel

LaNyalla Ingatkan Juri dan Pelatih Saat Buka National Coaching Clinic Wasit Pencak Silat

BERITA UTAMA

Personil Satbinmas tingkatkan sosialisasi nomor call center Polisi dan aplikasi pelayanan pengaduan Polres Pulpis

Artikel

Sampaikan Isi Maklumat Kapolda Kalteng Ini Yang Dilakukan Bripka Andi