Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / Uncategorized

Rabu, 3 Desember 2025 - 17:09 WIB

Merawat Bumi, Menguatkan SDM: Pesan Ning Lia dari Komite III DPD RI

Anggota DPD RI dari Komite III, Lia Istifhama (TargetNews.ID Istimewah)

Anggota DPD RI dari Komite III, Lia Istifhama (TargetNews.ID Istimewah)

Anggota DPD RI dari Komite III, Lia Istifhama, menyampaikan bahwa kondisi pemanasan global yang menyebabkan peningkatan suhu rata-rata permukaan bumi sebesar 0,76 derajat Celsius dalam 150 tahun terakhir menjadi panggilan serius bagi Indonesia untuk mampu memanfaatkan peluang investasi hijau.

Menurut Legislator asal jatim yang akrab disapa Ning Lia, Indonesia memiliki potensi besar untuk memimpin di bidang investasi ramah lingkungan asalkan kesiapan sumber daya manusia, regulasi, dan semangat kolaborasi terus diperkuat.

Putri kharismatik ulama jatim Ning Lia mengingatkan bahwa tantangan terbesar bukan hanya soal modal, tetapi juga soal adaptasi sosial ekonomi di tengah disruptifnya transformasi digital. Ia menekankan pentingnya mendorong generasi muda agar lebih aktif berperan nyata, bukan hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi pelaku ekonomi hijau yang kreatif dan berdaya saing.

Lebih lanjut Ning Lia, dalam pertemuan yang sama, pihak yang diwakili “ibu Gracia” menyoroti hasil terbaru dari PISA 2022, di mana kualitas sumber daya manusia Indonesia mendapat peringkat global. Hal tersebut menjadi indikator bahwa penguatan kecakapan kognitif, terutama di bidang matematika, menjadi kunci dalam membangun keseimbangan ekonomi nasional ke depan.

Seperti yang disampaikan Gracia mengingatkan bahwa kemampuan berpikir numerasi bukan sekadar soal akademis melainkan fondasi penting agar Indonesia dapat memanfaatkan peluang investasi hijau secara optimal dan berkelanjutan. Tantangan fiskal di perusahaan milik negara (BUMN) juga menjadi perhatian.

Baca juga  Jadi Irup di SMAN 1 Weleri, Wakapolres : Stop Bullying

Ia mempertanyakan apakah perangkat manajemen risiko (risk tools) yang tertuang dalam regulasi seperti Permen BUMN No. Per‑5/MBU/09/2022 serta SK-6 Teknis Manajemen Risiko telah dijalankan secara maksimal.

Apabila implementasi aspek prudensial di BUMN telah optimal, menurutnya, maka risiko fiskal terbesar dapat diminimalisir. Namun tanpa penguatan SDM dan manajemen risiko yang baik, sulit bagi Indonesia memaksimalkan potensi investasi hijau sekaligus menjaga stabilitas ekonomi.

Dalam pembahasan, “ibu Yuli” yang juga menjadi pembicara membawa perspektif penting tentang bagaimana BUMN dan sektor komersial, seperti pariwisata, tak boleh hanya mengedepankan profit semata. Ia menyarankan agar BUMN yang bergerak di sektor pariwisata melihat potensi pembangunan ekonomi daerah secara merata, terutama di wilayah Indonesia Timur.

Yuli menegaskan bahwa fungsi komersial harus dibarengi dengan visi pembangunan daerah. Transit panjang di banyak bandara Indonesia Timur, misalnya, bisa menjadi peluang untuk menggerakkan ekonomi lokal jika dikelola dengan baik oleh maskapai pelat merah bukan sekadar menjadi simpul logistik semata.

Baca juga  HUT ke-77 Bhayangkara, Polres Batang Gelar Bakti Sosial

Dengan pendekatan seperti itu, investasi hijau dan pariwisata dapat berjalan selaras, memberi dampak positif lebih merata bagi masyarakat.

Dalam konteks kualitas pendidikan dan SDM, hasil PISA 2022 menjadi cermin penting. Hasil asesmen internasional tersebut menunjukkan bahwa posisi Indonesia meningkat literasi membaca naik lima posisi, literasi matematika naik lima posisi, dan literasi sains naik enam posisi dibandingkan dengan 2018.

Meski begitu, angka rata-rata skor Indonesia tetap berada di bawah rata–rata global. Dalam matematika, misalnya, sejumlah besar siswa belum mencapai benchmark kompetensi dasar, sedangkan proporsi siswa dengan performa tinggi (level 5–6) sangat kecil.

Hal tersebut menjadi pengingat bahwa perbaikan struktural dalam hal kualitas guru, metode pengajaran, serta keterampilan kognitif masih mendesak agar generasi muda siap menghadapi tantangan global dan kompetisi ekonomi.

Isu seperti pemanasan global, investasi hijau, kualitas SDM, dan manajemen risiko BUMN kerap dianggap berdiri sendiri-sendiri. Fakta dari pertemuan Komite III DPD RI memberikan perspektif bahwa semua hal itu saling terkait. Tanpa SDM yang mumpuni dan manajemen baik, peluang besar akan sulit diwujudkan secara adil dan berkelanjutan. Maka, transformasi literasi, numerasi, dan kesadaran kolektif menjadi kunci masa depan Indonesia.

Anil

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Polsek Sebangau Kuala sambang dan Lakukan Sosialisasi dan imbauan Kepada Masyarakat.

BERITA UTAMA

Tingkatkan Keamanan, Babinsa Labuan Amas Selatan Patroli Bersama Linmas dan Karang Taruna

BERITA UTAMA

Personel Satlantas Rutin Patroli Daerah Rawan Laka dan Rawan Pelanggaran Lalu Lintas

Uncategorized

Cipta Kondisi Jelang Nataru, Satresnarkoba Polres Pulang Pisau Tes Urine Para Penumpang Kapal KMP Drajad Paciran

Artikel

Personel Polsek Kahayan Kuala menyampaikan pesan Kamtibmas, dan Himbauan kamtibmas dan mendukung Program pemerintah terkait ketahanan pangan

Artikel

Wadan Kodikmar Kini Dijabat Kolonel Mar Arief Rahman Anggorojati

Uncategorized

Dukung Program Swasembada Pangan, Kapolri-Panglima TNI Luncurkan Gugus Tugas Polri

Uncategorized

Ciptakan Kenyamanan, Prajurit Badak Hitam 511 Renovasi Rumah Warga Di Perbatasan Papua
error: Konten dilindungi!!