Home / BERITA UTAMA

Sabtu, 10 Januari 2026 - 03:04 WIB

Mantan Bendahara PUPR Nisel Divonis Lebih Berat Jadi Empat Tahun dalam Kasus Korupsi ABL Rp1,4 Miliar

Medan – Sumatera Utara – TargetNews.id Vonis mantan Bendahara Pengeluaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nias Selatan (Nisel), Bazisokhi Buulolo, diperberat menjadi empat tahun penjara dalam kasus korupsi Anggaran Belanja Langsung (ABL) di Dinas PUPR Nisel tahun 2018–2021.

Pemberatan vonis ini dijatuhkan oleh majelis hakim Pengadilan Tinggi (PT) Medan dalam putusan banding No. 48/PID.SUS-TPK/2025/PT MDN dilihat Mistar, Kamis (8/1/2026).

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Bazisokhi Buulolo dengan pidana penjara selama empat tahun dan denda sejumlah Rp100 juta subsider enam bulan kurungan jika denda tersebut tidak dibayar,” ucap Ketua Majelis Hakim PT Medan, Longser Sormin, dalam amar putusan bandingnya.

Tak hanya itu, pria berusia 48 tahun tersebut juga diwajibkan membayar uang pengganti (UP) kerugian keuangan negara yang telah dinikmatinya sebesar Rp391,5 juta.

Baca juga  Rio Pangestu Pengusaha Sanitary, Dituntut Empat Bulan Penjara, Terbukti Melakukan Kekerasan Terhadap Istrinya

“Jika terdakwa tidak membayar UP paling lama dalam waktu sebulan setelah putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap (inkrah), maka harta bendanya dapat disita oleh jaksa dan dilelang untuk menutupi UP tersebut. Jika terdakwa tidak mempunyai harta benda yang mencukupi, dipidana (subsider) dua tahun penjara,” ujar Sormin.

Bazisokhi dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana korupsi (tipikor) secara bersama-sama dengan mantan Kepala Dinas PUPR Nisel, Erwinus Laia (DPO), hingga mengakibatkan kerugian keuangan negara mencapai Rp1,4 miliar sebagaimana subsider.

Dakwaan subsider dimaksud tersebut, yakni Pasal 3 Jo. Pasal 18 ayat (1) huruf b, ayat (2), dan (3) Undang-Undang (UU) No. 31 Tahun 1999 yang telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor Jo. Pasal 55 ayat (1) Ke-1e KUHP Jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Baca juga  Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Laut Sholat Idul Adha bersama Prajurit Korps Marinir di Kesatrian Hartono Cilandak

Sebelumnya, Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Medan memvonis Bazisokhi tiga tahun penjara, denda Rp100 juta subsider enam bulan kurungan, serta UP Rp391 juta subsider dua tahun penjara.

Meski diperberat, vonis banding masih lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang menuntut Bazisokhi enam tahun penjara dan denda Rp100 juta subsider enam bulan kurungan, serta UP Rp391 juta subsider tiga tahun penjara.

Untuk diketahui, Bazisokhi sempat menjadi buronan kurang lebih setahun sejak 2024 sebelum akhirnya berhasil ditangkap tim gabungan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Nisel dan Kejari Binjai di Kota Binjai pada Maret 2025 lalu. (Red)

Share :

Baca Juga

Artikel

Lakukan Cooling System, Bhabinkamtibmas Berupaya Ciptakan situasi yang kondusif pasca Pilkada 2024

Artikel

Lestarikan Budaya Gotong Royong, Babinsa Bersama Warga Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan Kel. Tlumpu

BERITA UTAMA

Satlantas Polres Pulang Pisau Gelar Patroli Wilayah dan Pantau Lokasi Rawan Laka Lantas

Artikel

Wadan Kodikmar Kini Dijabat Kolonel Mar Arief Rahman Anggorojati

BERITA UTAMA

Ribuan Peserta, Hadiri Pertemuan Akbar Keluarga Pontoh/Ponto di Bolaang Mongondouw Utara

Artikel

Kompak Turun Kejalan Personel Kodim 1009/Tanah Laut Serta Polres Tanah Laut Bagikan Takjil Gratis

Artikel

Satsamapta Polres Sampang Patroli Sambang Harkamtibmas ke Lapas Kelas IIB Sampang

Artikel

Hadi Purwanto Sebut Bupati Mojokerto Kurang Paham Nilai Dasar Kepemimpinan