Home / BERITA UTAMA / DAERAH / Tag

Senin, 19 Januari 2026 - 08:50 WIB

Ketua LSM KPK RI Kabupaten Nias Selatan, Satulo Tafonao: Dukung Wacana Kepala Daerah Dipilih Oleh DPRD

Foto: Ketua LSM KPK RI Kabupaten Nias Selatan, Satulo Tafonao: Dukung Wacana Kepala Daerah Dipilih Oleh DPRD

Foto: Ketua LSM KPK RI Kabupaten Nias Selatan, Satulo Tafonao: Dukung Wacana Kepala Daerah Dipilih Oleh DPRD

Nias Selatan – Sumut – TargetNews.ID Wacana pengembalian mekanisme pemilihan kepala daerah (Gubernur, Bupati, Walikota) oleh DPRD (tidak langsung) yang diwacanakan oleh elit politik pusat dan mendapat dukungan signifikan dari pemerintah dan beberapa partai politik besar.

Mantan Anggota DPRD sekaligus Ketua LSM KPK RI Kabupaten Nias Selatan, *Satulo Tafonao,* dikantornya, Jalan Baloho Indah No. 5, Teluk dalam, (19/01/2026), mengatakan sangat mendukung wacana kepala daerah dipilih oleh DPRD, karena mekanisme ini bisa meningkatkan efisiensi dan menekan biaya politik yang sangat tinggi. Sistem ini sejalan dengan upaya efisiensi tata kelola pemerintahan.

Baca juga  Komsos Babinsa dengan Para Petani Tambak Ikan, Tingkatkan Hasil Panen

“Saya sangat mendukung apabila mekanisme pemilihan kepala daerah dikembalikan melalui DPRD. Karena lebih efektif dan efisien dalam pelaksanaannya serta bisa menekan biaya politik yang sangat tinggi.” Ucapnya.

Menurutnya, Pilkada langsung memiliki banyak risiko, termasuk biaya pemilu yang terlalu tinggi dan fantastis serta potensi konflik sosial yang tinggi di derah.

“Pilkada langsung memiliki banyak risiko, termasuk biaya pemilu yang fantastis dan potensi konflik sosial yang tinggi di lapangan.” Ujarnya.

Baca juga  Doa Bersama Lintas Agama Sebagai Rutinitas Kodim 1612/Manggarai

Lebih lanjut Satulo mengatakan ” bahwa pemilihan oleh DPRD lebih efektif, mengurangi risiko bentrokan antar pendukung, dan mencegah praktik politik uang di tingkat akar rumput serta resiko politik kepada oknum ASN yang berpihak kepada salah satu cakada.”

wacana ini juga mendapat penolakan dari beberapa kelompok masyarakat sipil yang menilai hal ini sebagai bentuk kemunduran demokrasi, meskipun wacana ini terus bergulir sebagai bagian dari evaluasi sistem pemilu di Indonesia. (Red)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Babinsa Tebas Kuala Koramil 03/Tebas Bersama Warga Laksanakan Pembersihan Sampah di Tepi Jalan Raya

Artikel

Laksanakan Giat KRYD, Personil Polsek Kahayan Kuala Beri Himbauan dan Pesan Kamtibmas

BERITA UTAMA

Kasus Sengketa Tanah di Desa Temon Mojokerto Diduga Ada Permainan

Artikel

DANKORMAR : MARI KITA JADIKAN ACARA INI SEBAGAI AJANG SILATURAHMI DAN KEBERSAMAAN YANG KOKOH DIANTARA KITA

BERITA UTAMA

Personel Satlantas Polres Pulang Pisau, Menggelar Patroli Daerah Rawan Laka dan Rawan Pelanggaran Lalu Lintas

BERITA UTAMA

PRAJURIT RESIMEN KAVALERI 3 MARINIR LAKSANAKAN LATIHAN PERAN PENINGGALAN RANPUR DI LAUT

Artikel

Korem 071 Wijayakusuma Terima Apresiasi KPPN Purwokerto Awards

Artikel

Personil Polsek Banama Tingang sosialisasi Larangan adanya Pungutan Liar