Home / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / PERISTIWA / POLRI / Tag

Rabu, 28 Januari 2026 - 02:18 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bekuk Otak Pembunuhan, di Wonokusumo

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bekuk Otak Pembunuhan, di Wonokusumo

TANJUNG PERAK – Teka-teki meninggalnya, UF (32), warga Kenjeran, yang jasadnya ditemukan di Jalan Wonokusumo Jaya, Kecamatan Semampir, akhirnya menemui titik terang. Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak berhasil meringkus satu pelaku kunci di balik insiden berdarah tersebut.

Pelaku yang diamankan adalah HD (40), warga Desa Ketapang Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura. HD diringkus oleh Tim Opsnal Satreskrim di kediamannya pada Sabtu (24/1/2026) dini.

KBO Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Ipda Meldy, menjelaskan bahwa motif utama di balik aksi pengeroyokan ini adalah masalah utang piutang. Berdasarkan pengakuan tersangka, korban memiliki pinjaman senilai Rp 40 juta yang tak kunjung dilunasi.

“Tersangka HD merasa sakit hati karena saat ditagih, korban UF selalu menghilang. Puncaknya, nomor ponsel tersangka diblokir oleh korban, yang kemudian memicu emosi tersangka untuk merencanakan tindakan penjemputan paksa,” ujar Ipda Meldy dalam konferensi pers, Selasa (27/1/2026).

Baca juga  Ternyata Ini Isi Himbauan Anggota Satpolairud Saat Sambangi Penumpang Fery

Aksi ini telah direncanakan dengan matang. Pada Sabtu (17/1) sore, tersangka HD menghubungi JD (rekan korban ) untuk memancing UF keluar.

HD kemudian mengajak rekannya, HS (DPO), serta sejumlah orang lainnya berangkat dari Sampang menuju Surabaya menggunakan mobil Innova.

Skenario eksekusi terjadi pada Minggu (18/1) dini hari sekitar pukul 04.12 WIB. JD memancing korban untuk bertemu di kawasan Wonokusumo Jaya.

Saat korban melintas di TKP mengendarai motor Yamaha Filano, HD langsung menyergap korban hingga terjatuh.

Pelaku awalnya berniat menculik korban ke Madura, namun korban memberontak keras. Saat terjadi perlawanan keduanya, HS (DPO) turun dari mobil dan menghujamkan senjata tajam ke arah dada kiri korban.

Baca juga  Audit Kinerja Itdam XXII Awasi Administrasi dan Program Teritorial Kodim 1002/HST

Usai melihat korban ambruk bersimbah darah, para pelaku langsung melarikan diri ke Madura. Korban sempat berusaha merangkak sejauh 100 meter untuk meminta pertolongan sebelum akhirnya meregang nyawa di lokasi kejadian.

Hasil otopsi tim medis korban mengalami luka tusuk di bagian dada kiri hingga menembus jantung.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran secara intensif terhadap pelaku lainnya, termasuk eksekutor penusukan.

“Identitas pelaku utama yang melakukan penusukan (HS) sudah kami kantongi. Kami tegaskan kepada para pelaku yang masih buron untuk segera menyerahkan diri, karena tim kami tidak akan berhenti melakukan pengejaran,” tegas Ipda Meldy.

Samsul

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Personil Satbinmas Tingkatkan Sosialisasi Momor call center Polisi dan Aplikasi Pelayanan Pengaduan Polres Pulpis Melalui Mobil Pos Polisi keliling

Artikel

Ditlantas Polda Jatim Gelar Pemilihan Duta Lalu Lintas, Sebagai Pelopor Tertib Berlalulintas

Artikel

Wabup Sidoarjo Sidak, Kualitas Pelayanan dan Progress Pembangunan RSUD Sidoarjo Barat

BERITA UTAMA

RTLH Sasaran TMMD Reguler Ke-129 Kodim 1208/Sambas Mulai Dibongkar, Wujud Nyata Peningkatan Kesejahteraan Warga

BERITA UTAMA

Warga Desa Ratu Sepudak Sambut Meriah Kedatangan Danrem 121/Abw di Lokasi TMMD ke-126 Kodim 1208/Sambas

Artikel

Dr Udin Panjaitan SH,Ms Terpidana Kasus Penipuan Dieksekusi Kejari Tanjung Perak Surabaya

BERITA UTAMA

Personil Polsek Maliku melakukan Door to Door System Ke Warga Masyarakat Kecamatan Maliku

Artikel

Babinsa 07/Teluk Keramat Hadiri Bimtek Kepemudaan Desa Merpati, Ajak Pelajar Tertib Berlalu Lintas