Pulang Pisau – Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, Satuan Samapta Polres Pulang Pisau menggelar rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) bulanan. Kegiatan rutin ini dipimpin langsung oleh Kasat Samapta, IPTU Sumijiyarto, pada Rabu (04/02/2026).
Rapat yang dihadiri oleh seluruh personel Sat Samapta ini bertujuan untuk membedah kinerja anggota selama sebulan terakhir. Selain sebagai ajang evaluasi, pertemuan ini juga difungsikan untuk merancang strategi pengamanan yang lebih solid guna menghadapi dinamika tugas di bulan mendatang.
Dalam arahannya, IPTU Sumijiyarto menegaskan bahwa Sat Samapta merupakan garda terdepan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di lapangan. Ia meminta seluruh personel untuk memegang teguh kedisiplinan dan meningkatkan kemampuan respons cepat (quick response) dalam menindaklanjuti setiap aduan warga.
“Anev ini adalah ruang bagi kita untuk melihat kembali apa yang sudah baik dan apa yang harus kita perbaiki. Kita ingin memastikan bahwa seluruh tugas, mulai dari patroli dialogis hingga pengamanan objek vital, berjalan maksimal demi kenyamanan masyarakat Pulang Pisau,” tegas IPTU Sumijiyarto.
Dalam rapat tersebut, terdapat beberapa poin strategis yang menjadi fokus perhatian utama, antara lain:
• Optimalisasi Patroli: Meningkatkan intensitas patroli pada jam-jam rawan dan lokasi yang memiliki potensi gangguan keamanan.
• Kesiapan Sarana Prasarana: Melakukan pengecekan rutin terhadap kendaraan dinas dan alat pendukung tugas agar selalu siap pakai dalam kondisi darurat.
• Sikap Humanis: Menekankan pentingnya sikap santun namun tegas saat berinteraksi dengan masyarakat sebagai representasi Polri yang mengayomi.
Melalui evaluasi rutin ini, Sat Samapta Polres Pulang Pisau berkomitmen untuk terus berbenah diri demi meningkatkan kualitas pelayanan dan kepercayaan publik. IPTU Sumijiyarto mengingatkan anggotanya bahwa kehadiran polisi di lapangan bukan sekadar rutinitas, melainkan simbol hadirnya negara di tengah masyarakat.
“Jangan pernah jenuh untuk melayani. Setiap tindakan kecil kita di lapangan adalah representasi dari kehadiran negara di tengah masyarakat,” pungkasnya menutup kegiatan. (Humasrespulpis)










