PULANG PISAU – Menjamin keselamatan masyarakat yang menggunakan jasa transportasi umum menjadi prioritas utama jajaran Polres Pulang Pisau. Dalam rangkaian Operasi (Ops) Keselamatan Telabang 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pulang Pisau bersama Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan inspeksi keselamatan atau Ramp Check mendalam terhadap bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), Rabu (04/02/2026).
Pemeriksaan ketat ini menyasar armada yang memiliki mobilitas tinggi di lintasan Trans Kalimantan, seperti bus dari P.O. LOGOS dan P.O. YESSOE, guna memastikan tidak ada kendala teknis yang dapat membahayakan nyawa penumpang.
Dalam kegiatan ini, petugas gabungan memeriksa secara detail setiap fungsi teknis kendaraan. Fokus pemeriksaan meliputi sistem pengereman (rem), kondisi tapak ban, fungsi lampu, hingga alat penunjang keselamatan seperti sabuk pengaman dan wiper. Selain itu, pengecekan ketersediaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di dalam kabin bus menjadi poin penting dalam aspek tanggap darurat.
Tidak hanya fisik kendaraan, aspek administratif juga menjadi sasaran pemeriksaan. Petugas memverifikasi keabsahan dokumen berkendara seperti SIM pengemudi, STNK, hingga surat izin trayek untuk menjamin bahwa angkutan tersebut beroperasi sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Kapolres Pulang Pisau AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Lantas IPTU Divani Mareta Astuti, S.Tr.K., menegaskan bahwa tidak ada ruang kompromi bagi kendaraan yang tidak laik jalan.
“Keselamatan penumpang adalah prioritas tertinggi bagi kami. Melalui Ramp Check ini, kami ingin memastikan bahwa setiap unit bus yang beroperasi di wilayah hukum Polres Pulang Pisau benar-benar dalam kondisi prima. Kami tidak ingin ada toleransi terhadap ketidaklayakan yang berisiko memicu kecelakaan,” tegas IPTU Divani Mareta Astuti.
Di sela-sela pemeriksaan, personel Satlantas juga memberikan edukasi kepada para sopir dan pengelola P.O. bus. Mereka diingatkan untuk selalu melakukan pengecekan mandiri secara berkala sebelum menempuh perjalanan jauh.
Langkah preventif melalui Ops Keselamatan Telabang 2026 ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para penyedia jasa transportasi akan pentingnya aspek keselamatan, sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan dengan rasa aman, nyaman, dan selamat sampai di tujuan. (Humasrespulpis)










