Polres Pulang Pisau – Satuan Lalu Lintas – Dalam rangka Operasi Keselamatan Telabang Tahun 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pulang Pisau intensif melaksanakan kegiatan preemtif berupa pembagian brosur dan pamflet serta sosialisasi Keselamatan, Keamanan,
Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas). Kegiatan ini berfokus pada pengguna jalan di titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan pada jam sibuk pagi hari.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasatlantas Iptu Divani Mareta Astutim S.Tr.K, tersebut dilaksanakan pada Sabtu (07/02/2026), mulai pukul 06.00 Wib hingga 07.30 Wib.
Dalam pelaksanaannya, petugas tidak hanya mengatur arus lalu lintas, tetapi juga mendekati pengguna jalan untuk
membagikan brosur berisi edukasi tentang tertib berlalu lintas. Kegiatan ini dilandasi oleh dasar hukum yang kuat,
termasuk Surat Perintah (Sprin) Kapolres Pulang Pisau tentang pelaksanaan tugas pengaturan, pemeriksaan, penertiban, serta Sprin khusus pelaksanaan Operasi “Keselamatan Telabang-2026”.
Iptu Divani Mareta Astuti, S.Tr.K menjelaskan bahwa tujuan utama dari sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan raya.
“Kami berharap pesan yang tersampaikan melalui brosur dan tatap muka ini dapat dipahami dan diterapkan oleh masyarakat. Polantas hadir bukan hanya untuk
menegakkan hukum, tetapi juga sebagai solusi (Problem Solving) bagi permasalahan lalu lintas serta mitra masyarakat dalam menciptakan keamanan,” ujar Iptu Divani Mareta Astuti, S.Tr.K.
Berdasarkan laporan hasil kegiatan, masyarakat menyambut antusias sosialisasi yang dilaksanakan oleh personel.
Terjalinnya komunikasi dua arah yang baik antara petugas dan pengguna jalan membuat arus lalu lintas di pagi hari tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Selain pembagian brosur secara rutin di titik-titik strategis, Satlantas Polres Pulang Pisau juga berencana untuk terus mengedukasi masyarakat secara berkesinambungan.
Langkah ini diambil demi mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan masing-masing.
Hingga berakhirnya kegiatan, situasi di lokasi pengaturan terpantau kondusif dan terkendali.










