Pulang Pisau – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pulang Pisau terus melakukan terobosan kreatif guna meningkatkan kualitas pelayanan publik. Melalui inovasi bertajuk SIJAMALA (Sidik Jari Maja Sakula), Polres Pulang Pisau melakukan aksi jemput bola dengan menyambangi SMA 2 Kahayan Hilir untuk memberikan pelayanan rekam sidik jari langsung di lingkungan sekolah.
Dalam bahasa daerah setempat, SIJAMALA diartikan sebagai “Sidik Jari Bersilaturahmi ke Sekolah.” Program ini dirancang khusus untuk memberikan kemudahan akses bagi para pelajar. Dengan hadirnya petugas di sekolah, siswa dapat memperoleh layanan identifikasi secara cepat dan gratis tanpa harus mengganggu jam belajar atau meluangkan waktu khusus untuk datang ke markas komando.
Kegiatan ini tidak hanya fokus pada pendataan daktiloskopi semata, tetapi juga menjadi sarana edukasi dini bagi generasi muda. Personel Satreskrim secara aktif menanamkan kesadaran akan pentingnya data biometrik dan ketaatan hukum sejak dini. Para siswa diberi pemahaman bahwa rekaman sidik jari bukan sekadar syarat formalitas administratif seperti pembuatan SIM atau SKCK, melainkan instrumen perlindungan keamanan diri yang sangat vital di masa depan.
Aspek keamanan data menjadi prioritas utama dalam inovasi ini. Seluruh hasil rekaman sidik jari siswa dipastikan terlindungi dan langsung terintegrasi ke dalam sistem Pusident (Pusat Identifikasi) Polri. Integrasi ini menjamin validitas identitas pelajar terjaga secara nasional dalam database resmi kepolisian.
Kapolres Pulang Pisau, AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Reskrim AKP Rizky Hidayah Harahap, S.Tr.K., S.I.K., menegaskan bahwa SIJAMALA merupakan langkah nyata Polri dalam menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dan humanis, terutama bagi generasi milenial dan Gen Z.
“Kami ingin mengubah stigma bahwa urusan kepolisian itu rumit. Melalui SIJAMALA, kami yang mendatangi siswa. Tujuannya jelas, agar database identitas biometrik masyarakat kita lengkap sejak dini di Pusident Polri,” ungkap AKP Rizky saat dikonfirmasi pada Senin (09/02/2026).
Ia juga menambahkan bahwa sidik jari merupakan identitas tunggal yang melekat seumur hidup. “Dengan masuknya data mereka ke sistem nasional, ini akan sangat memudahkan mereka di kemudian hari, baik untuk urusan administrasi maupun dalam hal perlindungan keamanan. Kami berharap para siswa merasa lebih aman dan teredukasi dengan kehadiran Polri di sekolah mereka,” tutupnya.
Melalui program SIJAMALA ini, Polres Pulang Pisau berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya tertib secara administrasi, tetapi juga memiliki kedekatan emosional dengan Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. (Humasrespulpis)










