Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI

Minggu, 15 Februari 2026 - 22:17 WIB

Pengamanan dan Kemanusiaan Berjalan Bersama di Lokasi Bencana Tanah Bergerak Padasari

Tegal,TargetNews.id -Di saat tanah tak lagi terasa kokoh di bawah pijakan, harapan justru hadir dari langkah-langkah sigap para personel di lapangan. Jajaran Polres Tegal terus melakukan penanganan intensif bencana tanah bergerak yang melanda Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal pada 14–15 Februari 2026.

Bencana tersebut tercatat berdampak pada 900 rumah warga, dengan rincian 405 rusak berat, 190 rusak sedang, 96 rusak ringan, 164 masih layak, serta tambahan 45 unit hasil pendataan terbaru. Tak hanya hunian, sejumlah fasilitas sosial, pendidikan, tempat ibadah, hingga infrastruktur jalan dan jembatan turut terdampak.

Di balik angka-angka itu, ada 2.546 jiwa dari 654 kepala keluarga yang kini menjalani hari-hari di pengungsian. Mereka terdiri dari anak-anak, lansia, ibu hamil, hingga penyandang disabilitas—kelompok rentan yang menjadi prioritas utama dalam penanganan.

Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo SH S.IK M.H menegaskan bahwa keselamatan warga adalah fokus utama seluruh unsur yang terlibat.

Baca juga  Maklumat Kapolda Kalteng di tempelkan di tempat umum supaya bisa di baca Masyarakat

Kami memastikan masyarakat aman, kebutuhan dasar terpenuhi, layanan kesehatan berjalan, serta situasi kamtibmas tetap kondusif. Polri hadir bukan hanya menjaga, tetapi juga mendampingi,” ujarnya.

Sementara itu, laporan lapangan dari Kasat Intelkam AKP Surahno SH
M.H menyebutkan personel gabungan terus melakukan patroli malam di area rumah kosong guna mencegah tindak pidana. Upaya ini dilakukan bersamaan dengan evakuasi bertahap menyesuaikan kondisi tanah yang masih aktif bergerak.

Sebanyak 5 dapur umum telah beroperasi dengan total produksi 3.354 porsi makanan, didistribusikan ke berbagai titik pengungsian. Selain itu, layanan kesehatan terpadu mencatat 975 kasus pemeriksaan, didominasi keluhan ISPA, myalgia, hipertensi, dan gangguan pencernaan. Sebagian pasien telah dirujuk ke fasilitas kesehatan lanjutan untuk penanganan lebih intensif.

Baca juga  Sosialisasikan Larangan Karhutla Bripka Rasito Datangi Warga di Pinggir Sungai

Di sisi logistik, stok bahan pokok utama masih relatif aman. Namun kebutuhan pangan segar dan variasi protein harian menjadi perhatian agar daya tahan tubuh pengungsi tetap terjaga. Sepuluh unit toilet portabel juga telah ditempatkan di titik strategis guna menjaga sanitasi lingkungan pengungsian.

Pemerintah daerah bersama unsur terkait telah menyiapkan rencana relokasi warga ke lahan seluas ±12 hektar di Desa Capar, dengan proses bertahap setelah kajian geologi dan penataan lahan selesai dilakukan. Langkah ini menjadi harapan baru agar warga dapat kembali hidup tenang di tempat yang lebih aman.

Di tengah kondisi sulit, sinergi aparat, relawan, dan masyarakat menjadi bukti bahwa kepedulian masih menjadi fondasi kuat bangsa. Bagi para pengungsi, kehadiran personel berseragam bukan sekadar penjagaan melainkan tanda bahwa mereka tidak sendiri menghadapi musibah ini.(Fauzi/Targetnews.id)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Anggota Kodim Gresik Laksanakan Garjas Periodik II TA 2023, Bina dan Ukur Kemampuan Fisik

Artikel

DPRD Nganjuk Gelar Rapat Gabungan Komisi Bahas Masalah Pementasan Kesenian Jaranan

BERITA UTAMA

Apel Siaga Penanggulangan dan Penanganan Karhutla Wilkum Polsek Maliku

Artikel

Peringatan Hari Bakti TNI AU Ke-77, Kosek I Medan dan Wingko III Kopasgat Upacara Ziarah Rombongan Di TMP Bukit Barisan

Artikel

Polsek Maliku Laksanakan Patroli, Malam dalam rangka Jaga Stabilitas Kamtibmas di Wikumnya

BERITA UTAMA

Dengan Patroli, Polsek Bukit Batu Jamin Kamtibmas di Surung Danum

BERITA UTAMA

Pemuda Pancasila Tuntut Gelar Perkara Khusus Kematian Seorang Siswa Athira Makassar

BERITA UTAMA

Kompolnas Award, Kapolri Serukan Polri Siap Jadi Organisasi Modern yang tidak anti kritik
error: Konten dilindungi!!