Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / KESEHATAN / NEWS / Tag

Senin, 16 Februari 2026 - 00:14 WIB

Aceng Syamsul Hadie: Perjanjian Nuklir Rusia Amerika Resmi Berakhir adalah Alarm Keras bagi Peradaban Akhir Zaman

TARGETNEWS.ID JAKARTA – Berakhirnya New START bukan sekadar kegagalan diplomasi teknis antara Amerika Serikat dan Rusia. Ini adalah tanda kemunduran serius tata kelola keamanan global. Untuk pertama kalinya sejak Perang Dingin berakhir, dua negara dengan lebih dari 90 persen hulu ledak nuklir dunia tidak lagi terikat pada batasan kuantitatif yang transparan dan dapat diverifikasi.

“Perjanjian nuklir Rusia Amerika resmi berakhir adalah alarm keras bagi peradaban akhir zaman”, ungkap Aceng Syamsul Hadie, S.Sos., MM. selaku Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN (Asosiasi Wartawan Internasional).

Aceng menyoroti pernyataan keras Dmitry Medvedev tentang “jam kiamat” dan sikap permisif Donald Trump yang ingin mengganti perjanjian dengan format baru menunjukkan bahwa stabilitas strategis kini dijadikan alat negosiasi kekuasaan. Dunia sedang menyaksikan transformasi kontrol senjata dari komitmen kolektif menjadi instrumen tawar-menawar politik domestik.

“Kita tidak boleh terjebak dalam retorika apokaliptik, tetapi kita juga tidak boleh menormalisasi bahaya. Tanpa rezim kontrol, risiko salah kalkulasi meningkat tajam. Sejarah krisis misil Kuba mengajarkan bahwa dunia pernah berada di ambang kehancuran bukan karena niat memulai kiamat, melainkan karena eskalasi yang nyaris tak terkendali”, tambah Aceng Syamsul Hadie.

Baca juga  630 Ribu Harapan untuk Guru Madrasah, Senator Lia Istifhama: Ini Tentang Pengabdian yang Akhirnya Dihargai

Aceng menjelaskan bahwa yang lebih mengkhawatirkan adalah hilangnya mekanisme inspeksi. Transparansi adalah fondasi stabilitas. Ketika transparansi hilang, kecurigaan tumbuh. Dan ketika kecurigaan menjadi dasar kebijakan, perlombaan senjata tak terelakkan.

Aceng pun memberi gambaran, bagi negara-negara berkembang seperti Indonesia, ancamannya bukan hanya dimensi militer. Ketidakpastian nuklir global akan memicu volatilitas energi, gangguan perdagangan, serta tekanan ekonomi. Kawasan Indo-Pasifik berpotensi menjadi arena penyeimbang kekuatan baru. ASEAN bisa terbelah oleh tarik-menarik kepentingan strategis.

Sebagai bangsa yang sejak era Soekarno memelopori Gerakan Non-Blok dan menolak dominasi kekuatan besar, Indonesia memiliki tanggung jawab moral untuk bersuara. Politik bebas aktif bukan slogan historis, melainkan strategi bertahan dalam turbulensi global.

Baca juga  Satgas TMMD Bersama Warga Bangun Tugu Prasasti Sebagai Bukti Sejarah TMMD Reguler Ke-116 Kodim 0709/Kebumen

“Dunia saat ini tidak sedang menuju akhir zaman, tetapi memasuki era tanpa pagar nuklir yang jelas. Dalam konteks seperti ini, kepemimpinan global diuji: apakah negara-negara besar akan membiarkan kompetisi destruktif mendikte masa depan, atau kembali pada rasionalitas kolektif?”, paparnya.

Aceng menegaskan sebagai insan pers internasional, kami memandang bahwa masyarakat sipil global harus memperkuat tekanan moral terhadap negara-negara pemilik senjata nuklir. Senjata yang mampu memusnahkan peradaban tidak boleh dikelola tanpa batasan hukum dan transparansi.

“Stabilitas global bukan hadiah dari kekuatan militer, melainkan hasil dari kesepakatan yang dijaga bersama. Jika pagar itu runtuh, maka yang dipertaruhkan bukan hanya keseimbangan strategis, tetapi keberlangsungan peradaban manusia itu sendiri”, pungkasnya.[]

Sumber: ASH
Editor: Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Artikel

Tingkatkan Ketaqwaan Dan Kedisiplinan, Kapolres Pasuruan Gelar Binrohtal Bersama Anggota Dan Santunan Anak Yatim

Artikel

Silaturahmi Jaguar Family Skadron Udara 45

Artikel

Babinsa Koramil 1612-03/Reo Turut Hadiri Kegiatan Posyandu di Desa Bajak

Artikel

Sambang dan Sosialisasi Kepada Masyarakat Menyampaikan Tentang Kamtibmas Di Lakukan Oleh Personel Polsek Maliku

Artikel

Pencegahan aksi premanisme Satsamapta rutin laks Patroli Dialogis di Fasilitas Public

BERITA UTAMA

Pasca Hujan Deras, Satsamapta Polresta Palangka Raya Cek Ketinggian Debit Air Sungai Kahayan

Artikel

Satlantas Polres Pulang Pisau Bagikan Brosur Kamseltibcarlantas kepada Pengendara

DAERAH

Sambangi Ketua RW, Bhabinkamtibmas Tumbang Tahai Ajak Jaga Kamtibmas Jelang Pemilu