Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / KESEHATAN / NEWS / Tag

Senin, 16 Februari 2026 - 11:45 WIB

Pemkab Sidoarjo Perkuat PCNU Lewat Dukungan Rp,21 Miliar

Sidoarjo — TargetNews.id 15/02/2026 Pemkab Sidoarjo memperkuat PCNU melalui dukungan anggaran sekitar Rp21 miliar pada tahun 2026. Komitmen itu ditegaskan Bupati Sidoarjo H. Subandi saat menghadiri Apel Kader Nahdlatul Ulama dalam rangka Harlah ke-100 NU di kompleks makam KH. Anas Al Ayyubi, kawasan P25 terdampak Lumpur Lapindo, Porong, Minggu (15/2/2026).

Ribuan kader dari berbagai badan otonom hingga pelajar meadati lokasi kegiatan. Mereka menunjukkan soliditas organisasi menjelang abad kedua Nahdlatul Ulama. Momentum ini tidak hanya menjadi seremoni peringatan, namun juga menjadi panggung konsolidasi dan penguatan arah gerak organisasi di tingkat daerah.

Subandi menilai NU memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan bangsa serta merawat keharmonisan sosial. Ia menegaskan pemerintah daerah akan terus membangun sinergi dengan PCNU Sidoarjo agar program sosial, pendidikan, dan keagamaan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Menurutnya, dukungan anggaran tersebut bukan sekadar simbol politik. Pemerintah merancangnya sebagai langkah konkret untuk memperkuat kontribusi NU di bidang pendidikan, dakwah, serta pemberdayaan berbasis masyarakat.

Pemkab Sidoarjo
Pemkab Sidoarjo menegaskan komitmen mendukung PCNU Sidoarjo dengan anggaran Rp21 miliar tahun 2026 pada Apel Kader Harlah ke-100 NU di Porong. Dukungan difokuskan pada pendidikan, perizinan, dan pemberdayaan masyarakat.

Baca juga  Sosialisasikan Saber Pungli di Lakukan Oleh Personil Polsek Kahayan Tengah

Dukungan Pendidikan dan Perizinan
Subandi akuntansi hutang legalitas lembaga pendidikan dan pesantren yang berada di bawah naungan NU. Ia memerintahkan staf ahli membentuk satu tugas khusus untuk peta sekolah atau pesantren yang belum mengantongi izin operasional.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga membuka opsi pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi lembaga pendidikan NU yang terkendala biaya administrasi. Kebijakan ini diarahkan untuk mempercepat pembangunan fasilitas pendidikan berbasis masyarakat.

Subandi menekankan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia daerah. Oleh karena itu, pemerintah mengutamakan dukungan kepada lembaga yang aktif mencetak generasi muda berkarakter dan berdaya saing.

Ia memastikan koordinasi lintas dinas akan diperkuat agar proses perizinan tidak berlarut-larut. Pemerintah ingin memastikan sekolah dan pesantren dapat beroperasi tanpa hambatan administratif yang berlebihan.

Konsolidasi Kader dan Pesan Kebangsaan
Dalam pidatonya, Subandi menyoroti kekompakan kader NU di Sidoarjo. Ia menyebut solidaritas internal organisasi di wilayahnya termasuk yang paling solid dibandingkan sejumlah daerah lain. Ia meminta kondisi tersebut dipertahankan sebagai modal sosial menghadapi tantangan zaman.

Baca juga  Wujudkan Institusi Bersih, Propam Polda Jatim Gelar Deteksi Dini Narkoba Judi Online di Polres Jember

Momentum Harlah ke-100 NU, kata dia, harus menjadi titik tolak perluasan pengabdian kepada agama, bangsa, dan negara. Ia menilai mujahadah dan apel kader menjadi simbol kesetiaan menjaga ajaran Ahlussunnah Wal Jamaah sekaligus komitmen mempertahankan keutuhan Indonesia.

Subandi juga mengajak kader memperkuat disiplin, kesiapan, dan ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk penyebaran ideologi yang bertentangan dengan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan.

“Atas nama pemerintah daerah, saya mengapresiasi seluruh kader dan masyarakat yang menjaga semangat persatuan. Jika semua solid, saya yakin cita-cita menjadikan daerah ini semakin baik akan terwujud,” ujarnya.

Dukungan Rp21 miliar berpotensi memperluas program sosial, pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi umat di Sidoarjo. Sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan diproyeksikan memperkuat stabilitas sosial di tengah dinamika nasional dan global.

Sejumlah pengamat lokal menilai langkah ini mencerminkan pola kolaborasi antara negara dan masyarakat sipil berbasis keagamaan. Jika anggaran pengelolaan dilakukan secara transparan dan akuntabel, program tersebut dapat menjadi model kemitraan pembangunan daerah.

Apel kader ini juga menjadi ajang konsolidasi menjelang berbagai agenda strategis NU ke depan. (Antok)

Share :

Baca Juga

Artikel

Pangdam Tanjungpura Buka Bersama Prajurit dan Anak Yatim

Artikel

Prajurit Batalyon Infanteri 1 Marinir, Ikuti Apel Khusus Komandan Brigif 2 Marinir

Artikel

Pekarangan Pangan Lestari Polres Pamekasan Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

Artikel

Kapolda Kepri Konferensi, Pers 2 Ton Sabu Perangi Narkoba Sinergitas Antar Intasi

Artikel

KELUARGA BESAR TARGETNEWS.ID MENGUCAPKAN DIRGAHAYU TENTARA NASIONAL INDONESIA KE-80, 5 Oktober 1945 – 5 Oktober 2025 TNI PRIMA – TNI RAKYAT – INDONESIA MAJU

Artikel

Jalan TMMD ke-124 di Pengambau Hilir Luar Nikmati, Anak-anak Berangkat Sekolah dengan Riang

Artikel

TMMD HST: Jalan 1 Km Lebih Segera Berdrainase Lancar

BERITA UTAMA

Gelar Jumat Curhat, Polsek Kahayan Kuala dengarkan Keluhan dan Harapan Masyarakat Desa Bahaur hilir Kec.Kahayan Kuala