SIDOARJO TargetNews.ID 19/02/26 Bupati Sidoarjo H. Subandi, SH., M.Kn menegaskan bahwa camat harus menjadi ujung tombak pelayanan publik serta garda terdepan dalam merespons persoalan masyarakat di wilayah kecamatan. Penegasan tersebut disampaikan saat Bupati melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Pasar Krian beberapa hari lalu, menyusul banyaknya keluhan warga terkait kerusakan jalan dan genangan air yang mengganggu aktivitas ekonomi.
Dalam sidak beberapa hari yang lalu Bupati Subandi didampingi Kepala Dinas PUBM dan SDA Kabupaten Sidoarjo, Makhmud, SH., MM. Mereka meninjau langsung sejumlah titik jalan berlubang di sekitar Pasar Krian yang dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua, sekaligus berdampak pada kelancaran mobilitas warga.
Di sela peninjauan, Subandi menegaskan bahwa camat tidak boleh sekadar menunggu laporan tertulis maupun aduan formal dari masyarakat. Menurutnya, camat wajib turun langsung ke lapangan, membangun komunikasi aktif dengan warga, serta melakukan deteksi dini atas persoalan yang muncul di lingkungan kecamatan.
“Camat harus peka dan responsif. Jangan menunggu masalah membesar. Kalau ada keluhan, segera ditindaklanjuti dan dikoordinasikan dengan OPD terkait,” tegas Subandi.
Subandi juga menekankan pentingnya peran camat dalam mengawal jalannya Program PIWK (Peningkatan Infrastruktur Wilayah Kecamatan), yakni program strategis Pemkab Sidoarjo yang berorientasi pada perbaikan fasilitas dasar masyarakat seperti jalan lingkungan, drainase, saluran air, hingga titik rawan banjir. Ia meminta camat aktif menginventarisasi kebutuhan riil masyarakat, menyusun prioritas pembangunan, serta memastikan pelaksanaan PIWK berjalan efektif dan tepat sasaran.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan melakukan evaluasi kinerja camat secara berkala. Dalam kurun waktu enam bulan ke depan, capaian camat akan menjadi perhatian serius, terutama terkait kemampuan menyelesaikan masalah nyata di wilayahnya.
“Enam bulan kita lihat. Kalau tidak ada progres dan tidak serius melayani masyarakat, tentu akan kita evaluasi,” ujarnya.
Terkait perbaikan jalan, Subandi menegaskan bahwa penanganan tidak dapat dilakukan secara tambal sulam saja. Ia meminta Dinas PUBM dan SDA melakukan perbaikan dengan kualitas jalan lebih kuat dan tahan lama.
Bupati Subandi menutup arahannya dengan mengingatkan seluruh camat agar bekerja dalam satu komando, solid, serta menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama dalam pelayanan publik.(Antok)










