Home / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / NEWS / PENDIDIKAN / Tag

Senin, 23 Februari 2026 - 20:14 WIB

Dr. Lia Istifhama Apresiasi Langkah Tegas Bareskrim Polri Geledah Kantor Peleburan Emas Ilegal di Surabaya

TARGETNEWS.ID Surabaya – Langkah tegas penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri dalam membongkar dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dari aktivitas tambang emas ilegal bernilai fantastis Rp25,8 triliun menuai apresiasi dari Anggota DPD RI, dr Lia Istifhama.

Penggeledahan yang dilakukan di kantor peleburan emas kawasan Benowo, Surabaya, pada Jumat (20/2/2026) tersebut dinilai sebagai bentuk nyata komitmen penegakan hukum sekaligus dukungan terhadap agenda pemberantasan kejahatan ekonomi yang ditekankan Presiden Prabowo Subianto.

Kegiatan penggeledahan berlangsung di bangunan empat lantai yang berlokasi di Jalan Raya Tengger Kandangan, Benowo. Proses dimulai sejak pagi hari dan berjalan secara intensif selama beberapa jam dengan pengamanan ketat aparat.

Tim penyidik menyisir setiap lantai untuk menelusuri aliran dana dan dokumen yang berkaitan dengan dugaan praktik pencucian uang hasil tambang emas ilegal. Dari hasil kegiatan tersebut, sejumlah barang bukti yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara TPPU berhasil diamankan.

Baca juga  Wakapolres Puncak Jaya Pimpin Pembagian Takjil Kepada Masyarakat Kota Mulia

Langkah ini menjadi bagian penting dalam upaya mengurai konstruksi perkara, terutama untuk menelusuri sumber dana, pihak-pihak yang terlibat, serta pola transaksi yang digunakan untuk menyamarkan hasil kejahatan.

Lia Istifhama menyampaikan bahwa tindakan aparat penegak hukum tersebut mencerminkan keseriusan negara dalam melindungi sumber daya alam dari praktik ilegal sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Menurutnya, penindakan terhadap TPPU yang berasal dari tambang ilegal bukan hanya soal penegakan hukum semata, tetapi juga menyangkut keadilan bagi masyarakat dan penyelamatan potensi kerugian negara.

Ia menegaskan bahwa keberanian aparat dalam mengungkap kasus bernilai besar patut didukung semua pihak agar memberikan efek jera serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Baca juga  Personel Polsek Kahayan Kuala menyampaikan pesan Kamtibmas, dan Himbauan kamtibmas dan mendukung Program pemerintah terkait ketahanan pangan.

Kasus ini menjadi sorotan karena nilai transaksi yang sangat besar dan diduga melibatkan jaringan terstruktur. Penyidikan tidak hanya berfokus pada aktivitas peleburan emas, tetapi juga pada dugaan aliran dana yang disamarkan melalui berbagai modus.

Pengungkapan TPPU dari sektor pertambangan ilegal dinilai strategis karena berkaitan langsung dengan kerusakan lingkungan, kebocoran penerimaan negara, serta praktik ekonomi bawah tanah yang merugikan masyarakat luas.

Langkah yang dilakukan Dittipideksus Bareskrim Polri menunjukkan arah penegakan hukum yang tidak lagi menyasar pelaku di lapangan semata, tetapi juga aktor intelektual dan aliran dananya.

Upaya ini diharapkan menjadi momentum penting dalam membangun tata kelola pertambangan yang bersih, transparan, dan berkelanjutan.

ANIL

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Polsek Kahayan Kuala Sambangi Warga Bahaur Basantan saat Hari Buruh

Artikel

Personel Polsek Kahayan Kuala sambangi warga dan Memberikan himbauan Tentang Larangan Membakar hutan dan lahan

Artikel

Bhabinkamtibmas desa sanggang menyambangi warga binaannya

BERITA UTAMA

Tirta Baribis Brebes BUMD Air Minum Terbaik

Artikel

Regional 1 Supporting Co PTPN 1 Sikapi Pertemuan dengan Warga Penggarap, Penyerobotan Lahan HGU Adalah Tindakan Melanggar Hukum

BERITA UTAMA

Sambang Warga dan Edukasi Pemanfaatan Pekarangan, Upaya Polsek Maliku Dukung Ketahanan Pangan

BERITA UTAMA

Wahyu Keprabon, Persinggahan Yang Menaungi KPT Brebes

Artikel

Warga Pengambau Hilir Luar Nikmati, Jalan Baru TMMD ke-124: “Tidak Berlumpur Lagi Pak!”