Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / NEWS / Tag

Minggu, 1 Maret 2026 - 22:35 WIB

Drama pilu Dibalik Makan Gratis MBG Korupsi Gratis

TARGETNEWS.ID TUBAN, – Niat mulia untuk memberikan asupan gizi bagi generasi penerus bangsa justru berujung pada kekhawatiran massal. Sebuah insiden memprihatinkan terjadi dalam pelaksanaan Program Makan Gratis yang di bagikan pada hari Kamis, 26 Februari 2026 kemarin.(1/3/2026)

‎​Berlokasi di , sekolahan, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, dapur penyedia yang dikenal sebagai Dapur Mbg mendadak menjadi buah bibir,’Pasalnya, paket makanan yang seharusnya menjadi berkat bagi anak-anak sekolah, diduga kuat mengandung bahan pangan yang sudah tidak layak konsumsi.
‎​Aroma Asam yang Menyengat
‎​Paket menu yang dibagikan terdiri dari piscok (pisang cokelat), telur rebus, dan sebotol susu kedelai.

Awalnya, anak-anak menyambut bantuan ini dengan riang gembira. Namun, kegembiraan itu seketika sirna saat beberapa botol susu kedelai dibuka.
‎​Bukannya rasa gurih nan segar yang didapat, aroma asam yang menyengat justru menusuk hidung. Berdasarkan laporan di lapangan, kondisi susu kedelai tersebut telah basi dan menunjukkan tanda-tanda kerusakan yang sangat jelas, sehingga sama sekali tidak layak masuk ke tubuh anak-anak.

Baca juga  Pungutan “Uang Pembangunan” Rp300 Ribu di SMKN 2 Nganjuk Disorot, Komite Sekolah Bungkam Saat Dikonfirmasi

‎​”Sangat disayangkan, program sebagus ini dicoreng oleh kurangnya pengawasan mutu. Susu kedelai itu cairannya sudah berubah, baunya sangat tidak enak. Bagaimana jika sampai tertelan oleh anak sekolah?” ujar salah satu pihak yang menyaksikan kejadian tersebut.
‎​Nyawa Anak Sekolah Menjadi Pertaruhan?
‎​Kejadian ini memicu kemarahan sekaligus kekhawatiran warga sekitar. Susu kedelai yang telah basi mengandung bakteri patogen yang dapat menyebabkan keracunan makanan serius, mulai dari kram perut hingga dehidrasi akibat diare.
‎​Masyarakat kini mempertanyakan standar operasional prosedur (SOP) dari Dapur Mbg di RT 07 RW 07 tersebut.

Apakah ada unsur kesengajaan ataukah murni kelalaian dalam penyimpanan? Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak pengelola mengenai penyebab lolosnya susu basi tersebut ke tangan siswa-siswi sekolah.
‎​Warga Menuntut Tanggung Jawab
‎​Insiden di hari Kamis kelabu tersebut
.
diharapkan menjadi peringatan keras bagi seluruh penyedia jasa makanan di wilayah Tuban. Warga berharap ada evaluasi total agar program makan gratis ke depannya benar-benar memberikan manfaat, bukan justru menjadi ancaman kesehatan bagi anak-anak.

Baca juga  Sinergi TNI dan Aparat Pemerintah Terjalin di Kegiatan Senam Ceria Pugaan

Satgas TNI maupun satgas dari polri di harap bisa mengusut kejadian ini sampai tuntas karena hal ini bisa menyebabkan keracunan masal.

Kepala desa mundir sangat menyayangkan terkait hal tersebut, mundur berharap yayasan yang mengelola bisa lebih berhati hati akan penyajian makanan yang notabenya anak anak yang makan dan minum. Mundur juga menambahkan yayasan yang menggunakan ahli gizi harus sering melakukan pengamatan terkait makanan dan minuman yang disuguhkan agar tidak menjadikan maslah atau bencana di lain hari. ‘Pungkasnya’.(Aym/Red)

Share :

Baca Juga

Artikel

Kasdim 0901/Samarinda Tekankan Dan Ingatkan Netralitas TNI Dalam Pemilu Tahun 2024

BERITA UTAMA

Di Balik Tugas Penegakan Hukum: Kasat Reskrim Pulang Pisau Pimpin Langsung Aksi Jumat Berkah, Tunjukkan Wajah Humanis Polri

Artikel

Miftah Fahmi dan Renata Sinok Sitong 2024

BERITA UTAMA

Sambangi Warga Bhabinkamtibmas Sosialisasi Cegah karhutla

Artikel

Serma Wartono dan Relawan Distribusikan Bantuan Bencal Longsor Lalui Jalur Ekstrim

Artikel

Wadan Pasmar 2 Ikuti Ziarah Dan Tabur Bunga di TMP 10 Nopember Surabaya

Artikel

Ketua DPRD Kota Batu, HM. Didik Subiyanto, SH. Mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2025, Semoga Kita Semua semakin bijak dan Maju di Segala Bidang Khususnya di Wilayah Kota Batu.

BERITA UTAMA

Komsos Bersama Warga, Babinsa Kodim 1009/Tanah Laut Ingatkan Kewaspadaan Bencana dan Keamanan
error: Konten dilindungi!!