Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / NEWS / Tag / TNI-POLRI

Minggu, 1 Maret 2026 - 22:45 WIB

MBG GRATIS KORUPSI GRATIS PENJABAT MENYALAGUNAKAN JABATAN

TARGTNEWS.ID TUBAN, – Niat mulia untuk memberikan asupan gizi bagi generasi penerus bangsa justru berujung pada kekhawatiran massal. Sebuah insiden memprihatinkan terjadi dalam pelaksanaan Program Makan Gratis yang di bagikan pada hari Kamis, 26 Februari 2026 kemarin.(1/3/2026)

‎​Berlokasi di , sekolahan, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, dapur penyedia yang dikenal sebagai Dapur Mbg mendadak menjadi buah bibir,’Pasalnya, paket makanan yang seharusnya menjadi berkat bagi anak-anak sekolah, diduga kuat mengandung bahan pangan yang sudah tidak layak konsumsi.
‎​Aroma Asam yang Menyengat
‎​Paket menu yang dibagikan terdiri dari piscok (pisang cokelat), telur rebus, dan sebotol susu kedelai.

Awalnya, anak-anak menyambut bantuan ini dengan riang gembira. Namun, kegembiraan itu seketika sirna saat beberapa botol susu kedelai dibuka.
‎​Bukannya rasa gurih nan segar yang didapat, aroma asam yang menyengat justru menusuk hidung. Berdasarkan laporan di lapangan, kondisi susu kedelai tersebut telah basi dan menunjukkan tanda-tanda kerusakan yang sangat jelas, sehingga sama sekali tidak layak masuk ke tubuh anak-anak.

Baca juga  Berantas Judi Online, Seluruh Handphone Personel Kodim 1009/Tanah Laut Diperiksa

‎​”Sangat disayangkan, program sebagus ini dicoreng oleh kurangnya pengawasan mutu. Susu kedelai itu cairannya sudah berubah, baunya sangat tidak enak. Bagaimana jika sampai tertelan oleh anak sekolah?” ujar salah satu pihak yang menyaksikan kejadian tersebut.
‎​Nyawa Anak Sekolah Menjadi Pertaruhan?
‎​Kejadian ini memicu kemarahan sekaligus kekhawatiran warga sekitar. Susu kedelai yang telah basi mengandung bakteri patogen yang dapat menyebabkan keracunan makanan serius, mulai dari kram perut hingga dehidrasi akibat diare.
‎​Masyarakat kini mempertanyakan standar operasional prosedur (SOP) dari Dapur Mbg di RT 07 RW 07 tersebut.

Apakah ada unsur kesengajaan ataukah murni kelalaian dalam penyimpanan? Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak pengelola mengenai penyebab lolosnya susu basi tersebut ke tangan siswa-siswi sekolah.
‎​Warga Menuntut Tanggung Jawab
‎​Insiden di hari Kamis kelabu tersebut
.
diharapkan menjadi peringatan keras bagi seluruh penyedia jasa makanan di wilayah Tuban. Warga berharap ada evaluasi total agar program makan gratis ke depannya benar-benar memberikan manfaat, bukan justru menjadi ancaman kesehatan bagi anak-anak.

Baca juga  BUMN Dukung Penuh Penyelenggaraan Mudik Asyik Bersama BUMN 2024

Satgas TNI maupun satgas dari polri di harap bisa mengusut kejadian ini sampai tuntas karena hal ini bisa menyebabkan keracunan masal.

Kepala desa mundir sangat menyayangkan terkait hal tersebut, mundur berharap yayasan yang mengelola bisa lebih berhati hati akan penyajian makanan yang notabenya anak anak yang makan dan minum. Mundur juga menambahkan yayasan yang menggunakan ahli gizi harus sering melakukan pengamatan terkait makanan dan minuman yang disuguhkan agar tidak menjadikan maslah atau bencana di lain hari. ‘Pungkasnya’.(Aym/Red)

Share :

Baca Juga

Artikel

Dishub Kota Batu Melaksanakan Osgab, Di Kawasan Jalur Seteril KTL

Artikel

Manfaatkan Teknologi, Regional 8 PTPN I Melakukan Sosialisasi Digital Farming Ke Unit Usaha Kebun Kelapa Sawit

BERITA UTAMA

Melalui Kegiatan Sambang, Polsek Maliku Ajak Masyarakat untuk Wujudkan Kamtibmas yang Aman

Artikel

Kapolres Nganjuk Dukung Pelatihan, Keamanan Pangan Siap Saji bagi Penjamah Pangan

Artikel

Anggota Satlantas Polres Pulang Pisau Giat Patroli Wilayah Dan Atensi Jalur Rawan Gangguan Kamtibmas Laka Lantas

Artikel

Dandim 1005/Batola Apel Siaga Pengawasan Masa Tenang Pemungutan Dan Penghitungan Suara Pada Pemilu 2024

Artikel

Awas Terkecoh dengan kode KBLI 46100 dan 46610 mengenai PT.TTP Diduga Izin belum memenuhi syarat….ini penjelasannya…!!!

BERITA UTAMA

Pastikan aman di KPU Kab Pulang Pisau*, sat samapta gelar Patroli Dialogis