Kahayan Hilir – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Polsek Kahayan Hilir bergerak cepat melakukan langkah pengawasan di sektor pangan. Pada Rabu (04/03/2026), Kapolsek Kahayan Hilir, IPTU Ibnu Khaldun, S.H., memimpin langsung kegiatan pengawasan dan monitoring bahan pokok makanan di sejumlah pertokoan yang ada di wilayah Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau.
Langkah ini diambil guna memastikan perlindungan konsumen dan stabilitas kualitas pangan di tengah meningkatnya aktivitas belanja masyarakat menjelang lebaran tahun 2026.
Dalam kegiatan monitoring tersebut, IPTU Ibnu Khaldun beserta tim gabungan dari pihak Kecamatan Kahayan Hilir melakukan pengecekan mendetail terhadap masa berlaku (kadaluwarsa) dan kondisi fisik kemasan produk. Hal ini dilakukan sesuai dengan amanat UU No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan, di mana penjualan barang yang tidak layak konsumsi merupakan pelanggaran hukum yang serius.
Kapolres Pulang Pisau, AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Kahayan Hilir, IPTU Ibnu Khaldun, S.H., menegaskan bahwa monitoring ini adalah bentuk kehadiran Polri dalam menjamin keselamatan masyarakat.
“Kami melakukan pengawasan ketat untuk mengantisipasi adanya bahan pokok yang tidak layak konsumsi atau sudah kadaluwarsa yang masih terpajang di rak toko. Tujuan utama kami adalah memastikan masyarakat mendapatkan pangan yang sehat dan aman menyambut Idul Fitri,” ujar IPTU Ibnu Khaldun.
Selain melakukan pengecekan teknis, Kapolsek juga berdialog dengan para pemilik usaha. Beliau menekankan pentingnya kejujuran dalam berniaga dan tanggung jawab moral terhadap kesehatan pelanggan.
“Kami mengimbau kepada seluruh pedagang dan pemilik toko di wilayah Kahayan Hilir agar lebih jeli melakukan pengecekan stok. Jangan sampai ada barang rusak atau kadaluwarsa yang tetap dijual. Jika ditemukan, segera tarik dari peredaran,” tambahnya di sela-sela kegiatan.
Monitoring pangan ini diharapkan dapat meminimalisir risiko gangguan kesehatan akibat pangan yang tidak higienis atau tidak layak. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif, serta mendapat respons positif dari masyarakat yang merasa lebih tenang saat berbelanja kebutuhan hari raya.










