Pulang Pisau – Jalur lintas utama Trans Kalimantan di Desa Jabiren, Kecamatan Jabiren Raya, sempat menjadi ancaman serius bagi para pengendara pada Rabu (4/3/2026). Aspal yang biasanya kering mendadak berubah menjadi sangat licin akibat tumpahan minyak solar yang cukup pekat di badan jalan.
Penyebabnya diduga kuat berasal dari tangki salah satu mobil truk yang terlepas saat melintas di kawasan tersebut. Tumpahan bahan bakar yang meluas ini langsung memicu kekhawatiran akan terjadinya kecelakaan beruntun, terutama bagi pengendara roda dua yang sangat rentan tergelincir.
Mendapat laporan dari warga, jajaran Personel Piket Siaga Polsek Jabiren Raya bergerak cepat ke lokasi. Sebagai langkah darurat, petugas langsung melakukan penghamparan pasir di titik-titik tumpahan minyak. Langkah ini diambil sesuai prosedur standar (SOP) untuk menyerap kandungan solar agar ban kendaraan kembali mendapatkan daya cengkeram (traction) yang baik.
Kapolres Pulang Pisau, AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Jabiren Raya, IPDA David Fiderson Jaya, S.H., menyatakan bahwa tindakan cepat ini mutlak dilakukan demi keselamatan publik.
“Kami segera turun begitu menerima laporan. Fokus utama kami adalah memastikan tidak ada korban jiwa akibat aspal yang licin. Penghamparan pasir ini efektif untuk meminimalisir risiko kendaraan tergelincir,” ungkap IPDA David.
Berkat aksi sigap petugas di lapangan, potensi bahaya berhasil diantisipasi sejak dini. Meski sempat terjadi perlambatan arus lalu lintas selama proses evakuasi tangki dan pembersihan jalan, saat ini jalur Trans Kalimantan di wilayah tersebut sudah dinyatakan aman dan dapat dilalui kembali secara normal.
Menanggapi insiden ini, Polsek Jabiren Raya mengeluarkan imbauan tegas kepada para pemilik armada dan sopir angkutan besar. Mereka diminta untuk lebih disiplin dalam mengecek kelayakan kendaraan, terutama pada bagian vital seperti tangki BBM dan sistem pengunci, guna mencegah kejadian serupa yang dapat membahayakan nyawa pengguna jalan lainnya. (Humasrespulpis)










