Home / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / KESEHATAN / NEWS / Tag

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:27 WIB

Diduga Anggota DPRD Pamekasan Pesta Narkoba dan Asusila

TARGETNEWS.ID ​PAMEKASAN – Citra lembaga legislatif di Kabupaten Pamekasan kembali diguncang isu miring. Seorang oknum anggota DPRD berinisial SAF, yang diketahui berasal dari Fraksi Partai Bulan Bintang (PBB), dilaporkan terlibat dalam dugaan skandal kriminal berat yang melibatkan penggunaan narkotika dan tindakan asusila di lingkungan fasilitas negara.

​Peristiwa yang memicu kegaduhan publik ini diduga terjadi pada Minggu malam (7/12/2025). Lokasi yang digunakan bukanlah tempat privat, melainkan area Kantor Cabang Bulog Madura di Jl. Trunojoyo, Panglegur, Pamekasan.

​Berdasarkan keterangan yang dihimpun, SAF diduga mengundang seorang wanita berinisial VA asal Malang melalui perantara rekannya. Pertemuan yang berlangsung mulai pukul 19.05 WIB tersebut disinyalir berubah menjadi pesta terlarang.

Baca juga  Polri Mutasi 146 Pati dan Pamen, Brigjen Untung Widyatmoko Dipercaya Pimpin Divhubinter

​Korban VA memberikan kesaksian yang mengejutkan. Ia mengaku dipaksa oleh SAF untuk mengonsumsi butiran pil yang diduga kuat sebagai ekstasi (ineks) saat dirinya sudah dalam pengaruh alkohol.

​”Ketika saya dalam kondisi tidak berdaya, oknum tersebut memaksa saya menelan pil tersebut,” ungkap VA dalam keterangannya kepada awak media.

​Kesaksian tersebut diperparah dengan dugaan upaya pelecehan seksual. Namun, berdasarkan pengakuan VA, tindakan tersebut tidak berjalan sesuai keinginan pelaku karena kondisi fisik sang oknum yang tidak mendukung saat kejadian, meski korban sudah berada dalam tekanan obat-obatan terlarang.

​Hingga berita ini diturunkan, desakan publik agar Badan Kehormatan (BK) DPRD Pamekasan dan aparat penegak hukum segera bertindak mulai menguat. Tindakan SAF dianggap tidak hanya melanggar kode etik pejabat publik, tetapi juga masuk dalam ranah pidana berat terkait UU Narkotika dan tindak pidana kekerasan seksual.

Baca juga  Polrestabes Surabaya Ungkap Jaringan Scamming Internasional, 44 Tersangka Diamankan

​Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp untuk memberikan klarifikasi atas tuduhan serius ini, SAF memberikan jawaban singkat.

“Tidak Pak,” tulisnya singkat, menepis semua tuduhan yang diarahkan kepadanya.

​Elemen masyarakat Pamekasan menuntut adanya investigasi menyeluruh. Jika terbukti benar, SAF terancam sanksi pemecatan secara tidak hormat serta proses hukum yang berlaku. Penggunaan fasilitas negara untuk kegiatan yang melanggar moral dan hukum dianggap sebagai bentuk degradasi kepemimpinan yang tidak bisa ditolerans

Red

Share :

Baca Juga

Artikel

Komandan Brigif 2 Marinir Terima Laporan Korps Kenaikan Pangkat Perwira Pertama

Artikel

Sarana Penunjang Tugas Prajurit Dan Olahraga Kodim 1006/Banjar Diresmikan Oleh Bupati Banjar

Artikel

Ketua Tim Pemenangan No.3 KRIDA, Memotivator Calon Pendukungnya

BERITA UTAMA

Tumbuhkan Semangat Bela Negara, Kodim 1208/Sambas Gelar Kegiatan Diksar Anggota Komando Inti Pemuda Pancasila Kab. Sambas

BERITA UTAMA

Prajurit Satgas Indonesian Rapid Deployable Batalyon Bantu Redakan Perang Antar Suku Di Kongo

Artikel

Kapolri Turun ke Posko Terpadu, Pastikan Kesiapan Personel Operasi Ketupat 2025

BERITA UTAMA

Tutup Buku Tahun 2022, Primkoppol Resor Tegal Kota Gelar RAT

BERITA UTAMA

Sambang ke Desa bripka Jack Jhon sosialisasi Larangan adanya Pungutan Liar.