Surabaya – Di balik seragam gagah dan disiplin militer, terselip haru yang tak selalu tampak di permukaan. Kenaikan pangkat Kunto Arief Wibowo bukan sekadar capaian karier, melainkan momen penuh makna—tentang perjalanan panjang, pengabdian, dan doa yang mengiringi.
Sebagai Komandan Komando Pasukan Katak (Kopaska) Koarmada RI, tanggung jawab besar kini berada di pundaknya. Namun di tengah kebanggaan itu, ada suara hangat dari orang terdekat yang mencuri perhatian.
Ucapan tersebut datang dari Srie Soeputro Jowo Uja Ciptonagoro, atau yang akrab disapa Mr. Abie. Dengan penuh ketulusan, ia menyampaikan doa sederhana namun menyentuh:
“Barokallah, alhamdulillah ya Allah. Selamat kangmasku laksamana.”
Kalimat singkat itu menggambarkan kedekatan emosional, sekaligus rasa bangga yang tak bisa disembunyikan.
Bagi banyak orang, kenaikan pangkat ini bukan hanya soal jabatan. Ini adalah refleksi dari perjalanan panjang yang diwarnai pengorbanan—waktu bersama keluarga yang tersita, tekanan tugas negara, hingga komitmen tanpa henti menjaga kedaulatan.
Di balik setiap tambahan tanda pangkat, tersimpan cerita tentang kerja keras, loyalitas, dan dedikasi. Dan di balik setiap keberhasilan seorang prajurit, selalu ada doa yang tak pernah putus dari orang-orang terdekat.
Kenaikan pangkat Letjen TNI Kunto Arief Wibowo menjadi bukti bahwa pengabdian yang tulus akan menemukan jalannya. Lebih dari itu, ini adalah kisah tentang ketekunan, cinta, dan kebanggaan yang dirasakan bersama.
ANIL










