Surabaya, – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), anak usaha dari PT Pelindo Terminal Petikemas, menerima kunjungan lapangan (site visit) dari PT GEABH Joint Technology pada Kamis (26/3).
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi sekaligus mengenalkan sistem operasional terminal petikemas di Pelabuhan Tanjung Perak, yang merupakan salah satu gerbang utama logistik nasional.
PT GEABH Joint Technology sendiri merupakan perusahaan manufaktur di sektor industri kimia yang memproduksi bahan baku seperti melamin, amonium nitrat, sintetis amina, dan urea. Perusahaan ini merupakan anak usaha dari Sichuan Golden Elephant Chemical yang beroperasi di Gresik, Jawa Timur.
Sekitar 10 peserta dari GEABH mengikuti kunjungan tersebut setelah sebelumnya menjalani rangkaian kegiatan di Kantor Pelindo Regional 3. Dalam agenda ini, rombongan melakukan peninjauan langsung fasilitas terminal serta mendapatkan pemaparan terkait sistem pelayanan bongkar muat peti kemas, penggunaan teknologi operasional, hingga standar keselamatan dan keamanan kerja yang diterapkan TPS.
Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat hubungan dengan para pemangku kepentingan industri.
“Kami menyambut baik kunjungan PT GEABH Joint Technology. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat berbagi wawasan mengenai praktik operasional terminal petikemas sekaligus membuka peluang kerja sama di masa mendatang,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterbukaan informasi serta pertukaran pengetahuan menjadi faktor penting dalam mendorong peningkatan kinerja sektor kepelabuhanan dan logistik nasional.
TPS sendiri terus berkomitmen mengedepankan pelayanan prima, efisiensi operasional, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik guna mendukung kelancaran distribusi barang dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Tentang TPS
PT Terminal Petikemas Surabaya merupakan penyedia layanan jasa dalam rantai logistik, khususnya petikemas ekspor dan impor. Sebagai bagian dari PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Group, TPS menjadi terminal pertama di Indonesia yang menerapkan standar keamanan kapal dan fasilitas pelabuhan (ISPS Code) sejak Juli 2004.
Sejak 1 Oktober 2021, integrasi Pelindo I, II, III, dan IV menjadi PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) dilakukan untuk meningkatkan efisiensi layanan, standarisasi operasional, serta mendorong inovasi berkelanjutan di sektor kepelabuhanan.
ANIL










