Home / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Jumat, 3 April 2026 - 22:32 WIB

MAKI Jatim Geram! Kasus Bullying Brutal Siswa di Jember Siap Dibawa ke Ranah Hukum

MAKI Jatim Geram! Kasus Bullying Brutal Siswa di Jember Siap Dibawa ke Ranah Hukum

MAKI Jatim Geram! Kasus Bullying Brutal Siswa di Jember Siap Dibawa ke Ranah Hukum

 

JEMBER – Kasus dugaan perundungan (bullying) yang menimpa seorang siswa berinisial MFA (15), pelajar SMA Ma’arif di Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, memicu kemarahan publik. Peristiwa yang disebut-sebut terjadi pada 28 Maret 2026 itu diduga melibatkan aksi pengeroyokan hingga pelecehan, bahkan videonya disebut sempat beredar di lingkungan sekolah.

Ketua MAKI Korwil Jawa Timur, Heru Satrio, menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam terhadap kasus yang dinilai sudah melampaui batas tersebut.

“Jangan harap kalian pelaku bisa lepas dari MAKI Jatim. Saya pastikan itu,” tegas Heru dengan nada keras.

Ia menyebut, kasus ini bukan sekadar kenakalan remaja, melainkan tindakan brutal yang harus diproses secara hukum tanpa kompromi.

Baca juga  Polantas Menyapa : Polres Jember Gelar Safari Kamseltibcar Lantas Sosialisasikan Jalur Blackspot

“Kami dari MAKI Jatim gak akan diam. Ini bukan tawuran biasa, ini pengeroyokan keji dan dugaan pelecehan. Harus ada pertanggungjawaban hukum,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga dijemput paksa, dibawa ke lokasi sepi, lalu dikeroyok oleh sejumlah pelaku. Korban juga mengalami luka serius, terutama di bagian kepala, dan kini disebut mengalami trauma.

Tak hanya kekerasan fisik, insiden ini semakin memprihatinkan karena adanya dugaan penyebaran video korban tanpa busana di grup WhatsApp sekolah.

MAKI Jatim memastikan akan segera turun langsung ke rumah korban guna memastikan kondisi korban sekaligus memberikan pendampingan.

Baca juga  Polsek Sebangau Kuala Laksanakan Apel Serah Terima piket jaga di Halaman Mako Polsek Sebangau Kuala.

“Kami akan datang langsung, dengar keterangan korban, dan pastikan perlindungan untuknya,” lanjut Heru.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pihaknya telah mengantongi sejumlah barang bukti serta identitas para terduga pelaku. Bahkan, disebutkan ada pelaku yang saat ini masih dalam pengejaran.

“Proses hukum tetap jalan. Gak ada kompromi untuk kekerasan. Kami dorong agar kasus ini diusut tuntas,” tegasnya.

Kasus ini diharapkan menjadi perhatian serius semua pihak, termasuk sekolah dan orang tua, agar pengawasan terhadap siswa semakin diperketat serta mencegah terulangnya kekerasan di lingkungan pendidikan.

Share :

Baca Juga

Artikel

Ahmad Munir Terpilih Jadi Ketua Umum PWI Pusat

Artikel

Bhabinkamtibmas Polsek Pandih Batu Sampaikan Penyuluhan terkait Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Artikel

Polres Blitar Raih Penghargaan atas Dukungan Program Swasembada Pangan

BERITA UTAMA

Tingkatkan Kemampuan, Satsamapta Polresta Palangka Raya Berlatih Sikap Penembak Salvo

BERITA UTAMA

Babinsa Koramil 11/Mirit Lakukan Karya Bakti Bersihkan jalan

Uncategorized

Demi Kondusifitas, Satsamapta Polresta Palangka Raya Sambangi Kantor DPRD Kalteng

Artikel

Salurkan Bantuan, Babinsa Koramil 09/Kutowinangun Bantu Antrian Warga

Artikel

Apel Pagi Jam Pimpinan: Wakapolres Pulang Pisau Tekankan Kedisiplinan dan Tanggung Jawab
error: Konten dilindungi!!