Home / BERITA UTAMA / DAERAH / NARKOBA / TNI-POLRI

Selasa, 7 April 2026 - 12:05 WIB

Polres Malang Amankan Tersangka Pengedar dan 21 Paket Sabu di Lawang

MALANG Satresnarkoba Polres Malang Polda Jatim kembali mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Malang.

Seorang pria berinisial EP (23), warga Kecamatan Lawang, diamankan di rumahnya dengan puluhan paket sabu siap edar.

Dalam pengungkapan tersebut, Polisi menyita total 21 poket sabu dengan berat bersih mencapai 4,97 gram.

Selain itu, turut diamankan sejumlah barang bukti lain seperti alat hisap, pipet kaca, timbangan digital, hingga ponsel yang diduga digunakan untuk transaksi.

Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di wilayah tersebut.

“Berawal dari laporan masyarakat, petugas kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan tersangka di sebuah rumah di wilayah Lawang berikut barang bukti sabu siap edar,” ujar AKP Bambang, Senin (6/4/2026).

Baca juga  Puskesmas Galing Berpartisipasi Sukseskan Pembukaan TMMD Reguler Ke-129 Kodim 1208/Sambas

AKP Bambang menjelaskan penangkapan terhadap tersangka dilakukan pada Rabu (1/4/2026).

Penindakan dilakukan setelah petugas memastikan keberadaan pelaku melalui serangkaian penyelidikan.

“Penangkapan dilakukan pada malam hari setelah anggota memastikan keberadaan tersangka,” jelas AKP Bambang.

Dalam praktiknya, tersangka diduga menjual setiap paket sabu dengan harga berkisar Rp400 ribu hingga Rp450 ribu.

Dari penjualan tersebut, pelaku memperoleh keuntungan antara Rp50 ribu hingga Rp100 ribu per paket.

AKP Bambang menambahkan, dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka diduga berperan sebagai pengedar yang memasarkan sabu di lingkungan sekitar tempat tinggalnya.

Baca juga  Sentuhan Hangat Senator Cantik Lia Istifhama di Balik Aturan Pembatasan Media Sosial Anak

“Tersangka mengaku menjual sabu dengan sistem paket kecil untuk memudahkan peredaran, dan dari setiap transaksi ia mendapatkan keuntungan pribadi,” imbuhnya.

Saat ini, Polisi masih terus mengembangkan kasus tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas, termasuk asal-usul barang haram tersebut.

“Kami masih melakukan pengembangan untuk mengetahui dari mana tersangka mendapatkan barang tersebut, serta kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat,” tegasnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan terancam hukuman minimal lima tahun penjara.

RED T

Share :

Baca Juga

Artikel

Anggota Koramil 1612-08/Macang Pacar Memastikan Kinerja Mesin Pompa Air di Desa Tueng Selama Musim Kemarau

Artikel

Personel Satlantas Polres Pulang Pisau Lakukan Teguran Humanis Kepada pengendara Yang Tidak Menggunakan Helm standar SNI

BERITA UTAMA

Film ASMARALOKA meraih Juara 1.

BERITA UTAMA

Mendadak! Polres Madiun Gelar Test Urine Bagi PJU dan Kapolsek, Wujudkan Zero Narkoba

BERITA UTAMA

Kasus Penganiayaan Wartawan Selesai Dengan 150Juta Deal Tunai

Artikel

Selalu aktif jaga silahturahmi Bahbinkamtibmas sambangi warga binaan dan memberikan kartu nama

Artikel

Polda Jawa Timur Ikuti Upacara, Pemuliaan Nilai – nilai Luhur Tribrata Sambut Hari Bhayangkara ke -79

Artikel

Hearing di Pelindo III Memanas, Pemilik Lahan Mengamuk Minta Segera Dibayar!