Home / BERITA UTAMA / DAERAH / Tag / TNI-POLRI

Sabtu, 11 April 2026 - 21:33 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bongkar Penipuan PO Sembako Murah, Pelaku Diamankan”

TANJUNG PERAK TargetNews.ID Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak berhasil membongkar praktik penipuan dan penggelapan berkedok pesanan awal atau purchase order (PO) sembako murah yang menyasar ibu rumah tangga (IRT) di Surabaya.

Pelaku EA kini telah diringkus polisi setelah membawa lari uang para korban yang total kerugiannya ditaksir mencapai Rp400.010.000.

Aksi penipuan ini berlangsung dalam kurun waktu satu bulan, terhitung sejak 14 Februari hingga 14 Maret 2026. Setelah melakukan serangkaian penyelidikan berdasarkan laporan korban, petugas akhirnya menangkap tersangka pada 31 Maret 2026. Terhitung sejak 1 April 2026, tersangka resmi menjalani masa penahanan yang dititipkan di Rutan Polda Jawa Timur.

KBO Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Ipda Meldy, mengungkapkan bahwa tersangka EA menjalankan aksinya dengan memanfaatkan fitur status WhatsApp.

Baca juga  Menjaga silahturahmi Bhabinkamtibmas Food Estate Desa Sanggang Menyambangi Warga Binaannya

Ia mengunggah tawaran bertajuk “Buka Purchase Order (PO) Harga Sembako” dengan harga di bawah standar pasar untuk memikat calon pembeli.

“Korban yang tertarik kemudian menghubungi pelaku melalui pesan singkat (japri) dan mengirimkan sejumlah uang melalui transfer bank. Namun, barang yang dijanjikan tidak pernah dikirimkan,” ujar Ipda Meldy, Jumat (10/4/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, uang yang diterima dari para korban tidak digunakan untuk membelanjakan sembako pesanan.

Sebaliknya, tersangka menggunakan dana tersebut untuk menutupi pesanan pelanggan lain serta membiayai keperluan pribadinya. Modus ini dikenal dengan istilah gali lubang tutup lubang dalam skema transaksi fiktif.

Baca juga  Ruwah Desa beserta peresmian Kantor Desa lebakjabung dengan Hiburan wayang Kulit degan lakon Wahyu ketenteman

Kasus ini mencuat setelah seorang wanita berinisial TDL melaporkan kerugian sebesar Rp146.605.000. Namun, dalam pengembangan penyidikan, terungkap bahwa ada empat korban lainnya, yakni RAS, DN, MM, dan BR.

“Jika diakumulasikan, total uang yang berhasil dikeruk tersangka dari kelima korban tersebut mencapai angka Rp400 juta lebih, ” jelasnya.

Atas perbuatannya, EA dijerat dengan pasal berlapis mengenai penipuan dan/atau penggelapan.
Pasal 492 dan/atau Pasal 486 UU No. 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kemungkinan adanya korban lain yang belum melapor. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap tawaran kebutuhan pokok dengan harga yang tidak rasional di media sosial.

RED T

Share :

Baca Juga

Artikel

Jalin Keakraban Babinsa Sungai Deden Komsos Bersama Warga Yang Sedang Bangun Rumah

Artikel

Rutan Nganjuk Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2025, Teguhkan Tema “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya”

BERITA UTAMA

Kumpulkan Ribuan Dansat Kasad Tekankan Hal Ini

BERITA UTAMA

Pembagian Brosur Tertib Berlalu Lintas Kepada Pengendara Oleh Sat Lantas Polres Pulang Pisau

Artikel

Tiba di Bumi Senentang, Dandim 1205/Sintang dan Forkopimda Turut Sambut Kunjungan Kerja Pangdam XII/Tanjungpura

BERITA UTAMA

Personil Polsek Banama Tingang Cek Kesiapan Sumber Air Di Wilayah Kecamatan Banama Tingang Antisifasi Terjadinya Karhutla

BERITA UTAMA

Bhabinkamtibmas Melaksanakan Sambang Desa Untuk Sampaikan Pesan Kamtibmas

Artikel

Karya Bakti TNI-Rakyat Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
error: Konten dilindungi!!